Bertekad Jadikan Tabanan Sebagai Pusat Pengembangan Pertanian Pangan, Sudah Banyak Berbuat, Alasan Warga Mendeklarasikan Dukungan Kepada Koster-Ace | Bali Tribune
Diposting : 21 April 2018 13:45
Redaksi - Bali Tribune
deklarasi
KEBULATAN TEKAD - Sekitar seribu warga Desa Pakraman Tunjuk, Kecamatan Tabanan, Kamis (19/4), mendeklarasikan kebulatan tekad mendukung pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana (Koster-Ace).

BALI TRIBUNE - Sekitar seribu warga Desa Pakraman Tunjuk, Kecamatan Tabanan, Kamis (19/4), berkumpul di depan Balai Banjar Beng. Mereka mendeklarasikan kebulatan tekad mendukung, memenangkan dan memilih pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana (Koster-Ace). Saat mesimakrama di Banjar Anyar, Desa Kediri, Koster bertekad mengembalikan kejayaan pertanian di Tabanan, yang sempat berjuluk Lumbung Beras Provinsi Bali.

Deklarasi kebulatan tekad memenangkan Koster-Ace yang bermunculan, bukan tanpa alasan. Mereka menjatuhkan pilihan pada Koster-Ace, karena sudah merasakan apa yang telah diperjuangkan dan diperbuat Wayan Koster jauh sebelum menjadi calon Gubernur. Tokoh masyarakat Desa Tunjuk, Gusti Ngurah Ariadi Kencana dalam paparannya menyebut sejumlah prestasi yang telah ditorehkan Wayan Koster di Kabupaten Tabanan. Desanya, merupakan salah satu yang merasakan buah karya kandidat yang diusung PDI Perjuangan, Hanura, PAN, PKPI, PKB dan PPP itu.

“Kami tahu jika Pak Wayan Koster telah terbukti dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat dan menyalurkan sejumlah program kerjanya jauh sebelum beliau mencalonkan diri jadi Gubernur Bali,” kata Ariadi.  Beberapa program nyata yang diketahuinya ditorehkan oleh Wayan Koster adalah pengembangan sekolah mulai SD hingga tingkat pendidikan tinggi, beasiswa bagi siswa SD hingga perguruan tinggi bagi siswa miskin, pembangunan sejumlah pura, ratusan wantilan di seluruh Bali, gedung serba guna dan olahraga, infrastruktur jalan dan sejumlah hal lainnya.

Atas dasar itu kami warga Desa Tunjuk menyatakan kebulatan tekad mendukung, memenangkan dan memilih Koster-Ace pada Pilgub Bali 27 Juni 2018 dengan perolehan target suara minimal 70 persen,” tegas dia. Tak hanya tahu kiprah nyata Wayan Koster, Ariadi menyebut calon pendampingnya yakni, Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati merupakan seniman dan budayawan unggul yang dimiliki Bali. Kolaborasi keduanya mencerminkan pemimpin yang tak hanya untuk kepentingan politik belaka, tetapi juga berjuang untuk kesejahteraan rakyat Bali.

Wayan Koster mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan warga. Ia senang warga telah mengetahui kiprah nyatanya semasih duduk di Komisi X DPR RI. Ia menegaskan komitmennya maju pada bursa Pilgub Bali untuk mengabdi secara tulus, sekala dan niskala untuk kepentingan membangun Bali. “Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan kepada saya. Mari kita menangkan pada 27 Juni 2018 dan kita bangun bersama-sama Bali ke depan,” ajak dia. Sejumlah program prioritas telah disiapkan untuk Kabupaten Tabanan yang meliputi bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan sektor pertanian. Program itu yang akan dikedepankan untuk daerah sebagai lumbung beras Bali semasa kepemimpinanya.

Sementara itu, warga Desa Pakraman Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, juga menegaskan kebulatan tekad mendukung pasangan dengan visi Nangun Sat Kertih Loka Bali ini. Bendesa Pakraman Banjar Anyar, I Made Raka mengaskan warga desanya siap memenangkan Wayan Koster pada perhelatan Pemilihan Gubernur (Pilgub) Bali 27 Juni 2018. Raka menuturkan jika warga desanya telah komitmen menyatakan kebulatan tekad mendukung, memenangkan dan memilih Wayan Koster yang berpasangan dengan Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace pada Pilkada serentak 27 Juni 2018. “Di desa kami ada 13 ribu pemilih. Kami siap memenangkan dengan perolehan minimal 70 persen suara,” tegas Raka.

Wayan Koster kemudian memaparkan beberapa program kerja prioritasnya yang telah dirancang dalam membangun Bali lima tahun ke depan. Salah satunya adalah program bedah rumah dengan satuan biaya yang dinaikkan menjadi Rp 50 juta per unit dari sebelumnya Rp30 juta per unit. Di sisi lain, Wayan Koster menegaskan akan menata kondisi pariwisata Bali secara keseluruhan. “Di Bali selatan akan dikendalikan penuh. Pusat perekonmian akan dibangun di Bali barat, utara dan timur,” ujarnya. Di sektor pertanian dirinya akan membangun pusat pengembangan pertanian pangan di Tabanan.

“Potensi pertanian di Tabanan mulai hulu hingga hilir akan dikelola agar menjadi lumbung beras bagi Provinsi Bali. Di hilir nantinya dibuatkan pabrik pengolahan industri pangan dan gabah yang dipusatkan di Tabanan,” ujarnnya. Untuk infrastruktur, Koster menegaskan komitmennya akan memprioritaskan Kabupaten Tabanan agar jalannya hotmix hingga desa-desa. “Saya tahu wilayah di Tabanan ini cukup luas. Maka, kami akan bantu dari Provinsi Bali nantinya supaya tidak membebani APBD Tabanan. Prioritasnya pengaspalan jalan hotmix di pedesaan,” katanya.