Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali Tetap Optimistis Meski Sulit Dekati Voter

IGN Oka Darmawan

BALI TRIBUNE - Meski realitanya mendekati sejumlah pemilik suara atau voter saat bidding tuan rumah PON XXI/2024 mendatang tidaklah mudah, namun KONI Bali harus tetap optimistis bisa mengalahkan rival-rivalnya pada pemilihan tuan rumah PON tahun 2024, yang akan digelar di Jakarta, 26 April nanti.

Sebagaimana diketahui, Bali bersama Nusa Tenggara Barat mencalonkan diri sebagai tuan rumah PON tahun 2024, yang akan bersaing dengan Provinsi Sumatera Utara dan Aceh serta Kalimantan Selatan selaku kandidat tuan rumah PON lainnya.

Sekum KONI Bali, IGN Oka Darmawan, kemarin mengakui jika rivalnya Aceh dan Sumut sama-sama ngotot ingin memenangkan proses bidding host PON XXI/2024. “Begitu juga Bali-NTB, tentu akan ngotot menjadi tuan rumah PON dan memenangkan bidding,” imbuh IGN Oka Darmawan.

Pria yang juga Ketum Perbasi Bali ini mengatakan, setiap daerah yang mengajukan host PON memang sangat serius. "Bali ingin menang bidding. Harapan itu sangat besar jangan sampai kalah untuk kedua kalinya," imbuh Oka Darmawan.

Hanya saja Provinsi Aceh disebut-sebut memiliki kans paling tinggi untuk memenangkan bidding. Itu mengingat KONI Aceh akan memanfaatkan segala cara termasuk membeli pemilik suara dalam hal ini voter.  Dengan strategi tersebut merupakan langkah jitu menghalangi Bali.

Menanggapi hal tersebut Oka Darmawan menegaskan, Bali tetap mengedepankan fair play dalam memenangkan bidding. Caranya, tetap mengikuti semua tahapan yang ada, melengkapi segala persyaratan yang dibutuhkan untuk menggelar event PON termasuk verifikasi venue dan administrasi telah dilalui dengan baik.

"Kami sama NTB sifatnya saling mengisi dan melengkapi. Makanya, saat sowan ke KONI Provinsi lain dalam hal ini pemegang voter, selalu mengandalkan faktor kedekatan. Jika NTB dengan daerah yang mau dituju, misalnya Yogyakarta, diberikan kesempatan NTB untuk mendatangi KONI bersangkutan. Termasuk begitu juga yang dilakukan KONI Bali. Selama ini dekat daerah KONI di Pulau Jawa, utusan dari Bali mendekati voter bersangkutan,” katanya.

Akan tetapi, dalam perjalanannya sowan ke masing-masing provinsi itu, Bali mengakui sangat sulit mendekati pihak voter. Itu terjadi, ketika KONI yang mau dituju beberapa kali membuat halangan menunda untuk ketemu menerima Bali di kantornya. Namun, dengan berbagai pendekatan dan komunikasi yang intens, akhirnya dijadwalkan dan akhirnya siap untuk ketemu.

"Tidak mudah ketemu KONI Provinsi lain dalam hal ini voter. Dan, sebelum ketemu memang banyak hasil penjadwalan ulang untuk ketemu. Beberapa kali dijadwalkan. Tentu dengan alasan beragam. Dan, kami paham soal itu," tutur Oka Darmawan.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BKSDA Bali Gagas Konsep The New Kintamani

balitribune.co.id I Bangli - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali resmi memperkenalkan konsep The New Kintamani sebagai arah baru pengelolaan bentang alam yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan. 

Gagasan ini dipaparkan dalam forum konsolidasi di Museum Geopark Batur, Kintamani, Jumat (8/5/2026), yang dihadiri 46 pemangku kepentingan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Anggota DPR: Jangan Biarkan RI Jadi Surga Judi Online

balitribune.co.id I Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Rudianto Lallo meminta aparat penegak hukum tidak membiarkan Indonesia menjadi tempat aman bagi bandar dan sindikat judi online (judol). Dia menegaskan negara tidak boleh kalah melawan kejahatan judol yang kini berkembang menjadi sindikat lintas negara. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.