Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Danrem 163/Wira Satya Pimpin Apel Gelar Pasukan Pam VVIP, Pagi Ini, Jokowi Resmikan Pembangunan Rumah Sakit Internasional

Bali Tribune/ PAM VVIP – Sebelum mrmbacakan amanat Pangdam IX/Udayana, Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, SH, mengecek satu persatu kesiapan personel dan peralatan yang akan digunakan dalam Pam VVIP.


balitribune.co.id | Denpasar - Kunjungan kerja (kunker) Presiden RI Ir H Joko Widodo (Jokowi) ke Provinsi Bali merupakan kehormatan, sekaligus kepercayaan yang diberikan oleh negara. Untuk itu, kehormatan dan kepercayaan ini harus dijunjung tinggi dengan cara berbuat maksimal, agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan kondusif, sehingga dapat memberi arti penting bagi peningkatan citra Provinsi Bali.

Demikian ditegaskan Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, SH, di Lapangan Apel Makorem 163/Wira Satya, Denpasar, akhir pekan lalu, saat membacakan amanat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, MSc.ketika menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Apel Gelar Pasukan Pengamanan (Pam) VVIP Kunker Presiden RI dan Iriana Joko Widodo beserta rombongan di Bali.

Pagi ini, Senin (27/12) Jokowi dijadwalkan menghadiri acara peresmian pembangunan Rumah Sakit Internasional di Bali. Dalam setiap Pam VVIP di wilayah Bali maupun Nusa Tenggara, Kodam IX/Udayana selalu bersinergi dengan Polda, Pemerintah Daerah Provinsi, dan unsur pendukung lainnya.

"Dalam pelaksanaan pengamanan kunjungan Presiden Republik Indonesia kali ini, kami mengerahkan sejumlah personel cukup besar yang memerlukan kejelasan tugas dan tanggung jawab, agar tujuan maupun sasaran pengamanan, baik obyek, rute, dan tempat pelaksanaan kegiatan dapat tercapai secara optimal," ujar Jenderal Husein Sagaf, didampingi Pgs Kapenrem 163/Wira Satya Mayor (K) Caj Ni Komang Artayani, SSos.

 Apel gelar pasukan ini dimaksudkan untuk mengecek kesiapan pasukan pengamanan, baik secara perorangan maupun satuan sesuai Prosedur Tetap (Protap) VVIP, serta melaksanakan koordinasi antar unsur, sehingga tidak terjadi kesalahan sekecil apapun.

Untuk itu kepada seluruh personel Satgas Pam VVIP diperintahkan untuk memahami dan menguasai prosedur tetap pengamanan VVIP, memegang teguh disiplin, melaksanakan rantai komando yang efektif dan efisien, peka terhadap perkembangan situasi, dan melaksanakan koordinasi secara optimal. Juga mengutamakan faktor keamanan personel dan materiil serta selalu melaksanakan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dan menerapkan 3M.

Tentunya, dalam pelaksanaan kegiatan Pam VVIP akan selalu berhubungan dengan masyarakat. "Untuk itu, jaga komunikasi yang baik dengan masyarakat  karena kita kuat bersama rakyat," katanya.

Pengamanan kepada Presiden, Wakil Presiden dan keluarganya menjadi tugas TNI dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP). Hal tersebut sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor: 34/Tahun 2004 tentang TNI.

Bertindak selaku Komandan Apel Gelar Pasukan Pam VVIP kali ini adalah Komandan Yonif Mekanis741/Garuda Nusantara (GN) Letkol Inf Riza taufiq hasan, SIP.. Turut hadir, Kasrem 163/Wira Satya Kolonel Inf IB Ketut Surya Wedana, Karo Ops Polda Bali, para Kasi Kasrem 163/Wira Satya, Kapendam IX/Udayana Letkol Kav Antonius Totok YP, SIP, Wadirlantas Polda Bali, Danyon Batalyon B Pelopor (mewakili Dansat Brimob Polda Bali), dan beberapa perwira terkait.

wartawan
JOK
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.