Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Buron Setahun, Dua Pelaku Curanmor Ditangkap

curanmor
CURANMOR - Kapolsek Kuta Selatan Kompol Wayan Latra memperlihatkan kedua tersangka pelaku curanmor dan barang bukti.

BALI TRIBUNE - Dua orang pelaku curanmor yang kerap beraksi di kawasan Kuta Selatan, Badung berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan. Kedua tersangka bernama Suyanto (37) dan Muhamad Fauzi (36) berhasil diamankan di daerah Tulung Agung, Jawa Timur, Minggu (23/4). Sementara, satu pelaku lagi berinisial ZN masuk dalam DPO. Dari tangannya, petugas berhasil mengamankan BB berupa dua unit sepeda motor hasil curian.

Kapolsek Kuta Selatan, Kompol I Wayan Latra menerangkan, pengungkapan kasus curanmor yang terjadi di wilayah hukum Polsek Kuta Selatan ini tergolong memakan waktu lama. Pasalnya, para pelaku dikategorikan sebagai pemain lama dan licin sehingga membuat petugas kesulitan menangkap mereka. Selain berpindah-pindah tempat tinggal dan juga lokasi aksi mereka, komplotan tersangka yang beranggotakan tiga orang tersebut bisa lolos dari pemeriksaan petugas di pintu ke luar Bali.

Meski demikian, petugas yang melakukan penyelidikan selama ini berhasil mengantongi identitas para tersangka. Petugas berhasil mengamankan Muhamad Fauzi sehari sebelumnya. Berbekal Informasi itulah anggota dikerahkan ke Malang untuk memburu kedua pelaku lainnya. “Satu yang ditangkap di Kuta Selatan ini berhasil kita korek informasi keberadaan anggota komplotannya yang sudah berhasil lolos keluar Bali,” ungkapnya siang kemarin.

Petugas kemudian memburu kedua tersangka lainnya yakni Suyanto dan ZN ke daerah Tulung Agung, Jawa Timur pada Minggu pagi itu. Saat tiba di lokasi persembunyian kedua tersangka, petugas Polsek Kuta yang di-backup anggota kepolisan dari Tulung Agung melakukan penggerebekan di tempat tinggal mereka. Tersangka Suyanto tidak berkutik dan menyerahkan diri saat ditangkap. Sementara, tersangka ZN berhasil kabur. “Mereka ditangkap di rumah mereka masing-masing. Tapi, si ZN ini berhasil lolos dan kini masuk dalam DPO,” terangnya.

Penangkapan kedua tersangka ini berkat laporan seorang korban dengan laporan polisi nomor; Lp/171/VIII/2016, tanggal 20 Agustus 2016. Dalam laporan tersebut, satu unit sepeda motor Vario DK 6367 ZO warna hitam raib digondol maling saat parkir di seputaran Pecatu, Kuta Selatan. Para pelaku menggondol sepeda motor tersebut dan membawanya ke Malang untuk di jual.

“Yang keluar Bali hanya si Suyanto dan Zn ini. Sementara si Muhamad Fauzi tetap tinggal di Bali. Makanya kita mendapatkan informasi terkait keberadaan rekanya ini,” tukasnya. Kedua tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan ancaman 5 tahun penjara.

wartawan
redaksi
Category

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Wabup Diar Buka Gebyar UMKM Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Dalam upaya mempercepat pemulihan ekonomi kreatif dan memberikan panggung bagi produk lokal, Wakil Bupati (Wabup) Bangli secara resmi membuka acara "Gebyar UMKM Bangli" yang diselenggarakan oleh Happy Bali Event Planner, bertempat di Alun-Alun Kota Bangli, Rabu (28/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK Tegaskan Komitmen Reformasi Pasar Modal Sesuai Praktik Terbaik Internasional

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat transparansi, tata kelola, dan integritas pasar modal Indonesia sejalan dengan berbagai persyaratan yang disampaikan oleh Morgan Stanley Capital International Inc. (MSCI).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ditinggal Ambil Sapu Saat Panaskan Mesin, Motor N-Max di Gianyar Raib

balitribune.co.id | Gianyar - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terjadi di Jalan Mulawarman, Gang Melati No. 2, Gianyar, pada Kamis (29/1) pagi. Sebuah sepeda motor raib digondol pencuri saat sedang dipanaskan di depan rumah, memberikan "sasaran empuk" bagi pelaku yang beraksi dalam hitungan menit.

Baca Selengkapnya icon click

Kerjakan 70 Unit Vila Bermodal Visa Kunjungan, WNA Malaysia Diusir dari Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Terbukti menjadi kontraktor tanpa izin mengerjakan proyek properti di seputaran Jalan Dewi Saraswati Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia berinisial Is Bin M dideportasi oleh pihak Imigrasi Ngurah Rai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.