Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

BNN Gagalkan Peredaran 12 Kg Ganja dari Sumatera

DIAMANKAN – Lima orang kurir narkoba jenis ganja yang berhasil diamankan BNNP Bali. Mereka adalah kaki tangan seorang bandar yang kini mendekam di Lapas Kerobokan.

BALI TRIBUNE -  Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil menggulung lima orang sindikat pengedar narkotika jenis ganja lintas Sumetara-Bali di kawasan Denpasar dan Badung, Kamis (7/6) lalu. Lima orang pelaku yang dibekuk itu, masing-masing bernama Hadi Putra Sucipto Silalahi (21), Albertus Novi (29), I Made Putra Yasa (21), Guruh Rakasiwi (26) dan Ade Romadhon alias Ozinx (29). Dari tangan mereka, petugas mengamankan barang bukti berupa 12 kg ganja kering siap edar langsung dari Sumatera. Sindikat ini dikendalikan seorang napi dari dalam Lapas Kerobokan berinisial Putu BD. Hadi Putra Sucipto adalah orang pertama yang ditangkap saat melintas menggunakan sepeda motor di seputaran Jalan Patimura Kuta, Badung pukul 10.00 Wita. Dari tangannya petugas mengamankan BB berupa dua paket ganja dengan berat masing-masing 1.134,34 gram dan 1.126,92 gram dengan total keseluruhan 2.261, 26 gram. Penangkapan selanjutnya terhadap Albertus Novi dan I Made Putra Yasa saat melintas menggunakan sepeda motor di Jalan Mohamad Yamin Renon, Denpasar Timur pukul 15.40 Wita. Dari kedua pemuda ini petugas mengamankan barang bukti 6 paket ganja berat total mencapai 5 kg. Penangkapan terakhir adalah tersangka Guruh Rakasiwi dan Ade Romadhon alias Ozinx di kosan mereka di Jalan Tukad Pancoran, Denpasar Selatan pukul 18.00 Wita. Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa 8 paket ganja dengan berat mencapai 5 kg. Terhadap kelima tersangka dan barang bukti dibawa ke Mako BNNP Jalan Kamboja, Denpasar Timur untuk penyelidikan lebih lanjut.Kepala BNN Provinsi Bali, Brigjen Pol I Gede Putu Suastawa menerangkan, terungkapnya jaringan pengedar narkoba jenis ganja ini berawal dari informasi yang diperoleh anggotanya di lapangan prihal adanya pengiriman ganja dari Sumatera melalui jasa pengiriman barang. Informasi itu ditindaklanjuti dengan melakukan pendalaman lokasi tujuan paket dan orang yang menerimanya. Hasil penyelidikan terungkap paket akan tiba di Bali pada Kamis pagi di dua jasa pengiriman barang yakni di kawasan Kuta dan Renon, Denpasar. Petugas BNN kemudian membentuk tim untuk melakukan pengawasan di dua lokasi itu. “Hasilnya penyelidikan sejak pagi, petugas kita di lapangan mengantongi identitas para tersangka yang mengambil paket. Yang pertama di kawasan Kuta dan pengambilan paket kedua dan ketiga di kawasan Renon Denpasar. Kita tangkap mereka usai ambil paket itu,” terangnya saat memberikan keterangan pers di Mako BNN, Selasa (12/6). Tersangka Hadi Putra Sucipto Silalahi mengaku memesan ganja tersebut dari seorang napi berinisial Putu BD yang mendekam di LP Keroboban, Kuta Utara. Dari orang kepercayaan Putu BD inilah memesan ganja di Sumatera. Rencanya ganja sebanyak itu diedarkan di kawasan Kuta dan Legian. Menariknya, tersangka Hadi Putra Sucipto Silalahi mengaku tidak mengenal empat tersangka lainnya. Meski demikian, keempat tersangka lainnya itu justru menjadi pengedar atas perintah dari Putu BD yang ada di LP. “Jadi mereka ini satu jaringan. Semuanya dikendalikan oleh Napi di LP Kerobokan (Putu BD). Empat orang memang saling kenal, tapi yang satunya tidak,” urainya. Saat ini petugas BNN masih melakukan pendalam prihal pengakuan kelima tersangka tersebut, termasuk mengusut Putu BD yang di LP Kerobokan dan seorang bandar yang ada di Sumatera. Koordinasi dengan berbagai pihak juga diintensifkan dalam pengungkapan kasus-kasus seperti ini. Untuk mempertangungjawabkan perbuatannya mereka dijerat Pasal 114 ayat (2) atau Pasal 111 ayat (2) UU RI Nomor 25 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup atau mati. “Saat ini, kita masih dalami semua, termasuk koordinasi dengan Lapas. Untuk barang bukti yang diamankan ada 12 kg,” tutupnya.

wartawan
redaksi
Category

Temu Wirasa PRABU Catur Muka Dorong Sinergi Pembangunan Denpasar–Buleleng

balitribune.co.id | Denpasar - Paiketan Rantauan Buleleng (PRABU) Catur Muka menggelar kegiatan temu wirasa yang berlangsung di Nexx Cafe, Kota Denpasar, pada Minggu (4/1). Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi bagi semeton Buleleng yang kini bermukim dan beraktivitas di Denpasar, sekaligus menjadi ajang dialog lintas sektor untuk memperkuat kontribusi masyarakat perantauan terhadap pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya icon click

Bank BPD Bali Ingatkan Nasabah Waspadai Penipuan Digital, dari Undian Palsu hingga Video AI

balitribune.co.id | Denpasar - Maraknya kejahatan siber dengan berbagai modus kian meresahkan masyarakat. Bank BPD Bali pun angkat suara dengan mengimbau nasabah dan masyarakat luas untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap beragam bentuk penipuan digital yang belakangan sering mengatasnamakan Bank BPD Bali maupun lembaga resmi lainnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelaporan SPT Awal Tahun Melejit, Coretax DJP Mulai Diminati Wajib Pajak

balitribune.co.id | Jakarta - Baru memasuki tiga hari pertama tahun 2026, tingkat kepatuhan Wajib Pajak dalam melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan menunjukkan lonjakan tajam. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mencatat, hingga Jumat (3/1) pukul 10.06 WIB, sebanyak 8.160 Wajib Pajak telah menyampaikan SPT Tahunan Tahun Pajak 2025 melalui sistem Coretax.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Buka Perdagangan Bursa 2026, Pasar Modal Diarahkan Perkuat Integritas hingga Ekonomi Hijau

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membuka tahun perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) 2026 dengan menegaskan arah kebijakan pasar modal yang semakin strategis. Fokus utama diarahkan pada penguatan integritas pasar, pendalaman likuiditas, perluasan basis investor institusi, hingga percepatan pembangunan ekosistem ekonomi hijau melalui bursa karbon.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satu Tahun Pantau Proyek di Kerobokan, WNA Malaysia Diduga Bekerja Tanpa Izin Resmi

balitribune.co.id | Denpasar - Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia berinisial Is Bin M diduga menjadi kontraktor tanpa izin mengerjakan proyek properti di seputaran Jalan Dewi Saraswati Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung ternyata menggunakan visa C18.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.