Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Berdayakan Pengungsi Perempuan = PKK Kelurahan Pedungan Beri Bantuan Janur

KARANG TARUNA
JANUR - PKK Kelurahan Pedungan memberikan bantuan janur kepada pengingsi di Banjar Pitik Pedungan, Jumat (29/9).

BALI TRIBUNE - Banyaknya pengungsi mandiri yang datang ke Kelurahan Pedungan mendapatkan perhatian serius dari Lurah Pedungan dan  PKK Kelurahan Pedungan. Melihat para pengungsi berpotensi akan dalam waktu yang lama, Kelurahan Pedungan bersama PKK mengambil langkah pemberdayaan dengan memberikan bantuan janur untuk pengungsi perempuan sehingga mereka tidak jenuh tinggal di pengungsian. Selain itu juga agar para pengungsi tetap produktif meski berada di pengungsian.

Bantuan janur tersebut diserahkan Ketua TP PKK Kelurahan Pedungan Lilik Naeni Oka di Br. Pitik Pedungan, Jumat (29/9). Di sela-sela penyerahan bantuan Lilik Naeni Oka mengatakan berbagai bantuan kebutuhan pokok telah diberikan masyarakat melalui Kelurahan Pedungan yang dikoordinir karang taruna. Namun kendala yang dihadapi bagi para pengungsi adanya kejenuhan untuk menunggu di tempat pengungsian.

Melihat tersebut Lilik Naeni Oka bersama PKK Kelurahan Pedungan tergerak untuk memberdayakan perempuan dengan memberikan bantuan janur. “Kita tidak pernah lepas dari kegiatan upacara. Tentunya berbagai keperluan upacara terutama seperti ceper canang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Dengan diberikan bantuan janur bagi para perempuan yang berada ditempat pengungsian dapat menghilangkan kejenuhan dengan membuat ceper canang. Disamping itu para perempuan yang mengungsi memiliki aktivitas untuk menghilangkan kejenuhan. Meskipun tidak seperti kegiatan hari-hari di kampung halamannya minimal ditempat pengungsian mereka tidak akan jenuh.

Sementara Lurah Pedungan AA Gde Oka sangat mendukung ide PKK Kelurahan Pedungan untuk membantu para pengungsi perempuan pada khususnya untuk diberdayakan. Mengingat dengan memberdayakan keberadaan mereka tentunya akan menghilangkan trauma dan rasa jenuh tinggal ditempat pengungsian. “Kami sangat mendukung gerakan memberikan bantuan janur pada para pengungsi perempuan. Mengingat dengan janur yang diterima para pengungsi perempuan dapat membuat kebutuhan untuk upacara seperti ceper canang. Terlebih lagi keperluan kelengkapan upacara seperticeper canang sangat laku dijual di pasar-pasar dan dibutuhkan masyarakat Bali umumnya," ujarnya.

Selain memberikan bantuan berupa janur, Gde Oka juga mengaku telah menyalurkan bantuan yang telah dikumpulkan selama ini yang dikoordinir oleh karang taruna. Menurutnya dari 14 banjar yang ada hanya satu banjar yang tidak ada pengungsinya yaitu banjar Mnesa. Menurutnya keseluruhan pengungsi yang ada diwilayah Kelurahan Pedungan berjumlah 440 jiwa. Seluruh pengungsi tersebut merupakan pengungsi mandiri yang telah mendapatkan bantuan berupa sembako dan keperluan lainnya. Dalam kesempatan tersebut Gde Oka berharap para pengungsi mandiri terus melapor diri pada kepala lingkungan setempat sehingga keberadaannya terus terdata.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Bapenda Denpasar Gencarkan Klaster Digital, ASN Dilarang Nunggak Pajak

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar terus melakukan berbagai terobosan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Tidak hanya menyasar masyarakat umum, Bapenda kini mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Denpasar untuk menjadi contoh dalam ketaatan membayar pajak melalui kanal digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ASN Hingga TNI/Polri Dikerahkan Atasi Tumpukan Sampah di Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan mengerahkan ratusan personel gabungan dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri untuk menangani tumpukan sampah di seputaran Tabanan. Pengerahan ini dilakukan pada Selasa (5/5/2026) sore di sekitar 20 titik lebih lokasi, baik di Kecamatan Tabanan maupun di Kediri.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imigrasi Jaring 62 WNA Pelanggar Aturan di Bali

balitribune.co.id I Denpasar - Sebanyak 62 warga negara asing (WNA) terjaring dalam operasi "Patroli Keimigrasian Dharma Dewata" yang digelar jajaran Imigrasi di wilayah Bali selama 20 hari terakhir. Puluhan WNA tersebut kedapatan melakukan berbagai pelanggaran keimigrasian, mulai dari penyalahgunaan izin tinggal hingga keterlibatan dalam aktivitas ilegal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.