Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Cewek Pengedar Sabu Dituntut 6 Tahun

Bali Tribune/ PENGEDAR – Dua cewek pengedar sabu saat menjalani sidang di PN Denpasar, Senin (2/7).
balitribune.co.id | Denpasar - Dua prempuan bernama Bayu Dita Dwiya (32) dan Okta Satriani (30), dituntut 6 tahun penjara dan denda 800 juta rupiah karena nekat menjadi pengedar narkotika jenis sabu di seputaran wilayah Denpasar Timur. Mereka dinilai terbukti bersalah melanggar Pasal 132 ayat (1) juncto Pasal 112 ayat (1) Undang-undang RI No.35/2009 tentang Narkotika.
 
Tuntuntan pidana itu sampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Luh Oka Ariani Adikarini di depan majelis hakim diketuai I Gde Ginarsa, Senin (1/7), di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Senin (2/7).
 
"Menuntut, majelis hakim yang mengadili dan memeriksa perkara ini supaya berkenan menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa dengan pidana penjara masing-masing selama enam tahun dikurangi masa penahanan sementara dan pidana denda 800 juta rupiah subsidair tiga bulan penjara," kata Jaksa Oka.
 
Jaksa Kejari Denpasar ini memiliki pertimbangan mengajukan tuntutannya. Pertimbangan meringankan terdakwa mengakui perbuatannya dan sopan di persidangan. Pertimbangan yang memberatkan perbuatan terdakwa merugikan kesehatan diri sendiri dan orang lain. "Terdakwa juga sudah pernah dihukum sebelumnya dalam kasus narkotika," imbuh JPU.
 
Menanggapi tuntutan JPU, dua terdakwa yang didampingi penasihat hukumnya Desi Purnani langsung mengajukan pembelaan lisan. "Yang Mulia, kami minta keringanan karena terdakwa sudah mengakui perbuatannya dan tidak akan mengulanginya. Selain itu, terdakwa juga merupakan tulang punggung keluarga, di sini ada keluarganya hadir langsung," tutur Desi.
 
Sidang dilanjutkan pekan depan dengan agenda putusan. Seperti diberitakan sebelumnya, dua terdakwa asal Jakarta, itu didakwa menjadi kurir sabu. Dalam dakwaan jaksa penuntut umum JPU Oka dua terdakwa biasa mengedarkan sabu di seputaran wilayah Tohpati, Denpasar Timur. Okta yang selanjutnya disebut terdakwa I berperan sebagai tukang tempel, sedangkan Dita (terdakwa II) bertugas mengamankan sabu di kamar kos.
 
“Kedua terdakwa mengaku barang tersebut milik Eka (masih DPO). Terdakwa mengaku disuruh mengedarkan sabu dengan imbalan biaya sewa kamar kos plus sabu gratis,” ujar JPU Oka di muka majelis hakim yang diketuai I Gde Ginarsa.  
 
Penangkapan terdakwa berawal dari polisi mendapat informasi dari masyarakat, bahwa di kamar kos di Jalan Nusa Indah Nomor 19, kamar nomor 6, Denpasar Timur, ada perempuan berperawakan tomboi dengan tinggi badan sekitar 183 centimeter, kulit sawo matang dan rambut pendek. Perempuan itu sering dipanggil Trapa.
 
Perempuan itu ditengarai sering mengedarkan sabu di sekitaran wilayah Tohpati, Denpasar Timur. Saksi polisi I Ketut Samardika dkk dari Satnarkoba Polresta Denpasar kemudian mengadakan penyelidikan. Pada Jumat (15/3/2019) pukul 18.00, saksi Sumardika dkk melihat seorang perempuan berbadan gemuk datang dari warung menuju ke kamar kos di Jalan Nusa Indah Nomor 19 kamar nomor 6.
 
Melihat gelagat mencurigakan, polisi mengamankan wanita tersebut. Setelah diamankan perempuan itu mengaku bernama Bayu Dita Dwiya (32) (terdakwa II). Setelah diinterogasi terdakwa II mengaku tinggal sekamar dengan perempuan yang ciri-cirinya sesuai informasi yang dikantongi polisi. 
 
Petugas kemudian mengajak terdakwa II masuk ke dalam kamar kos. Di dalam kamar ada seorang perempuan sedang tidur. Setelah dicek identitasnya perempuan sesuai informasi awal yang didapat polisi itu bernama Okta Satriani (terdakwa I).
 
