Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cara Self-Healing Praktis Anti Kantong Kempis

Bali Tribune / ilustrasi staycation di hotel

balitribune.co.id | Denpasar - Terdapat banyak cara untuk bisa healing, mulai dari berlibur hingga mendekorasi rumah. Sejumlah pakar membagikan lima cara self-healing atau pemulihan kesehatan emosional yang sedang tren diperbincangkan di media sosial. "Ada sejumlah rekomendasi cara self-healing agar bisa mencapai keseimbangan emosional sekaligus memperbarui energi dari kepenatan aktivitas sehari-hari,” ungkap Kepala Divisi Komunikasi Tokopedia (E-commerce GoTo), Antonia Adega dalam siaran persnya beberapa waktu lalu. 

Menurut sebuah riset Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), ada lebih dari 19 juta penduduk berusia lebih dari 15 tahun mengalami gangguan mental emosional. Ini membuat proses pemulihan kesehatan emosional yang memburuk atau self-healing sangat dianjurkan. Pertama, staycation sejenak untuk tenangkan benak. Menurut salah seorang psikolog, ada beberapa tanda peringatan awal yang menunjukkan seseorang harus mulai memperhatikan kondisi kesehatan mental. 

Misalnya, kualitas tidur dan nafsu makan terganggu, produktivitas menurun karena tidak fokus dan lain-lain. Artinya perlu sediakan waktu untuk istirahat dari rutinitas, termasuk bekerja guna melakukan kegiatan menyenangkan sehingga pikiran bisa recharged kembali. Salah satu kegiatan yang bisa dilakukan saat istirahat dari rutinitas adalah bermalam di hotel dan memanfaatkan berbagai fasilitas, seperti berenang atau nonton film favorit di kamar. 

Agar mendapat pengalaman baru, pilih penginapan unik dan kota tujuan baru. Untuk menyiasati dana agar tidak bengkak saat staycation, masyarakat bisa membandingkan harga dan membeli tiket pesawat dan hotel lewat online. Hal yang penting diperhatikan saat staycation adalah tidur yang cukup. 

Pakar kesehatan menyatakan, durasi tidur yang ideal adalah 7-9 jam sehari. Jika durasi ini terpenuhi, maka kebutuhan tidur pun tercukupi sehingga kinerja tubuh lebih optimal. Jam tidur yang tidak teratur mempengaruhi sistem kekebalan tubuh seseorang, sehingga akan lebih mudah terkena penyakit. Selain itu, sering tidur larut malam juga dapat menimbulkan obesitas yang bisa memicu komplikasi penyakit lainnya.

Kedua, picu hormon bahagia endorfin dengan olahraga rutin. Saat berolahraga, tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin yang memberikan energi positif dan memperbaiki mood. World Health Organization (WHO) menganjurkan orang berusia 18-64 tahun berolahraga dengan intensitas sedang 150-300 menit per minggu/sekitar 30 menit-1 jam per hari.

Salah satu olahraga yang dapat dilakukan untuk self-healing adalah yoga. Pasalnya olahraga bermanfaat untuk kesehatan mental karena bisa membuat pikiran lebih tenang dan membantu mengurangi stres.

Tingginya kesadaran masyarakat untuk berolahraga tercermin dari tren belanja produk olahraga di toko online yang meningkat. 

"Produk yang berkaitan dengan olahraga tenis, yoga dan pilates, lari, tenis meja serta voli menjadi yang paling laris pada kuartal III 2023 dibandingkan kuartal II 2023, dengan rata-rata peningkatan transaksi hampir 1,5 kali lipat," kata Antonia.

Cara ketiga yang direkomendasikan adalah mendekor rumah sambil membuat pikiran lebih terarah. Bagi sebagian orang, mendekorasi rumah bisa menjadi kegiatan self-healing. Pasalnya, menata ulang letak perabotan bisa memberikan suasana baru di rumah. Contohnya, menerapkan penggunaan furnitur multifungsi agar pemanfaatan ruang lebih maksimal. Agar rumah terlihat lebih rapi sebaiknya singkirkan atau rapikan barang yang sudah tidak dipakai. Mulailah decluttering dari kamar tidur, lemari pakaian dan selanjutnya ke area kamar mandi, dapur dan ruang tamu.

Keempat, sempatkan ‘me time’ seru dengan hobi baru. Antonia mengatakan, banyak pilihan hobi yang dapat dilakukan saat ‘me-time’, contohnya art and craft. "Kami melihat penjualan produk art and craft yang bisa dimanfaatkan untuk me time terus mengalami peningkatan. Crochet kit, diamond painting dan paint by numbers menjadi yang paling banyak dibeli, dengan rata-rata peningkatan penjualan hampir 1,5 kali lipat," ungkapnya.

Kelima, makanan penuh serat bikin mental jadi sehat. Makanan ternyata juga dapat menyehatkan mental. Melansir situs Kemenkes RI, kebutuhan akan buah dan sayur sebagai sumber serat alami dapat membantu meredakan kecemasan. Sebagian vitamin dan mineral yang terdapat dalam buah dan sayur mempunyai fungsi antioksidan dapat membuat perasaan lebih bahagia.

Antonia mengatakan, buah dan sayur, seperti shimeji, wortel dan seledri, menjadi yang paling diburu masyarakat pada kuartal III 2023 dibandingkan kuartal II 2022, dengan rata-rata peningkatan transaksi lebih dari 6,5 kali lipat. 

Sementara itu Medical Manager Halodoc, dr. Monica C. Dewi memaparkan, menjaga kesehatan mental sama pentingnya dengan menjaga kesehatan fisik. Menjaga kesehatan mental tak hanya membantu seseorang untuk terus menjalani hidup dengan baik, tetapi juga untuk tetap produktif, berkembang, serta berfungsi dengan optimal di lingkungan terkecilnya hingga di kelompok masyarakat. "Kami juga percaya bahwa kesehatan mental merupakan elemen penting untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat," ujarnya. 

wartawan
YUE

DPRD Bangli Terima RAPBD 2027 Senilai Rp1,32 Triliun, Fraksi-Fraksi Tekankan Keadilan dan Efektivitas Anggaran

balitribune.co.id | Bangli - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangli menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPRD Bangli, Jumat (25/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Punya Hipertensi, Masih Boleh Minum Kopi?

balitribune.co.id | Secangkir kopi sering menjadi tersangka ketika tekanan darah meningkat. Kabar baiknya, penderita hipertensi tidak selalu harus berpisah dengan kopi. Pedoman European Society of Cardiology tahun 2024 menyebut konsumsi kopi tidak berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi pada populasi umum; konsumsi moderat bahkan dalam penelitian observasional dikaitkan dengan risiko hipertensi yang lebih rendah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Grab Dorong Inklusivitas Lewat Edukasi Bahasa Isyarat dan Rompi Khusus Mitra Tuli

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grab Indonesia kembali menghadirkan semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.