Cara Self-Healing Praktis Anti Kantong Kempis | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 13 April 2024
Diposting : 16 October 2023 20:25
YUE - Bali Tribune
Bali Tribune / ilustrasi staycation di hotel

balitribune.co.id | DenpasarTerdapat banyak cara untuk bisa healing, mulai dari berlibur hingga mendekorasi rumah. Sejumlah pakar membagikan lima cara self-healing atau pemulihan kesehatan emosional yang sedang tren diperbincangkan di media sosial. "Ada sejumlah rekomendasi cara self-healing agar bisa mencapai keseimbangan emosional sekaligus memperbarui energi dari kepenatan aktivitas sehari-hari,” ungkap Kepala Divisi Komunikasi Tokopedia (E-commerce GoTo), Antonia Adega dalam siaran persnya beberapa waktu lalu. 

Menurut sebuah riset Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), ada lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental emosional. Ini membuat proses pemulihan kesehatan emosional yang memburuk atau self-healing sangat dianjurkan. Pertama, staycation sejenak untuk tenangkan benak. Menurut salah seorang psikolog, ada beberapa tanda peringatan awal yang menunjukkan seseorang harus mulai memperhatikan kondisi kesehatan mental. 

Misalnya, kualitas tidur dan nafsu makan terganggu, produktivitas menurun karena tidak fokus dan lain-lain. Artinya perlu sediakan waktu untuk istirahat dari rutinitas, termasuk bekerja guna melakukan kegiatan menyenangkan sehingga pikiran bisa recharged kembali. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan saat istirahat dari rutinitas adalah bermalam di hotel dan memanfaatkan berbagai fasilitas, seperti berenang atau nonton film favorit di kamar. 

Agar mendapat pengalaman baru, pilih penginapan unik dan kota tujuan baru. Untuk menyiasati dana agar tidak bengkak saat staycation, masyarakat bisa membandingkan harga dan membeli tiket pesawat dan hotel lewat online. Hal yang penting diperhatikan saat staycation adalah tidur yang cukup. 

Pakar kesehatan menyatakan, durasi tidur yang ideal adalah 7-9 jam sehari. Jika durasi ini terpenuhi, maka kebutuhan tidur pun tercukupi sehingga kinerja tubuh lebih optimal. Jam tidur yang tidak teratur mempengaruhi sistem kekebalan tubuh seseorang, sehingga akan lebih mudah terkena penyakit. Selain itu, sering tidur larut malam juga dapat menimbulkan obesitas yang bisa memicu komplikasi penyakit lainnya.

Kedua, picu hormon bahagia endorfin dengan olahraga rutin. Saat berolahraga, tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin yang memberikan energi positif dan memperbaiki mood. World Health Organization (WHO) menganjurkan orang berusia 18-64 tahun berolahraga dengan intensitas sedang 150-300 menit per minggu/sekitar 30 menit-1 jam per hari.

Salah satu olahraga yang dapat dilakukan untuk self-healing adalah yoga. Pasalnya olahraga bermanfaat untuk kesehatan mental karena bisa membuat pikiran lebih tenang dan membantu mengurangi stres.

Tingginya kesadaran masyarakat untuk berolahraga tercermin dari tren belanja produk olahraga di toko online yang meningkat. 

"Produk yang berkaitan dengan olahraga tenis, yoga dan pilates, lari, tenis meja serta voli menjadi yang paling laris pada kuartal III 2023 dibandingkan kuartal II 2023, dengan rata-rata peningkatan transaksi hampir 1,5 kali lipat," kata Antonia.

Cara ketiga yang direkomendasikan adalah mendekor rumah sambil membuat pikiran lebih terarah. Bagi sebagian orang, mendekorasi rumah bisa menjadi kegiatan self-healing. Pasalnya, menata ulang letak perabotan bisa memberikan suasana baru di rumah. Contohnya, menerapkan penggunaan furnitur multifungsi agar pemanfaatan ruang lebih maksimal. Agar rumah terlihat lebih rapi sebaiknya singkirkan atau rapikan barang yang sudah tidak dipakai. Mulailah decluttering dari kamar tidur, lemari pakaian dan selanjutnya ke area kamar mandi, dapur dan ruang tamu.

Keempat, sempatkan ‘me time’ seru dengan hobi baru. Antonia mengatakan, banyak pilihan hobi yang dapat dilakukan saat ‘me-time’, contohnya art and craft. "Kami melihat penjualan produk art and craft yang bisa dimanfaatkan untuk me time terus mengalami peningkatan. Crochet kit, diamond painting dan paint by numbers menjadi yang paling banyak dibeli, dengan rata-rata peningkatan penjualan hampir 1,5 kali lipat," ungkapnya.

Kelima, makanan penuh serat bikin mental jadi sehat. Makanan ternyata juga dapat menyehatkan mental. Melansir situs Kemenkes RI, kebutuhan akan buah dan sayur sebagai sumber serat alami dapat membantu meredakan kecemasan. Sebagian vitamin dan mineral yang terdapat dalam buah dan sayur mempunyai fungsi antioksidan dapat membuat perasaan lebih bahagia.

Antonia mengatakan, buah dan sayur, seperti shimeji, wortel dan seledri, menjadi yang paling diburu masyarakat pada kuartal III 2023 dibandingkan kuartal II 2022, dengan rata-rata peningkatan transaksi lebih dari 6,5 kali lipat. 

Sementara itu Medical Manager Halodoc, dr. Monica C. Dewi memaparkan, menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Menjaga kesehatan mental tak hanya membantu seseorang untuk terus menjalani hidup dengan baik, tetapi juga untuk tetap produktif, berkembang, serta berfungsi dengan optimal di lingkungan terkecilnya hingga di kelompok masyarakat. "Kami juga percaya bahwa kesehatan mental merupakan elemen penting untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat," ujarnya.