Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bali United Gagal Jinakkan Perseru

SELEBRASI - Muhammad Taufiq melakukan selebrasi bersama rekan-rekannya usai mencetak gol ke gawang Perseru dalam laga Liga 1 pekan ketiga, Sabtu malam lalu di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar.

BALI TRIBUNE - Bali United gagal memanfaatkan posisinya sebagai tuan rumah setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 kontra Perseru Serui pada pekan ketiga Liga 1, di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Sabtu (7/4) malam lalu.

Sukses mencetak gol terlebih dahulu melalui Muhammad Taufiq di babak pertama, Bali United tidak mampu menjaga margin keunggulannya itu setelah di babak kedua tim tamu Perseru membalasnya lewat gol Silvio Escobar.

Di babak pertama Serdadu Tridatu langsung mengambil inisiatif serangan. Beberapa peluang langsung tercipta, salah satunya pada menit ke-3 saat terjadi kemelut di depan gawang Perseru namun tendangan Spasojevic masih membentur bek Perseru.

Menit ke-13 Bali United kembali mendapat peluang lewat skema sepak pojok, namun sundulan Ahn Byungkeon memanfaatkan umpan Fadil Sausu mampu dihalau pemain belakang Perseru.

Di menit ke-26 giliran Perseru mendapatkan peluang emas. Yohanis Nabar yang lepas dari penjagaan melepaskan tendangan keras, namun masih mampu diamankan I Made Wardana yang di laga ini turun sebagai starter.

Publik Stadion Kapten I Wayan Dipta akhirnya bergemuruh pada menit ke-29. Berawal dari tendangan bebas Fadil Sausu yang ditinju keluar kiper Perseru, Taufiq yang berdiri bebas langsung melepaskan tendangan keras yang sukses membobol gawang Perseru. Bali United unggul 1-0 hingga jeda laga.

Babak kedua situasi sebenarnya tidak banyak berubah. Bali United tetap dominan dengan banyak menghasilkan peluang-peluang berbahaya. Di menit ke-50 Milos Krkotic hampir menambah keunggulan Bali United andai saja tendangan keras jarak jauhnya tidak melambung tipis di atas gawang Perseru Serui.

Pada menit ke-64 Perseru berhasil menyamakan kedudukan. Berawal dari penguasaan bola Taufiq yang mampu dicuri Yohanis Nabar lalu bola mengarah ke Silvio Escobar yang tidak terkawal dan langsung berhadapan dengan Wardana. Dengan tenang Escobar berhasil melepaskan tendangan terarah yang mengubah skor 1-1.

Di sisa pertandingan, tim pelatih Bali United melakukan beberapa pergantian seperti memainkan Nyoman Sukarja, Yandi Sofyan, dan Hanis Sagara menggantikan Irfan Bachdim, Ilija Spasojevic dan Milos Krkotic. Terbukti pergantian tersebut membuat serangan Bali United lebih hidup namun beberapa peluang yang tercipta masih belum menjadi gol. Sampai dengan pertandingan usai, skor imbang 1-1 tetap bertahan.

Usai laga, pelatih Bali United, Widodo Cahyono Putro mengakui bila secara hasil dirinya sangat kecewa karena gagal mengamankan tiga poin di kandang. Namun dirinya tetap optimis Serdadu Tridatu akan segera bangkit di pertandingan berikutnya.

"Secara hasil pastinya kami bisa dibilang cukup kecewa karena sebenarnya kami mengincar poin penuh di pertandingan kali ini. Namun para pemain sudah berjuang maksimal. Terbukti pertandingan kami mampu mengurung pertahanan mereka. Namun masih banyak pertandingan ke depan. Tetap semangat untuk para pemain," ujar Widodo.

Berbeda dengan pelatih Perseru, Putu Gede, dia menyambut sukacita hasil imbang ini karena memang timnya menargetkan meraup poin di kandang lawan. “Sebuah laga yang menarik dengan hasil cukup memuaskan bagi saya, dimana Perseru menahan imbang tuan rumah,” imbuh Putu Gede.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.