Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dalam Tahapan Pembentukan Satgas Penurunan Harga Tiket Pesawat Domestik

Bali Tribune

balitribune.co.id | DenpasarKeluhan masyarakat terhadap mahalnya harga tiket pesawat domestik tampaknya mulai direspon pemerintah. Pasalnya, dalam akun resmi Kemenparekraf.ri, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan, pemerintah sedang dalam tahapan pembentukan Satgas untuk penurunan harga tiket pesawat domestik. "Langkah ini diambil guna menjawab keluhan dari masyarakat terkait mahalnya harga tiket pesawat domestik," ungkapnya, Selasa (16/7).

Menurutnya, langkah ini juga sedang dikaji lebih lanjut dengan melibatkan kementerian/lembaga terkait untuk membuat komponen lebih efisien. Sehingga dapat menurunkan harga tiket pesawat. "Semoga kebijakan ini nantinya mendorong peningkatan wisatawan nusantara untuk berwisata di Indonesia," ujarnya. 

Ia pun menjelaskan apa saja penyebab tingginya harga tiket pesawat. Pertama karena tingginya minat penerbangan global pascapandemi. Kedua, peran pendapatan kargo terhadap pendapatan perusahaan penerbangan. Ketiga, identifikasi rincian Cost Per Block Hour (CBH) yang merupakan komponen biaya operasi pesawat. Keempat, adanya beban pajak hingga beban biaya operasional.

Adapun beberapa kementerian yang terlibat dalam satuan tugas khusus yakni Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif serta kementerian/lembaga terkait lainnya. "Tim khusus dibentuk untuk mendorong efisiensi komponen pesawat, sehingga harga tiket pesawat domestik bisa lebih murah," imbuhnya. 

Kebijakan ini nantinya akan dikomandai oleh Komite Supervisi Harga Tiket Angkutan Penerbangan Nasional. "Sudah diadakan rapat koordinasi dan sudah diperintahkan ada sembilan langkah kedepannya, termasuk pembentukan Satgas untuk penurunan (harga) tiket pesawat. Semua akan dikaji dan dipastikan bahwa industri penerbangan kita efisien, seperti industri penerbangan di luar negeri," terangnya.

wartawan
YUE

Beraksi di 16 TKP, Geng Curanmor Asal Sumba Digulung Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Anggota Unit 1 Jatanras Satreskrim Polresta Denpasar berhasil meringkus komplotan pencurian sepeda motor (curanmor) lintas wilayah. Geng yang beranggotakan enam pemuda asal Sumba, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini diketahui telah beraksi di 16 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang tersebar di wilayah hukum Polresta Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.