Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dalam Semalam Tiga Rumah Dibobol Maling, Polisi: Belum Terima Laporan

Bali Tribune / Salah satu korban pencurian menemukan dompet yang dibuang pencuri di kebun anggur.
 
balitribune.co.id | Singaraja - Ditengah virus corona (Covid-19) mewabah, mencuat kekhawatiran akan adanya  peningkatan angka kriminalitas. Dan ke khwatiran itu  mulai terbukti setelah dalam semalam tiga rumah disatroni maling dengan modus congkel jendela. Diduga maling hanya menyasar uang tunai. Dari tiga tempat yang disasar, rata-rata korban kehilangan tas dan dompet hingga Hp.Ironisnya, usai menguras isinya, pencuri membuang barang bukti tas dan dompet disebuah kebun anggur. Peristiwa itu terjadi di Jalan Udayana, Seririt, Sabtu (18/4) menjelang dini hari.
 
Cerita korban, ia sempat memergoki pencuri tengah berada dalam kamar namun karena samar ia mengira salah satu keluaragnya. Namun setelah dipastikan itu pencuri, korban lantas berteriak dan mebangunkan tetangga.
 
"Kejadiannya sekitar pukul 02.00 dini hari, istri saya memergoki pencuri lantas berteriak," tutur Herman salah satu korban.
Setelah diperiksa, Herman kehilangan tas dan dompet berisi sejumlah uang. Namun pagi hari setelah bersama warga memeriksa keadaan sekitar, dompetnya ditemukan di kebun anggur, 200 meter dari rumahnya. "Maling masuk lewat jendela yang dicongkel," imbuhnya.
 
Korban lainnya bernama Novid, mengatakan, jejak kaki maling terlacak di pagar tembok sebelum masuk melalui jendela. Seluruh isi kamar di acak-acak namun hanya menyasar tas dan dompet.
"Dompet saya berisi uang tunai Rp 1 juta diambil isinya saja. Dan sebuah jam tangan diambil juga.Dompet berisi KTP, SIM dan surat pentingnya dibuang disekitar rumah," papar Novid.
Ia juga mengaku ngeri dengan aksi nekad pencuri yang memasuki kamar saat dia dan keluarga tengah tertidur.
"Ciri-ciri pelaku kurus tinggi dan saat berkasi mengenakan penutup wajah warna hitam,"jelasnya.
Menurut Novid, dini hari itu juga dia mengabarkan peristiwa itu ke polisi. "Pagi usai kejadian polisi sempat datang memeriksa keadaan," sambungnya.
 
Saat dikonfirmasi, kepolisian mengaku belum terima laporan adanya kasus pencurian yang menyasar tiga rumah di wilayah hukum Polsek Seririt tersebut.
Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya mengaku sudah mengkonfirmasi ke Polsek Seririt. Namun dikatakan belum ada laporan dari para korban.
"Tidak ada laporan kata Kanit (Kanitreskrim Polsek Seririt,red),"ujarnya via WA.
 
wartawan
Khairil Anwar
Category

1.800 Siswa Akan Pentaskan Tari Kolosal Tatenger Agung

balitribune.co.id I Bangli - Ribuan siswa Sekolah Dasar (SD) dan SMP  akan kembali ambil bagian dalam pagelaran tari kolosal  untuk memeriahkan HUT Bangli yang ke-822. Seperti tahun sebelumnya, tari kolosal akan dipentaskan tanggal 10 Mei 2026 setelah acara pokok, upacara peringatan HUT Bangli di Alun-Alun Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bapenda Denpasar Gencarkan Klaster Digital, ASN Dilarang Nunggak Pajak

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar terus melakukan berbagai terobosan untuk mengoptimalkan penerimaan pajak daerah. Tidak hanya menyasar masyarakat umum, Bapenda kini mewajibkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Denpasar untuk menjadi contoh dalam ketaatan membayar pajak melalui kanal digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

ASN Hingga TNI/Polri Dikerahkan Atasi Tumpukan Sampah di Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan mengerahkan ratusan personel gabungan dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri untuk menangani tumpukan sampah di seputaran Tabanan. Pengerahan ini dilakukan pada Selasa (5/5/2026) sore di sekitar 20 titik lebih lokasi, baik di Kecamatan Tabanan maupun di Kediri.

Baca Selengkapnya icon click

Imigrasi Jaring 62 WNA Pelanggar Aturan di Bali

balitribune.co.id I Denpasar - Sebanyak 62 warga negara asing (WNA) terjaring dalam operasi "Patroli Keimigrasian Dharma Dewata" yang digelar jajaran Imigrasi di wilayah Bali selama 20 hari terakhir. Puluhan WNA tersebut kedapatan melakukan berbagai pelanggaran keimigrasian, mulai dari penyalahgunaan izin tinggal hingga keterlibatan dalam aktivitas ilegal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.