Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bawa Gerbong MGPSSR Pandu Prapanca Lagosa Temui Gusti Putu Parwata

Bali Tribune / PERTEMUAN - Nampak pertemuan Balon Bupati Nasdem I Gusti Putu Parwata dengan Balon Bupati Demokrat Pandu Prapanca Lagosa di Jro Subagan, Senin (10/6)

balitribune.co.id | AmlapuraDinamika politik di Bumi Lahar Karangasem bergerak dinamis menjelang Pilkada November 2024 mendatang. Beberapa bakal Calon (Balon) Bupati-Wakil Bupati Karangasem visioner terus melakukan pendekatan untuk penjajakan koalisi guna maju bersama menyongong dan memenangkan kontestasi Pilkada mendatang.

Dengan membawa gerbong ormas MGPSSR (Maha Gotra Pasek Sanak Sapta Rsi) Karangasem, Senin (10/6) Balon Bupati Karangasem dari Partai Demokrat I Wayan Pandu Prapanca Lagosa melakukan pertemuan sekaligus silaturahmi dengan Balon Bupati dari Partai Nasdem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) di Jro Subagan.

Pandu Prapanca Lagosa yang hadir bersama Sekretaris DPC Partai Demokrat Karangasem I Wayan Suparta, Sekretaris MGPSSR Karangasem I Ketut Alit Suardana, Ketua Sabha Walaka MGPSSR I Made Ayusta, Ketua Dulangmangap MGPSSR Karangasem I Wayan Dana, Ketua Jagabaya MGPSSR Bali I Gede Suyono, dan sejumlah kelian dadia tersebut, disambut dengan hangat oleh Penasihat Partai Nasdem I Gusti Made Tusan, Ketua DPD Partai Nasdem I Gusti Ayu Mas Sumatri, Sekretaris DPD Partai Nasdem I Made Juita, Wakil Ketua DPD Partai Nasdem I Gusti Ngurah Gede Subagiartha, dan relawan GMT (Gerakan Masyarakat Terpadu).

Sekretaris DPC Partai Demokrat Karangasem, I Wayan Suparta dalam pertemuan yang beralngsung santai dan penuh kekeluargaan tersebut mengajak bergabung untuk menghadapi Pilkada Karangasem 27 November mendatang. Apalagi menurut hemat Wayan Suparta, Balon Bupati dari Partai Demokrat I Wayan Pandu juga memiliki gerbong MGPSSR Karangasem, karena Pandu Lagosa saat ini menjabat sebagai Sekretaris MGPSSR Bali.

Dikatakannya, Partai Demokrat memiliki 6 kursi di DPRD Karangasem, sedangkan Partai Nasdem memiliki 5 kursi, dan jika tergabung dalam satu koalisi ada total  sebenyak 11 kursi, artinya Kolaisi Nasdem-Demokrat bisa mengusung Balon Bupati-Wakil Bupati dalam Pilkada mendatang karena sesuai persyaratan minimal 9 kursi dari 45 kursi di DPRD.

“Saat ini muncul di masyarakat Paket GP (Gusti Putu Parwata-Pandu Prapanca Lagosa) ditambah lagi  MGPSSR di Karangasem memiliki 1.336 dadia. Dan selama ini baliho yang dipasang di setiap sudut desa adalah swadaya dari dadia se-Karangasem, secara politik telah memiliki basis dukungan riil,” ucap Wayan  Suparta.

Untuk memperkuat rencana koalisi tersebut, I Gusti Made Tusan dalam kesempatan itu mendorong agar disertai dengan rekomendasi dari Partai Demokrat. Hal senada juga didorong oleh Balon Bupati Nasdem I Gusti Putu Parwata, agar Partai Demokrat segera mengeluarkan rekomendasi sehingga bisa segera digelar deklarasi. "Rekomendasi dari Partai NasDem bisa diurus secepat mungkin, silakan juga urus rekomendasi dari Partai Demokrat, agar kita bisa deklarasi," usul Gusti Putu Parwata.

Sementara terkait hal tersebut, Wayan Suparta mengatakan pihaknya akan segera mengurus rekomendasi dimaksud, apalagi sudah ada kesepakatan antara Pasemetonan MGPSSR dengan GMT.

wartawan
AGS
Category

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.