Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali Tambah Empat Pebulutangkis ke China

Rusli Wisanto
Rusli Wisanto

BALI TRIBUNE - Demi memenuhi kuota 8 pebulutangkis yang dikirim ke Yunnan Kunming, China untuk mewakili Oke Bali Travel pada turnamen bulutangkis yang dihelat pada pertengahan September mendatang, maka ada penambahan lagi empat pebulutangkis putra dan putri Bali. Menurut Rusli Wisanto, Presiden Director PT. Oke Bali Internasional, didampingi Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov PBSI Bali, Made Darmiyasa, sebelumnya memang diberikan kuota untuk pebulutangkis itu 8 pebulutangkis putra dan putri untuk juara di tunggal, ganda dan campuran putra dan putri kategori dewasa pada kejuaraan bulutangkis bertitel Oke Bali Internasional Travel (OKB) Cup 2018, di GOR Bulutangkis Gelogor Carik Denpasar, yang berakhir Kamis (19/7) lalu. “Namun karena ternyata di kategori memang khusus dewasa ternyata juaranya banyak yang turun di tiga nomor itu, maka hanya ada empat pebulutangkis putra dan putri saja. Jadinya kami harus menambah empat pebulutangkis lagi putra dan putri yang diambilkan dari runner up,” tutur pria yang akrab disapa Kris itu diamini Darmiyasa, Kamis (26/7). Dengan demikian, lanjutnya, jika sebelumnya ada 4 pebulutangkis yakni Agus Aldi, Putu Agus Aditya keduanya dari Denpasar, serta putri yakni Dinda Sayu Murni dari Badung dan Ayu Mega dari Buleleng, maka tambahan runner up lalu untuk putra yakni Romario J. Sorongan dari Badung dan Gusti Ngurah Dwipayana dari Gianyar. Sedangkan tambahan dua pebulutangkis putri, masing-masing Kadek Wulan dari Denpasar dan Putu Destin dari Denpasar juga. Di lain pihak, kata Darmiyasa, jika 8 pebulutangkis itu dipastikan turun di event itu, dengan bentuk mereka telah membuat surat pernyataan, ketika menghadap ke Ketua Umum Pengprov PBSI Bali, Nengah Wiratha lalu. “Pak ketua umum memberikan apresiasi kepada Oke Bali Internasional Travel karena telah memberikan kesempatan pebulutangkis Bali menimba ilmu untuk berprestasi ke China. Kalau pelatihnya sudah ditunjuk Ketut Gede Arjana,” pungkas Darmiyasa.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.