Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Banyak Jalan Rusak, Perbaikan Ditunggu-tunggu

Bali Tribune/ RUSAK - Pemotor melintasi jalan rusak di Tegalalang,
balitribune.co.id | Gianyar - Di tengah banjir Bantuan dana hibah (bansos) untuk pembangunan Wantilan, Balai Banjar, pura dan lainnya, sangat miris jika banyak ditemukan jalan rusak. Padahal perbaikan jalan dinilai mendesak, karena penunjang perekonomian desa.Ironisnya lagi, banyak jalan rusak berada di wilayah pariwisata.Perbekel pun kerap dijadikan sasaran bullyian masyarakat dimedsos, lantaran mengutamakan pembelian mobil.
 
Kondisi jalan rusak ini, terpantau banyak di Kecamatan Tegallalang.Salah satunya di Banjar Pejengaji – Banjar Gagah, Tegalalang. Padahal Jalan ini memiliki panjang sekitar 1,7 kilometer (Km) merupakan jalur penting sebagi altrrnatif lalu lintas pariwisata. Pantauan balitribune.co.id |  - , Minggu (14/4), sepanjang jalan yang terbuat dari hotmix ini, sebagiannya ditambal dari beton, yang dananya berada dari dana punia. Lantaran biaya penambalan ini terbatas, masih terdapat banyak kerusakan, yang sering menelan korban, terutama wisatawan asing. "Kerusakan jalan yang sudah terjadi sejak setahun ini, mengakibatkan sering ada wisatawan yang jatuh dari kendaraan saat berusakan melewati jalan rusak di depan rumahnya. Jalan ini setiap waktu dilewati wisatawan, lantaran merupajan jalur alternatif dari Ubud menuju objek wisata Cekingan,"ungkap Warga Banjar Gagah, I Ketut Narwa Tegalalang.
 
Kondisi ini dibenarkan oleh tokoh setempat, I Wayan Diana. Disebutkan, kerusakan jalan sepenjang Banjar Pejengaji – Banjar Gagah ini, diduga disebabkan karena usia jalan relatif tua. Sebab pengaspalan terakhir dilakukan tahun 2010/2011.Pihaknya berharap Pemkab Gianyar, melakukan perbaikan pada jalan ini, untuk mengindari korban semakin banyak.“Jalan ini adalah jalan kabupaten, pemerintah kabuoaten seyogyanya memprioritaskan perbaikan jakan ini.Apalagi, jalan ini kerap dipakai jalur alternatif ke Cekingan," terangnya.
 
Kondisi memperihatinkan juga terjadi di jalan pariwisata Banjar Pande, Desa Kenderan, Tegalalang kondisinya sangat memperihatinkan.Iroisnya, jalan yang baru diaspal beberapa bulan ini, kondisinya rusak karena sejumlah aspal hanyut tersapu air hujan.Akibatnya jalan pun menjadi bergelombang.“Padahal ini jalan baru, tapi saat ada hujan dengan mudah terhanyut dan rusak,” ujar Ketut Sumara, warga banjar Gunaksa, Kenderan.
wartawan
Redaksi
Category

Rekayasa Lalu Lintas Kerobokan Kelod Pangkas Waktu Tempuh 78%, Kecepatan Melonjak 5 Kali Lipat

balitribune.co.id | Mangupura - Rekayasa lalu lintas di wilayah Kerobokan Kelod menunjukan hasil yang signifikan, berdasarkan hasil pemodelan jaringan lalu lintas menggunakan PTV VISUM oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Badung untuk skenario penerapan rekayasa lalu lintas satu arah, diperoleh kinerja jaringan sebagai berikut, waktu tempuh rata-rata sebelum rekayasa lalu lintas sekitar 19,8 menit, sedangkan setelah rekayasa lalu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ACK Bualu Terbakar Hebat, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

ACK Bualu Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

 

balitribune.co.id | Denpasar - Kebakaran hebat melanda outlet Ayam Crispy Krunchy (ACK) Bualu yang berlokasi di Jalan Kurusetra, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung, pada Selasa (20/1) pukul 13.15 WITA. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, musibah ini mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bobol 10 SD di Jembrana, Pencuri Spesialis Laptop dan Proyektor Diringkus Polisi

balitribune.co.id | Negara - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jembrana berhasil membekuk DS, seorang spesialis pencurian barang inventaris sekolah yang telah meresahkan wilayah Bali. Pria asal Kabupaten Tabanan ini diketahui telah menyasar sedikitnya 10 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Jembrana dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

LSD Serang Sapi, Distan Buleleng Perketat Karantina

balitribune.co.id | Singaraja - Virus Lumpy Skin Disease (LSD) resmi terdeteksi di Kabupaten Buleleng. Dua ekor sapi di Kecamatan Gerokgak ditemukan terindikasi terjangkit penyakit kulit infeksius tersebut. Menanggapi temuan ini, Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng bergerak cepat dengan menerapkan karantina wilayah di lokasi terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.