Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Covid-19 Surut, Penyakit Lain Jadi Atensi

Bali Tribune / STERILISASI – Di tengah melandainya kasus Covid-19 di Jembrana belakangan ini, kini kontrol populasi anjing melalui sterilisasi terus diintesifkan.

balitribune.co.id | NegaraPandemi Covid-19 akhir-akhir ini mulai mereda. Kini penanganan penyakit lainnya menjadi atensi Pemkab Jembrana. Salah satu yang kini menjadi perhatian serius adalah pencegahan penyebaran rabies yang melonjak drastis.

Berbagai upaya kini dilakukan untuk menekan kasus dan mencegah penyebaran rabies di Jembrana. Salah satu faktor yang menyebabkan merebaknya kasus rabies dan peningkatan kasus gigitan anjing positif rabies adalah peningkatan populasi anjing liar yang tidak terkontrol. Kini selain melalui respon kasus berupa vaksinasi rabies hingga eliminasi, juga dilakukan kontrol populasi.

Upaya kontrol populasi ini dilakukan melalui sterilisasi dengan sasaran wilayah yang menjadi zona merah kasus positif rabies di Kabupaten Jembrana. Kepala Dinas Pertanian Pangan Kabupaten Jembrana I Wayan Sutama mengakui kasus positif rabies di Jembrana tahun 2022 ini mengalami kenaikan. Lonjakan kasus positif rabies tersebut menurutnya terjadi karena vaksinasi bagi anjing di wilayah Jembrana belum optimal.

“Jembrana pada tahun ini merupakan kabupaten dengan kasus positif rabies tertinggi di Provinsi Bali,” ungkapnya.

Pihaknya menyebut estimasi populasi anjing di Jembrana sebanyak 40.955 ekor merupakan jumlah yang cukup tinggi.

“Tentu saja jumlah tersebut belum dapat memenuhi kebutuhan vaksinasi, akan kita optimalkan lagi, dan bekerjasama dengan yayasan lain yang bergerak di bidang ini.  Kami berharap dengan dilaksanakan kegiatan sterilisasi ini jumlah populasi anjing dapat menurun," jelasnya. 

Begitu pula Koordinator Medik Veteriner drh Ni Made Ayu Sukarmi Mega juga menyarankan masyarakat menjaga hewan peliharaan dengan baik. 

“Lakukan vaksinasi secara berkala, dan bertanggungjawab terhadap peliharaannya, untuk tidak meliarkan anjing, dan segara laporkan kepada petugas terdekat bila menemukan hewan yang terindikasi gejala rabies,” tegasnya.

Sementara itu seluruh fasilitas maupun tenaga kesehatan yang selama pandemi Covid-19 mewabah sejak awal tahun 2020 lalu difokuskan untuk penanganan kasus Covid-19, kini setelah kasus covid-19 mereda diminta agar difokuskan kembali untuk pelayanan dan penanganan masalah kesehatan yang lainnya.

“Kita tahu saat ini pandemi Covid-19 mulai mereda, maka dari itu saya memastikan fasilitas dan tenaga  kesehatan yang dulunya difungsikan khusus menangani Covid sekarang sudah kembali fokus ke masalah kesehatan yang lain," ujar Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna.

Terkait penyebaran rabies yang tinggi di Jembrana, pihaknya menyatakan upaya sterilisiasi sangat penting dilakukan untuk mengontrol populasi anjing liar sehingga dapat menekan angka kasus rabies akhir-akhir ini yang terjadi di Kabupaten Jembrana.

wartawan
PAM
Category

Setwan Bali Gali Strategi Publikasi Kegiatan Dewan di DPRD Provinsi DKI Jakarta

balitribune.co.id | Jakarta - Setelah melakukan kunjungan dalam rangka studi tiru terkait pengendalian banjir di Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Kamis (22/8), kunjungan kerja Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Setwan) Provinsi Bali bersama rombongan Forum Wartawan DPRD (Forward) Bali dilanjutkan ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta pada Jumat (10/10).

Baca Selengkapnya icon click

Wawali Arya Wibawa Hadiri Musda XI DPD Partai Golkar Kota Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa menghadiri Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kota Denpasar Tahun 2025 yang dibuka langsung Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Bali, Gde Sumarjaya Linggih, di Gedung Madu Sedana, Sanur Kauh, Minggu siang (12/10).  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Alih Fungsi Lahan di Badung Semakin "Gila-gilaan", Tahun 2024 Saja Mencapai 348 Hektar

balitribune.co.id | Mangupura - Masifnya pembangunan berdampak serius terhadap alih fungsi lahan di Kabupaten Badung.  Tercatat setiap tahun alih fungsi lahan terus bertambah. Bahkan alih fungsi lahan terjadi secara "gila-gilaan" pada tahun 2024. Dimana dalam setahun itu dua ratusan hektar lahan produktif di Gumi Keris berubah menjadi beton.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penenun Berusia Lanjut di Sidemen, Mengukir Keindahan Endek dan Songket

balitribune.co.id | Amlapura - Kecamatan Sidemen sejak dulu dikenal sebagai daerah sentra tenun Endek dan Songket di Kabupaten Karangasem. Jika berkunjung dan berwisata ke sejumlah DTW di Kecamatan Sidemen, maka sayup wisatawan akan mendengar derak dan hentakan alat tenun tradisional yang berasal dari beberapa sentra tenun yang ada di dekat sejumlah objek wisata alam di daerah ini.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.