Petugas kemudian menggeledah badan dan kamar terdakwa. Petugas menemukan satu plastik klip bening diduga sabu dengan kode A. petugas juga menemukan kotak perhiasan warna hitam di dalamnya berisi dua plastik klip berisi serbuk bening diduga sabu dengan kode B1 dan B2. “Selain itu juga ditemukan timbangan digital, alat isap sabu atau bong, belasan pipet, dan gunting,” imbuh JPU Oka.
 
Kedua terdakwa akhirnya dikeler ke Polresta Denpasar. Setelah ditimbang, sabu yang dikuasai terdakwa seberat 1,70 gram netto. “Kedua terdakwa mengaku tinggal di kamar kos tersebut sejak akhir Desember 2018 dengan biaya sewa kamar kos Rp 2 juta setiap bulannya,” tukas JPU.
 
Kedua terdakwa ditugaskan Eka untuk mengedarkan sabu. Terdakwa I mengaku berperan sebagai tukang tempel, sedangkan terdakwa II bertugas menunggu di dalam kamar. Terkadang terdakwa II bertugas memindahkan dan mengamankan sabu yang hendak ditempel. 
wartawan
Valdi S Ginta
Category

Tebar Senyum Ramadan, Anathera Resort Kuta Gelar CSR Buka Puasa Bersama Anak Yatim

balitribune.co.id | Kuta – Dalam semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan, Anathera Resort Kuta mengadakan kegiatan buka puasa bersama dengan anak-anak dari Yayasan As Sholeha Kelan pada Senin (9/3/2026). Acara yang berlangsung hangat ini diselenggarakan di Banjar Ballroom Anathera Resort Kuta dan dihadiri oleh sekitar 25 anak yatim dan piatu dari yayasan tersebut beserta pengurus.

Baca Selengkapnya icon click

ITDC Berbagi Berkah Ramadan di Tiga Kawasan Destinasi

balitribune.co.id | Badung - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) menyelenggarakan rangkaian program sosial Berkah Ramadan 2026 yang dilaksanakan pada Jumat, (13/3) di tiga kawasan pariwisata yang dikelola perusahaan, yaitu The Nusa Dua di Bali, The Mandalika di Nusa Tenggara Barat (NTB), dan The Golo Mori di Kabupaten Manggarai Barat,  Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Badung Gelar Korvei Kebersihan di Pantai Munggu

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung bersama DPRD Badung menggelar kegiatan korvei kebersihan lingkungan di kawasan Pantai Munggu, Kecamatan Mengwi. Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Gerakan Indonesia Asri yang dicanangkan oleh Pemerintah Pusat serta arahan Gubernur Bali dalam upaya memperkuat pelestarian lingkungan, khususnya di kawasan pesisir.

Baca Selengkapnya icon click

Cek Motor Gratis & Rehat Nyaman di Bale Santai Honda, Mudik Jadi Makin Seru

balitribune.co.id – Menyambut arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Astra Motor Bali bersama PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghadirkan layanan khusus bagi para pemudik pengguna sepeda motor Honda melalui program AHASS Siaga+. Program ini menjadi bentuk komitmen Honda dalam memastikan perjalanan mudik berlangsung aman, nyaman, dan menyenangkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NgabubuRide Honda Stylo 160 Bali, Astra Motor Bali Pererat Silaturahmi dengan Konsumen di Bulan Ramadan

balitribune.co.id | Denpasar – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Astra Motor Bali menggelar kegiatan kebersamaan bersama konsumen setia sepeda motor Honda melalui agenda NgabubuRide dan Buka Puasa Bersama pada Kamis (12/3/2026). Kegiatan ini menjadi momen spesial untuk mempererat silaturahmi sekaligus memberikan apresiasi kepada konsumen loyal Honda, khususnya pengguna Honda Stylo 160 di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Telkomsel Area Jawa Bali Siap Sambut Pemudik untuk Berlebaran dan Berliburan

balitribune.co.id | Denpasar - Memasuki periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026, Telkomsel Area Jawa Bali menegaskan komitmen “Melayani Sepenuh Hati” bagi pelanggan untuk bisa jalani Ramadan sepenuh hati. Terlebih lagi, wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi tujuan utama bagi para pemudik untuk berlebaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.