Diposting : 1 April 2020 16:57
Ayu Eka Agustini - Bali Tribune
Bali Tribune / Ketut Ardana

balitribune.co.id | Denpasar - Event promosi pariwisata terbesar di Indonesia yang berlangsung setiap tahun atau Bali Beyond and Travel Fair (BBTF) kali ini tidak digelar oleh pihak panitia. Hal itu mengingat ratusan negara di dunia sedang fokus menghadapi ancaman virus Corona (Covid-19) yang telah menginfeksi ribuan orang di Tanah Air termasuk Bali.

Pandemi ini membawa dampak anjloknya perekonomian global dan masyarakat diminta untuk melakukan pencegahan penyebaran virus tersebut dengan melakukan jaga jarak sosial (social distancing) serta tidak membuat kegiatan yang mengumpulkan orang banyak. 

Ketut Ardana, Ketua BBTF dalam siaran persnya, Rabu (1/4) menyampaikan, mengingat situasi saat ini, komite BBTF telah mengumumkan bahwa tanggal BBTF, awalnya dijadwalkan pada 9-13 Juni 2020 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), akan ditunda hingga 8-12 Juni 2021 mendatang. 

"Kami di industri pariwisata berkomitmen mendukung pemerintah daerah, pusat dan otoritas kesehatan global dalam melakukan tindakan pencegahan penyebaran Covid-19," terang Ardana. 

Seperti diketahui, ajang pameran pariwisata yang mempromosikan potensi Bali dan sekitarnya ini setiap tahunnya mampu mendatangkan pembeli yang merupakan tour operator dari puluhan negara dan penjual dari sejumlah daerah di Indonesia. Pameran pariwisata yang diinisiasi oleh Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Bali tersebut berpotensi membukukan transaksi mencapai triliunan Rupiah per tahun."Penundaan BBTF ini pun sudah kami sampaikan kepada para pembeli dan penjual," ungkapnya.