Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Bupati Badung Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila, Pacasila Sebagai Landasan Kerja Capai Prestasi Bangsa

Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta berjabat tangan dengan para undangan seusai memimpin apel peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Puspem Badung, Senin (1/10).

BALI TRIBUNE - Apel upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dilaksanakan di Lapangan Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung dipimpin langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Senin (1/10). Upacara diikuti Ketua DPRD Badung Putu Parwata bersama Forkompinda Badung, Pimpinan Perangkat Daerah, ASN beserta para siswa. Dalam kesempatan tersebut Bupati Badung Nyoman Giri Prasta mengatakan, Pemerintah Kabupaten Badung beserta jajaran dan forum kordinasi perangkat daerah kabupaten Badung pada 1 Oktober ini melaksanakan upacara hari kesaktian pancasila. Kata Bupati, bahwa dengan pelaksanaan upacara ini, Pemkab Badung tetap menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam melaksanakan kerja demi prestasi bangsa. Dilihat secara sederhana, sila-sila dari Pancasila, yang pertama Ketuhanan Yang Maha Esa bermakna bahwa negara kesatuan republik indonesia diminta untuk menganut aliran kepercayaan, tempat ibadah merupakan tempat berdoa setiap kelompok dan agama masing-masing. Sila kedua, kemanusiaan yang adil dan beradab, bahwa kita ikut merasakan apa saudara kita rasakan. "Seperti sekarang ada bencana di Palu, apa yang dirasakan saudara kita di Palu, kami di Badung juga ikut merasakan," kata Bupati. Ketiga, persatuan indonesia, dituntut untuk bersatu, untuk mencapai prestasi bangsa dan membangun bangsa itu sendiri. Keempat, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, bahwa keseluruhan masyarakat Badung, masyarakat Bali sudah diwakilkan, wakil-wakil yang ada di eksekutif maupun yang di legislatif. Kelima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia, diminta untuk adil. Keadilan sosial itu maknanya semua insan sama dapat dan sama rasa. "Itulah Pancasila sebagai dasar negara yang perlu kita pertahankan bersama, termasuk 4 pilar kebangsaan yaitu UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Empat pilar kebangsaan merupakan harga mati," tegas Bupati.

wartawan
I Made Darna
Category

Angkat Sistem Subak, Bupati Sanjaya Paparkan Strategi Ketahanan Pangan Berbasis Kearifan Lokal di Universitas Indonesia

balitribune.co.id | Jakarta – Hadir sebagai narasumber dalam Seminar Nasional "Ketahanan Pangan Sebagai Pilar Pengentasan Kemiskinan Berbasis Kearifan Lokal", Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., menegaskan pentingnya penguatan kearifan lokal sebagai fondasi ketahanan pangan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Wabup Tjok Surya: HUT PGRI ke-80 Momen Lahirnya Ratusan Guru Berprestasi

balitribune.co.id | Semarapura - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra, yang juga menjabat sebagai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Klungkung, secara resmi membuka kegiatan Webinar dalam rangka memperingati HUT PGRI ke-80 Tahun 2025. Mengusung tema "Guru Bermutu Indonesia Maju Bersama PGRI Wujudkan Indonesia Emas", kegiatan ini bertujuan mendorong peningkatan kualitas dan inovasi guru di Kabupaten Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disperpa Badung Gelar Sterilisasi dan Vaksinasi Gratis Hewan Penular Rabies, Serangkaian HUT ke-16 Ibu Kota Mangupura

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kabupaten Badung menggelar layanan sterilisasi serta vaksinasi gratis bagi Hewan Penular Rabies (HPR) serangkaian peringatan HUT ke-16 Mangupura. Kegiatan berlangsung di klinik hewan Mangupura Vet Care, Kantor Dinas Pertanian dan Pangan Badung, kawasan Pusat Pemerintahan Badung, pada 22–23 November 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Tapel Ogoh-ogoh Mangucita, Melahirkan Kreator Muda Berbakat

balitribune.co.id | Mangupura - Serangkaian HUT Mangupura ke-16 digelar lomba tapel ogoh-ogoh kolaborasi antara Bank BPD Bali dengan Komunitas Jemari berlokasi Lapangan Puspem Badung berlangsung dari tanggal 22-23 November 2025. Menariknya, pada lomba tapel ini, para peserta diminta untuk membuat langsung (on the spot) tapel ogoh-ogoh di lokasi perlombaan. Tujuannya untuk memunculkan undagi mau pun kreator muda berbakat dalam bidang seni ogoh-ogoh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.