Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BI Pertanyakan Inflow Uang Logam Dari Perbankan

Dewi Setyowati di sela acara program peduli Koin dan penukaran uang lusuh di depan Monumen Bajrasandi, Renon Denpasar.

Denpasar, Bali Tribune

BI Bali menyelenggarakan  "Program Peduli Koin" pada acara  car free day untuk mendorong  tumbuhnya budaya masyarakat menggunakan uang logam dalam kegiatan transaksi. "Untuk itu kami menghimbau pada masyarakat agar mengoptimalkan uang logam yang ada dengan menukarkan ke perbankan terdekat atau dapat juga dibelanjakan, "ujar Kepala KpW BI Bali Dewi Setyowati yang ditemui disela acara "Program Peduli Koin dan Penukaran Uang Lusuh" Minggu (17/4) di depan Monumen Bajrasandi Renon, Denpasar.

Dewi berharap perbankan menerima setoran ataupun penukaran uang logam dari masyarakat. "Dengan kepedulian kita semua, diharapkan distribusi uang logam pada masyarakat bisa berjalan dengan optimal dan tidak ada lagi uang logam yang terbuang sia sia ditempat tertentu," tukasnya.

Selama ini aliran uang masuk (inflow) berupa uang logam dari perbankan ke Bank Indonesia nyaris nihil."Padahal berdasarkan data BI kebutuhan uang logam 2014-2015 naik 30 persen," paparnya penuh tanya. Sementara itu hanya sedikit anggota masyarakat yang menukarkan ataupun menyetorkan uang logam ke perbankan. "Bisa juga dibilang jika uang logam yang selama ini dikeluarkan dan diedarkan oleh KpW BI Bali melalui perbankan terserap sepenuhnya oleh masyarakat," imbuhnya.

Disamping penukaran uang logam, kegiatan Kpw BI Bali kali ini juga dibarengi dengan pelayanan penukaran uang tidak layak edar atau disebut kas keliling. "Bagi masyarakat yang memiliki uang tidak layak edar seperti lusuh, robek, hendknya dicabut atau ditarik dari peredaran agar dapat ditukarkan dengan uang yang layak edar," tuturnya.

Kegiatan penukaran Koin ataupun penarikan uang lusuh tidak layak edar menurut Dewi sesuai dengan amanat UU No. 23 Tahun 1999 tentang Mata Uang sebagaimana telah diubah terakhir dengan UU No. 6 Th 2009 Serta UU No. 7 Th 2011 tentang Mata Uang. "Hal hal yang telah dilakukan BI bersama Perbankan tentunya bisa menambah pelayanan pemenuhan kebutuhan uang kartal dalam nominal cukup pada masyarakat, dalam kerangka money policy," pungkasnya.

Sedangkan dikesempatan yang sama, Eka asal Klungkung, salah seorang pengunjung yang menukarkan uang logam  ketika ditemui Bali Tribune menyambut antusias acara ini dan bila mungkin kegiatan ini rutin diadakan. "Kalau bisa sih penukaran uang ini bisa rutin, daripada uang receh saya kececeran, kalau ada kegiatan seperti ini, uang receh  bisa saya kumpulkan, tinggal kasih tahu aja kapan bisa ditukarkan," katanya mantap.

wartawan
Arief Wibisono
Category

Tradisi Ngelawang dan Pasar Dadakan Meriahkan Alas Kedaton

balitribune.co.id I Tabanan - Pelaksanaan tradisi Ngelawang dan keberadaan pasar dadakan memeriahkan suasana libur Umanis Galungan di objek wisata Alas Kedaton, Desa Kukuh, Kecamatan Marga, Kamis (18/6/2026). Kehadiran atraksi budaya serta puluhan pedagang tersebut sukses memicu lonjakan kunjungan wisatawan ke daya tarik wisata (DTW) tersebut dibandingkan hari biasanya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angkat Pesan Kesucian Atma, Calonarang “Geseng Waringin” Duta Badung Memukau PKB XLVIII 2026

balitribune.co.id I Mangupura - Rekasadana (Pergelaran) Calonarang bertajuk Geseng Waringin yang dibawakan Sanggar Seni Majalangu, Banjar Padang, Desa Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, memukau penonton di Kalangan Ayodya, Art Centre Denpasar, Selasa (16/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wanita asal Kendari Diduga Dianiaya dan Diperkosa

balitribune.co.id I Denpasar - Seorang wanita asal Kendari, Sulawesi Tenggara berinisial DAK (32) diduga menjadi korban penganiayaan brutal sekaligus kekerasan seksual di Denpasar, Bali. Peristiwa memilukan ini terjadi di sebuah penginapan di Jalan Tukad Badung XVIII B, Senin (15/6/2026) pukul 04.30 Wita. 

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Bantuan Polres Jembrana, Ratusan Warga Bisa Menikmati Air Sumur Bor

balitribune.co.id I Negara - Bagi sebagian besar masyarakat perkotaan, mendapatkan air bersih mungkin menjadi hal yang biasa. Namun bagi ratusan warga Lingkungan Pancardawa, Kelurahan Pendem, Jembrana, selama bertahun-tahun, harus berjuang mendapatkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.