Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bayi Ditemukan di Depan Panti Asuhan, Orangtuanya Masih Berstatus Pelajar

Bali Tribune/ SEHAT - Bayi yang ditemukan Rabu pagi di depan salah satu panti asuhan di Melaya dipastikan kondisinya sehat dan kini dalam perawatan medis di Puskesmas I Melaya.
Balitribune.co.id | Negara - Kasus pembuangan bayi kembali terjadi di Jembrana. Polisi langsung melakukan penyelidikan siapa orangtua bayi yang tega membuang buah hatinya tersebut. Polisi telah berhasil mengungkap kedua orangtua bayi malang tersebut.
 
Kasus pembuangan bayi ini terungkap setelah warga Kecamatan Melaya, Rabu (28/10) digegerkn dengan penemuan bayi di salah satu panti asuhan yang ada di wilayah Melaya. Bayi malang tersebut diletakkan di depan panti asuhan. Bayi berjenis kelamin perempuan tersebut dimasukkan ke dalam tas gendong. Bayi malang dengan panjang 47 centimeter dan berat hampir 3 kilogram ini ditemukan sekitar pukul 06.00 Wita di sebuah bangunan kayu di depan panti asuhan.
 
Pengelola panti asuhan, Purwanto mengakui saat ditemukan oleh anak asuhnya yang hendak memadamkan lampu, bayi malang tersebut berada di dalam tas gendong dan hanya dibalut sebuah pakaian. Bahkan tubuh bayi tersebut masih dipenuhi darah. 
 
"Penemuan bayi itu sekitar pukul 06.00 Wita oleh anak asuh saya. Posisi bayi itu ada di dalam tas gendong tas sekolah Di mana posisi tas sekolah itu terbuka dan tertutup dengan sendirinya karena gerakan bayi di dalamnya,” tutur Purwanto.
 
Ia pun langsung melaporkan penemuan bayi ini ke aparat setempat. Sedangkan bayi tersebut diserahkan ke Puskesmas I Melaya. “Kondisi terakhir bayi saat ini ada di Puskesmas dengan kondisi sehat," ujarnya. 
 
Kapolsek Melaya Kompol Nengah Patrem seizin Kapolres Jembrana mengakui adanya penemuan bayi tersebut. Pihak Kepolisian langsung turun melakukan identifikasi dan oleh TKP serta penyelidikan untuk mengungkap orangtua yang tega membuang bayinya itu.
 
Pihaknya juga memastikan kondisi bayi  tersebut sehat dan masih dalam perawatan medis Puskemas I Melaya. "Kami di Polsek Melaya juga dibackup oleh Satreskrim Polres Jembrana. Inafis sudah melakukan olah TKP termasuk mengecek kondisi bayi tersebut di Puskesmas dalam keadaan sehat. Kami juga masih mendalami siapa sebenarnya orang tua si bayi ini," ungkapnya. 
 
Sementara itu Kasatreskrim Polres Jembrana, AKP Yogie Paramagita Kamis (29/10/2020) mengatakan, pihaknya telah mengidentifikasi orangtua bayi tersebut yakni seorang remaja putri berinisial RP (17) dan seorang remaja putra berinisial PR (16), asal Kecamatan Melaya. Keduanya diakuinya masih berstatus pelajar di salah satu SMA di Jembrana. Siswi tersebut melahirkan bayinya di toilet rumahnya Rabu lalu sekitar pukul 02.00 Wita, “Korban melahirkan sendiri tanpa diketahui orangtuanya,” ujarnya.
 
Ibu bayi tersebut menelepon pacarnya lalu janjian di rumahnya untuk membuang bayi tersebut. Walaupun dalam perjalanan pacarnya mau tanggung jawab, namun siswi tersebut mengaku takut dengan orangtuanya sehingga bayi tetap di buang. 
“Saat buang si cowok naruh di bale, yang cewe nunggu di jalan,” ungkapnya. 
Keduanya diancam dengan pasal 305 dan 308 KUHP, “meninggalkan anak untuk ditemukan orang lain, melepaskan dari tanggung jawab ancaman hukumannya 5 tahun 6 bulan,” tegasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Ratusan Remaja di Buleleng Ajukan Dispensasi Nikah, PN Singaraja: Rata-rata Usia Sekolah

balitribune.co.id | Singaraja – Pengadilan Negeri (PN) Singaraja mengeluarkan ratusan surat rekomendasi berupa dispensasi untuk melangsungkan pernikahan. Pemberian disepensasi itu diberikan dengan berbagai alasan dan pertimbangan diantaranya karena pernikahan usia dini.

Baca Selengkapnya icon click

Natal Nasional 2025 Astra Serahkan 35 Unit Ambulans

balitribune.co.id | Jakarta - Dalam rangkaian kegiatan Natal Nasional 2025, yang salah satunya adalah bantuan pelayanan medis dan respons darurat, PT Astra International Tbk turut berpartisipasi dengan menyerahkan 35 unit ambulans yang diharapkan dapat memperkuat layanan kesehatan di daerah, khususnya dalam menjangkau masyarakat di wilayah dengan keterbatasan akses. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Ogoh-ogoh Nyepi 2026, Disbud Larang Undagi Luar Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Sekaa teruna (ST) dan yowana di Kabupaten Badung mulai menggeber pembuatan ogoh-ogoh untuk menyambut Hari Raya Nyepi tahun 2026. Untuk menambah semangat anak muda dalam berkreativitas, karya ogoh-ogoh ini akan dilombakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Wacana Penertiban KJA Danau Batur Bikin Petani Ketar-ketir

balitribune.co.id | Bangli - Petani Kuramba Jaring Apung (KJA) di Danau Batur, Kintamani belakangan ini ketar-ketar terkait wacana penertiban KJA yang dilontarkan Gubernur Bali belum lama ini. Tindak lanjut dari itu, mereka pun sempat mempertanyakan hal tersebut ke Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (PKP) Bangli .

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Bangli Setujui Pembahasan Dua Ranperda Baru dengan Sejumlah Catatan Ideologis

balitribune.co.id | Bangli - Fraksi di DPRD Bangli memberikan sejumlah apresiasi dan catatan menyikapi dua Ranperda yang diajukan oleh eksekutif.  Adapun Ranperda dimaksud yakni, Ranperda tentang Penataan dan Pembinaan Pasar Rakyat, Pasar Perbelanjaan, dan Toko Swalayan serta Ranperda tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2021 tentang Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Danu Arta.

Baca Selengkapnya icon click

Luh De Mediastuti Hijrah ke PDI Perjuangan, Sebut untuk Lanjutkan Pengabdian

balitribune.co.id | Mangupura - Ni Luh Gede Mediastuti, politisi asal Banjar Segara, Kuta, resmi meninggalkan Partai Golkar dan bergabung dengan PDI Perjuangan. Keputusan ini diambil sebagai langkah melanjutkan pengabdian yang sejalan dengan idealisme dan kebutuhan masyarakat saat ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.