Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali Target Turunkan Stunting 6 Persen di Tahun 2023

Bali Tribune / PENGHARGAAN - Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra saat menyerahkan penghargaan
balitribune.co.id | DenpasarMeski prevalensi stunting di Bali paling rendah dari 34 provinsi di Indonesia, namun Bali terus bertekad untuk menurunkan angka stunting di Pulau Dewata menjadi 6 persen di tahun ini. Tekad ini dikumandangkan Sekda Provinsi Bali, Dewa Made Indra saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Percepatan Penurunan Stunting tingkat Provinsi Bali di Denpasar, Kamis (16/3). "Tahun lalu kita berhasil turunkan dua koma sembilan persen, dari sepuluh koma sembilan menjadi delapan. Di Bali saat ini, angka stunting delapan persen. Target kita tahun ini harus turunkan lagi menjadi enam persen. Kita kerja harus pakai target," ungkapnya.
 
Untuk itu, Dewa Made Indra mengajak para mitra kerja untuk menguatkan kembali kolaborasi menurunkan stunting. Selain itu, ia juga mengajak teman - teman di Kabupaten/Kota untuk menghitung ulang resosis untuk menurunkan stunting. Kalau masih kurang, ajukan ke Provinsi karena disamping masalah kesehatan, stunting juga merupakan prioritas. "Hitungan yang ri'il, berapa resosis untuk penurunan stunting karena anggaran tersedia. Dan ketika dukungan anggaran, kompensasinya adalah penurunan stunting di wilayah itu harus turun signifikan. Harus lebih tajam lagi turunya," ujarnya.
 
Selain itu, Dewa Made Indra juga meminta agar pertemuan - pertemuan pembahasan tentang stunting supaya dilaksanakan di Kabupaten yang prevalensi stuntingnya relatif tinggi. "Tadi sudah saya tawarkan supaya pertemuan semacam ini, jangan hanya di Denpasar saja. Tetapi di Kabupaten yang prevalensi stuntingnya masih tinggi, tujuannya supaya kita bisa tau apa penyebabnya. Memang di Bali lebih rendah dari nasional, tetapi ada beberapa Kabupaten yang prevalensinya masih tinggi. Kita ajak diskusi, apa sih strateginya Kabupaten yang turunkan prevalensi stuntingnya signifikan," katanya.
 
Pada kesempatan tersebut, Dewa Made Indra juga menyerahkan penghargaan untuk Kota Denpasar dan Kabupaten Karangasem yang masing - masing diterima oleh Kepala DP3AP2 KB Kota Denpasar dan Perwakilan OPD KB Kabupaten Karangasem. 
wartawan
RAY
Category

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Bokor Perak, Wanita Asal Desa Sakti Nusa Penida Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian barang-barang sakral berupa bokor, dulang, dan kapar yang terjadi di wilayah Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Bubarkan Aksi Balap Liar di Pesinggahan

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polres Klungkung bersinergi dengan Polsek Dawan membubarkan aktivitas balap liar di Jalan Raya Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). Pembubaran dilakukan mengingat aktivitas balap liar tersebut telah membahayakan dan meresahkanmasyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Tinjau Pasar Barat dan Timur Amlapura, Tegaskan Pentingnya Kebersihan dan Ketertiban Parkir

balitribune.co.id | Amlapura - Usai mengikuti kegiatan Car Free Day, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) turun langsung meninjau kondisi Pasar Barat dan Pasar Timur Amlapura, Minggu (17/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kresna Budi Sebut Pansus TRAP Kebablasan

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, melontarkan kritik tajam terhadap arah kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Aksi Pansus yang belakangan gencar menutup sejumlah unit usaha karena dinilai melanggar tata ruang, dianggapnya keliru karena belum menyentuh persoalan yang mendesak bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.