balitribune.co.id | Mangupura - Ni Luh Gede Mediastuti, politisi asal Banjar Segara, Kuta, resmi meninggalkan Partai Golkar dan bergabung dengan PDI Perjuangan. Keputusan ini diambil sebagai langkah melanjutkan pengabdian yang sejalan dengan idealisme dan kebutuhan masyarakat saat ini.
"Politik bagi saya tentang konsistensi memperjuangkan kepentingan rakyat. PDI Perjuangan saya pandang sebagai rumah ideologis yang memberi ruang luas bagi perjuangan kerakyatan, kebangsaan, dan keberpihakan pada wong cilik," kata Luh De.
Dia berharap, publik dapat menyikapi bahwa perbedaan pilihan politik adalah dinamika dalam berdemokrasi. Berbeda pilihan tidak seharusnya merenggangkan tali persaudaraan. "Tujuan kita tetap sama, bekerja untuk rakyat dan daerah yang kita cintai," ucapnya.
Meski telah meninggalkan Partai Golkar, Luh De tak menanggalkan rasa hormatnya terhadap partai berlambang pohon beringin yang selama ini menjadi rumah perjuangannya. Dia mengaku banyak ditempa oleh proses dan dinamika politik selama berkiprah di Golkar.
"Banyak proses pembelajaran, pengalaman, dan nilai-nilai kedisiplinan politik yang saya dapatkan di Golkar. Hubungan baik dan rasa hormat itu akan selalu saya jaga," tegasnya.
Luh De kini menjabat sebagai Bendahara PAC PDI Perjuangan Kuta, dan diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi masyarakat dan daerahnya.