Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Belanja Daerah Dirancang Rp4,9 Triliun Lebih

Rapat
RAPAT KERJA - Ketua TAPD Kompyang R Swandika bersama Ketua DPRD Putu Parwata dan dua wakil ketua DPRD saat memimpin rapat kerja dengan anggota DPRD Badung di Gedung DPRD Badung, Rabu (13/7).

Mangupura, Bali Tribune

DPRD Badung memberikan apresiasi atas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Plapon Anggaran Sementara (PAS) Tahun 2017 yang disusun eksekutif. Pasalnya ditengan situasi ekonomi makro yang sedang mengalami penurunan, eksekutif mampu merancang pendapatan dan belanja yang cukup tinggi. Pada Rancangan KUA dan PAS Tahun 2017 ini, belanja daerah nyaris menembus angka Rp5 triliun atau tepatnya Rp4.960.523.583.567,29.

Dalam Rapat Kerja (Raker) antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Badung dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), di Gedung DPRD Badung, Rabu (13/7), Sekda Badung yang juga Ketua TAPD Kompyang R Swandika memaparkan, penyusunan KUA dan PAS tahun 2017 mengacu pada RPJMD tahun 2016-2021 dan RKPD yang telah ditetapkan.

Secara singkat, Sekda Kompyang Swandika memaparkan struktur anggaran pada Rancangan PAS tahun 2017. Pada pos pendapatan, pada APBD induk 2016 pendapatan Rp3.833.480.551.635,46 kemudian pada rancangan PAS Tahun 2017 menjadi Rp4.289.149.468.160,67 atau mengalami peningkatan sebesar Rp455.668.916.507,21 atau naik 11,89%.

“Pendapatan terbesar dari pendapatan asli daerah (PAD) yang pada APBD induk 2016 sebesar Rp2.938.005.742.142,82, pada rancangan PAS 2017 menjadi Rp3.518.142.639.150,03 meningkat sebesar Rp580.136.897.007,21 atau naik 19,75%,” paparnya.

Kemudian sumber pendapatan dari dana perimbangan pada APBD induk 2016 sebesar Rp665.497.713.920 pada rancangan PAS 2017 menjadi Rp570.873377.420 mengalami penurunan sebesar Rp84.624.336.500 atau turun 12,91%.

Struktur belanja daerah, bila pada APBD induk 2016 belanja sebesar Rp4.060.564.777.588,36, pada rancangan PAS 2017 menjadi Rp4.960.523.583.567,29, meningkat sebesar Rp899.958.805.978,93 atau naik 22,16%. “Untuk mencapai lima triliun kurang lagi 40 miliar saja, dan kita yakin pada anggaran perubahan bisa tercapai,” katanya.

Berikutnya belanja tidak langsung pada induk 2016 sebesar Rp2.157.154.321.850,36, pada rancangan PAS 2017 menjadi Rp2.682.441.724.447,39 meningkat sebesar Rp525.287.402.597,03 atau naik 24,35%. Sedangkan untuk belanja langsung pada APBD induk 2016 sebesar Rp1.903.410.455.738 pada PAS 2017 menjadi Rp2.278.081.859.119,90 meningkat sebesar Rp374.671.403.381,90 atau naik 22,16%.

Mencermati struktur anggaran yang dipasang eksekutif, Ketua DPRD Badung I Putu Parwata dan Ketua Komisi III I Nyoman Satria memberikan apresiasi atas kinerja pemerintah. “Kita memberikan apresiasi atas kinerja pemerintah. Meski kondisi ekonomi makro secara global sedang turun, namun eksekutif memasang anggaran yang cukup optimis. Baik disektor pendapatan maupun belanja daerah,” kata Parwata. Rancangan ini lanjut Parwata akan segera dibahas secara mendalam.

Hal senada juga dilontarkan Satria. Politisi asal Mengwi ini mengatakan, rancangan belanja pada tahun 2017 yang mendekati angka Rp5 triliun menurutnya sebuah prestasi eksekutif. “Belanja dirancang Rp4,9 triliun sedikit lagi mencapai Rp5 triliun. Dan saya yakin dengan tim solid yang dimiliki eksekutif saat ini, akan mampu mencapai angka tersebut,” imbuhnya. Pembukaan sidang paripurna pembahasan Rancangan KUA dan PAS tahun 2017, tanggal 20 Juli 2017.

wartawan
I Made Darna
Category

Antusiasme Warga Padati Gilimanuk hingga Hutan Cekik Sambut Kedatangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Negara - Masyarakat Kabupaten Jembrana tumpah ruah memadati kawasan Gilimanuk hingga Hutan Cekik pada Selasa (25/8/2026). Kedatangan ribuan warga dan pelajar ini guna menyambut kunjungan kerja perdana Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang diagendakan melakukan groundbreaking Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di kawasan hutan Bali Barat.

Baca Selengkapnya icon click

Data 129 Ormas, Kesbangpol Badung Dorong Penataan dan Pemberdayaan

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Badung mencatat sebanyak 129 organisasi kemasyarakatan (ormas) telah terdata hingga Agustus 2026. Ormas tersebut bergerak di berbagai bidang, di antaranya lingkungan hidup, seni budaya, pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, serta kesehatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Badung Ancam Cabut Izin Usaha Besar yang Abaikan Produk Lokal

balitribune.co.id | Mangupura - DPRD Kabupaten Badung menyiapkan aturan yang mewajibkan pelaku usaha besar, khususnya sektor pariwisata, menggunakan produk unggulan lokal. Pelaku usaha yang mengabaikan kewajiban tersebut nantinya dapat dikenai sanksi administratif secara bertahap hingga rekomendasi pencabutan izin usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.