Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Adi Arnawa Berencana Ubah Air Hujan Jadi Air Minum

adi arnawa
Bali Tribune/Bupati I Wayan Adi Arnawa (tengah).

balitribune.co.id I Mangupura- Bencana banjir yang kerap melanda wilayah Badung menjadi tantangan berat Pemerintah Gumi Keris selain masalah sampah dan kemacetan. Terkait banjir, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, bahkan berencana mengubah air hujan menjadi air minum untuk mengatasi banjir dan meningkatkan ketersediaan air bersih.

Air hujan akan diolah menggunakan teknologi membran dan disimpan di reservoir. "Curah hujan ini harusnya membawa berkah. Saat hujan deras dan berpotensi banjir, kenapa tidak kita sedot airnya untuk dimanfaatkan sebagai cadangan air baku?" kata Adi Arnawa.

PDAM Badung telah menerapkan teknologi Membrane Bioreactor (MBR) yang dapat mengolah air limbah menjadi air layak konsumsi. Air hujan yang relatif lebih bersih diharapkan dapat diolah menjadi air minum.

Tahap awal, 20 unit instalasi portable akan diuji coba. Konsep ini masih dalam tahap penjajakan dan uji kelayakan teknis, namun diharapkan dapat menjadi sumber air alternatif di Badung. "Ini kan bukan limbah yang terlalu kotor, malahan ini air bersih hanya memang agak cukup besar. sehingga saya melihat untuk mengatasi banjir di satu titik yang posisinya rendah, ini kita manfaatkan dengan baik," jelas Adi Arnawa.

Dengan teknologi ini, Badung dapat meningkatkan ketersediaan air bersih dan mengurangi risiko banjir. Pemkab Badung juga melakukan normalisasi sungai dan pembebasan lahan di Central Parkir Kuta untuk memperlebar aliran sungai.

Pengadaan 8 pompa berkapasitas 30.000 liter per detik juga sedang dilaksanakan untuk mempercepat pembuangan luapan air. Masyarakat diimbau untuk tidak membuang sampah ke aliran sungai.

Adi Arnawa berharap konsep ini dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah air bersih dan banjir di Badung. Dengan demikian, air hujan dapat menjadi sumber air alternatif yang berharga bagi masyarakat Badung.  "Selama ini kita memanfaatkan air dari estuary dam kan air limbah, itu kan bisa dipakai minum. Sekarang kenapa kita tidak air hujan ini kita manfaatkan," katanya.  

wartawan
ANA
Category

23 Yowana Denpasar Beradu Inovasi di Lomba Penjor Kreasi

balitribune.co.id I Denpasar - Menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-238 Kota Denpasar sekaligus Kasanga Festival 2026, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menggelar lomba penjor kreasi. Sebanyak 23 kelompok Yowana atau Sekaa Teruna dari empat kecamatan se-Kota Denpasar turut ambil bagian dalam ajang bergengsi ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kualitas Ogoh-ogoh Meningkat Pesat, Juri Puji Semangat Yowana Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Antusiasme sekaa teruna dan yowana dalam menyambut Hari Raya Nyepi tahun ini menunjukkan peningkatan signifikan. Dinas Kebudayaan (Disbud) Kabupaten Badung mencatat tingkat kerampungan karya ogoh-ogoh di seluruh wilayah "Gumi Keris" telah mencapai 95 persen saat penilaian tingkat zona berakhir pada Sabtu (21/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kadinkes Badung: Kebijakan 5 Hari Poli RSD Mangusada Wewenang Direktur

balitribune.co.id I Mangupura - Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Badung dr I Made Padma Puspita, menegaskan bahwa kebijakan operasional di RSD Mangusada, termasuk rencana uji coba pelayanan Poliklinik 5 hari kerja, adalah wewenang Direktur RSD Mangusada. "Dinkes tidak di posisi menyetujui atau tidak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satu Rumah di Sibangkaja Terendam Banjir, Camat Abiansemal : Rumah Lebih Rendah dari Jalan

balitribune.co.id I Mangupura - Satu rumah milik warga Banjar Sangging, Desa Sibangkaja, Kecamatan Abiansemal, Badung ikut terendam banjir, pada Selasa (24/2/2026). Genangan air setinggi lutut orang dewasa ini bahkan masih bertahan sampai Rabu (25/2/2026).

 

Baca Selengkapnya icon click

Jantung Pariwisata Bali Terendam, Kerugian Ekonomi Capai Miliaran Rupiah

balitribune.co.id I Mangupura -  Hujan deras yang mengguyur wilayah Badung dan Denpasar pada Selasa (25/2/2026) menyisakan duka bagi pelaku industri pariwisata. Kawasan primadona seperti Kuta, Legian dan Seminyak berubah menjadi lautan air, memicu kerugian material masif yang ditaksir menyentuh angka miliaran rupiah. Kondisi ini bukan sekadar musibah alam biasa, melainkan ancaman serius bagi reputasi Bali di mata internasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.