Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bangunan Pura Hancur Tertimpa Senderan Longsor

Bali Tribune/ RUSAK - Bangunan Pura Dalem Gandamayu rusak parah setelah tertimpa longsoran senderan Pura Taman Ayu, Selasa (2/2).
balitribune.co.id | Gianyar - Memasuki bulan Februari, bencana alam cuaca ekstrem belum mereda di tengah pandemi Covid-19. Sebuah bangunan suci di Pura Dalem Gandamayu, Banjar Lebah, Desa Bukian, Payangan, Gianyar, hancur tertimpa senderan. Tidak ada korban jiwa, hanya saja Desa Adat Lebah mengalami kerugian mencapai Rp 1 Miliar.
 
Dari keterangan yang diterima bali tribune, Rabu (3/2/2021), bencana ini terjadi Selasa (2/2/) malam, sebelumnya hujan deras mengguyur wilayah Payangan dan sekitarnya sejak Selasa siang hingga malam. Kemudian sekitar pukul 19.30 Wita, tiba-tiba senderan Pura Taman Ayu longsor dan menimpa bangunan Pura Dalem Gandamayu yang ada di sebelah selatan. Senderan Pura Taman Ayu longsor menimpa bangunan Pura Dalem Gandamayu yakni Bale Pemiosan, Penyengker, hingga Bale Kulkul. Adapun senderan yang terbuat dari material batu yang longsor sepanjang 35 meter dengan tinggi 15 meter.
 
Bendesa Adat Lebah Ida Bagus Putu Arka mengungkapkan, sebelum kejadian Payangan dan sekitarnya diguyur hujan deras. Namun tiba-tiba  senderan Pura Taman Ayu longsor dan menimpa bangunan di Pura Dalem Gandamayu yang ada dibawahnya. Pasca longsor, masyarakat belum melakukan pembersihan. Pihaknya masih menunggu koordinasi dengan BPBD Gianyar yang rencananya akan menurunkan alat berat untuk membersihkan longsoran tersebut.
 
Dikatakan, senderan tersebut baru diperbaiki tahun 2020 lalu menggunakan dana hibah. Namun kini senderan sudah longsor dan menimpa sejumlah bangunan di Pura Dalem Gandamayu hingga kondisinya rusak parah. Atas kejadian itu, diperkirakan kerugian mencapai Rp 1 Miliar. Dengan rincian Bale Pemiosan Rp 225 Juta, Penyengker dan Bale Kulkul Rp 125 Juta, dan senderan Rp 650 juta. Karena bangunannya Bale Kulkul, Bale Pemiosan dan penyengker itu hancur total.
 
Atas musibah ini pihak Desa Adat akan segera minta petunjuk kepada Ida  Pedanda mengenai upakara apa yang akan digelar pasca peristiwa tersebut. Terlebih pada bulan Maret 2021 nanti akan dilangsungkan Pujawali. 
wartawan
Nyoman Astana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.