Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cegah Penyebaran Covid-19, BBTF 2020 Ditiadakan

Bali Tribune / Ketut Ardana

balitribune.co.id | Denpasar - Event promosi pariwisata terbesar di Indonesia yang berlangsung setiap tahun atau Bali Beyond and Travel Fair (BBTF) kali ini tidak digelar oleh pihak panitia. Hal itu mengingat ratusan negara di dunia sedang fokus menghadapi ancaman virus Corona (Covid-19) yang telah menginfeksi ribuan orang di Tanah Air termasuk Bali.

Pandemi ini membawa dampak anjloknya perekonomian global dan masyarakat diminta untuk melakukan pencegahan penyebaran virus tersebut dengan melakukan jaga jarak sosial (social distancing) serta tidak membuat kegiatan yang mengumpulkan orang banyak. 

Ketut Ardana, Ketua BBTF dalam siaran persnya, Rabu (1/4) menyampaikan, mengingat situasi saat ini, komite BBTF telah mengumumkan bahwa tanggal BBTF, awalnya dijadwalkan pada 9-13 Juni 2020 di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC), akan ditunda hingga 8-12 Juni 2021 mendatang. 

"Kami di industri pariwisata berkomitmen mendukung pemerintah daerah, pusat dan otoritas kesehatan global dalam melakukan tindakan pencegahan penyebaran Covid-19," terang Ardana. 

Seperti diketahui, ajang pameran pariwisata yang mempromosikan potensi Bali dan sekitarnya ini setiap tahunnya mampu mendatangkan pembeli yang merupakan tour operator dari puluhan negara dan penjual dari sejumlah daerah di Indonesia. Pameran pariwisata yang diinisiasi oleh Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Bali tersebut berpotensi membukukan transaksi mencapai triliunan Rupiah per tahun."Penundaan BBTF ini pun sudah kami sampaikan kepada para pembeli dan penjual," ungkapnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Libur Nataru Berakhir, Ribuan Kendaraan Padati Pelabuhan Padang Bai

balitribune.co.id | Amlapura - Arus penyeberangan di Pelabuhan Padang Bai Karangasem pada puncak arus balik libur Natal dan Tahun Baru berlangsung padat. Pihak ASDP Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, mencatat adanya peningkatan arus kendaraan dan penumpang sejak tiga hari jelang puncak arus balik.

Baca Selengkapnya icon click

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.