Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bangunan PPI Karang Dadi Hancur, Bupati Suwirta Geram

pelabuhan
TINJAU - Bupati Suwirta tinjau aset milik Pemerintah, Senin (12/9).

Semarapura, Bali Tribune

Walaupun tidak mengajak seluruh SKPD terkait, Bupati Suwirta tinjau aset milik pemerintah, antara lain Pelabuhan Pelelangan Ikan (PPI) milik Pemerintah Kabupaten Klungkung di Dusun Karang Dadi Kusamba, Senin (12/9). Bupati Suwirta gerah melihat aset tersebut hancur.

Sidak Bupati ini didampingi Kadis Peternakan, Perikanan dan Kelautan I Gusti Ngurah Bagus Badiwangsa dan Kabag Humas I Wayan Parna, Bupati Suwirta meninjau seluruh bangunan yang  sudah lama rusak parah akibat terjangan ombak  dan tidak bisa difungsikan lagi sebagaimana mestinya. Melihat situasi seperti ini, dirinya menilai walaupun dalam kajian, ini bisa diperbaiki, tapi secara kasat mata ini tidak mungkin untuk dilanjutkan.

Ia mengatakan, walaupun ini menjadi kewenangan dari Dinas Kelautan Provinsi Bali, dirinya juga merasa pesimis apakah nanti provinsi mau menerima  ini menjadi asetnya dengan kondisi seperti ini. ”Apabila tidak layak dan nantinya akan menjadi beban bagi daerah dirinya harus segera mengambil langkah tegas apakah bisa ini nantinya dihapus dan dikaji ulang  lagi untuk apa sebenarnya cocoknya tempat ini yang bisa bermanfaat bagi masyarakat nantinya,” tegas Bupati Suwirta geleng-geleng kepala.

Selain mengunjungi pelabuhan pelelangan ikan, Bupati Suwirta juga mengunjungi  pembangunan Pos Kesehatan Hewan (Poskeswan) di wilayah  Pelabuhan Pesinggahan Desa Pesinggahan yang kini proses pengerjaanya baru mencapai 60%. Dirinya berharap Poskeswan ini nantinya benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya dan bermanfaat bagi para peternak hususnya peternak sapi yang ada di Klungkung, mengingat klungkung akan dijadikan  pilot projek pembibitan sapi.  

Bupati Swirta juga sempat menyinggung tentang pelabuhan Segi Tiga antara Klungkung daratan, Nusa Penida dan Nusa Lembongan yang digagasnya harus segera terwujud. Minimal dalam waktu dekat ini kajiannya atau perencanaanya  harus sudah  terwujud. Dirinya juga akan segera memanggil seluruh SKPD untuk memikirkan ke depannya aset-aset milik daerah. “Mau dibagaimanakan ase tkita ini? kalao tidak diperhatikan lama-lama akan hancur,” pungkasnya.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mengenal Tradisi Mbed-Mbedan di Desa Adat Semate Badung, Layaknya Tarik Tambang Tapi Talinya 'Bun Kalot'

balitribune.co.id I Mangupura - Mengawali hari Ngembak Geni atau sehari setelah Hari Raya Nyepi, warga Desa Adat Semate, Kelurahan Abianbase, Kabupaten Badung, Bali, menggelar tradisi Mbed-Mbedan, Jumat (20/3/2026). Tradisi unik yang menyerupai permainan tarik tambang ini diikuti dengan antusias oleh puluhan warga dari berbagai kalangan usia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.