Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Delapan Warga Jadi Korban Gigitan Anjing Rabies

Bali Tribune/ TUNJUKKAN - Seorang balita yang menjadi korban gigitan anjing positif rabies di Desa Tuwed menunjukkan bekas gigitan yang dialaminya.
Balitribune.co.id | Negara - Rabies masih menjadi zoonosis yang mengkhawatirkan. Kasus gigitan anjing positif rabies kembali ditemukan di Jembrana. Kali ini delapan warga Desa Tuwed, Kecamatan Melaya menjadi korban gigitan anjing positif rabies.
 
Sebelumnya sempat jatuh dua korban meninggal dunia akibat gigitan anjing rabies, kini di Desa Tuwed kembali ditemukan kasus gigitan anjing positif rabies. Bahkan tahun 2020 ini sudah dua kasus gigitan terjadi di wilayah Desa Tuwed. Teranyar seekor kuluk (anakan anjing) peliharaan salah seorang warga di Banjar Taman dinyatakan positif rabies. Berdasarkan informasi, Rabu (5/8), sebelum diketahui positif rabies, kuluk ini bahkan sempat menggigit delapan orang warga termasuk seorang balita. Awalnya diketahui ada lima warga yang tergigit yakni Ni Ketut Meta (5) dan I Made Susanta Bagia (48) tergigit pada Senin (27/7), Hartatik (40) tergigit pada Selasa (28/7) dan I Nengah Juliada (48) tergigit pada Kamis (30/7). Kuluk yang baru berumur beberapa bulan tersebut sempat dikurung menunjukan kelakuan yang agresif bahkan menggit kandang sampai mulutnya berdarah. Kuluk jantan ini tiba-tiba mati pada Sabtu (1/8). Kerena adanya riwayat menggigit sejumlah warga sehingga dilakukan pengampilan sampel.
 
Berdasarkan hasil pemeriksaan sampel otak anjing di Laboratorium Balai Besar Veteriner (BB Vet) Denpasar, yang diterima pada Selasa (4/8) kuluk tersebut dinyatakan positif rabies.Berdasarkan penelusuran, diketahui juga ada empat orang warga lain yang juga digigit kuluk yang belum tervaksin rabies tersebut. Keempat warga yang sempat mengalami gigitan itu yakni Ni Made Wisani (40), I Made Marjaya (49), Ni Made Wiliasmi (41) danI Komang Tegar Mahendra (9). Semaunya telah diberikan Vaksi Anti Rabies (VAR).
 
Nantinya setiap dua minggu sekali seluruh korban gigitan akan diberikan VAR hingga tiga kali pemberian. Selain kuluk positfi rabies tersebut, dari hasil penelusuran juga diketahui induk anjing yang dipelihara oleh Made Sudita tersebut memiliki lima anakan, dua diantaranya dipelihara oleh tetangganya, seeokor diminta oleh salah seorang warga Desa Yehembang, Mendoyo dan seekor lainnya mati ditabrak motor. Instansi kini mulai melakukan vaksinasi serta eleminasi selektif terhadap anjing warga yang sempat kontak.
 
Kasi Keswan Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana, drh. I Gusti Ngurah Bagus Rai Mulyawan Surya Atmaja dikonfirmasi menyatakan kuluk tersebut menggigit tujuh orang dalam satu keluarga dan seorang tetangga pemilik. Setelah dinyatakan positif, pihaknya telah melakukan respon di wilayah Desa Tuwed. “Kami sudah langsung melakukan vaksinasi emergency karena pada bulan kemarin kita sudah melakukan vaksinasi massal di desa ini cuman anjing yang positif ini belum ter vaksinasi,” ujarnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Relokasi PKL Dauhwaru, Upaya Bupati Jembrana Ciptakan Ketertiban Tanpa Matikan Ekonomi Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Ruas jalan Ngurah Rai di selatan lapangan Dauhwaru, Jembrana yang selama ini kerap dikeluhkan pengguna jalan maupun pejalan kaki akan ditertibkan. Pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di bahu jalan dan di atas trotoar di kawasan tersebut akan direlokasi. Relokasi ini pun mendapat respon dari para PKL

Baca Selengkapnya icon click

Selesaikan Polemik Tata Ruang Jatiluwih, Sanjaya Beri Sinyal Moratorium Bangunan di Sawah

balitribune.co.id | Tabanan – Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya, memberikan sinyal terkait rencana penerapan moratorium pembangunan di areal persawahan Jatiluwih.

Langkah ini diambil sebagai jalan tengah untuk menyelesaikan polemik tata ruang sekaligus menyelamatkan ekonomi warga yang anjlok drastis akibat penyegelan sejumlah tempat usaha.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PHDI Kota Denpasar Tolak Wacana Nyepi Pada Tilem Kesanga

balitribune.co.id | Denpasar - Menyikapi wacana yang beredar luas tentang pemindahan Hari Suci Nyepi yang akan dirayakan pada Tilem Kesanga Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Denpasar menolak keras wacana tersebut. Penolakan tertuang dalam Surat Pernyataan Parisada Hindu  Dharma Indonesia Kota Denpasar tanggal 1 Januari 2026 dengan Nomor : 12/S.P/A/PHDI.DPS/I/2026 Tentang Isu Pergantian Hari Suci Nyepi Pada Tilem ke Sanga.

Baca Selengkapnya icon click

Resahkan Warga, ODGJ Lempar Tanah Kering ke Pemangku Dievakuasi ke RSJ Bangli

balitribune.co.id | Gianyar - Ulah seorang warga Banjar Taman, Desa Bedulu,  Blahbatuh, terhadap seorang pemangku meresahkan warga. Kejadiannya, Sabtu (3/1) pagi lalu,  saat itu Jero Mangku Marsa (70) jadi korban pelemparan menggunakan tanah kering saat berbelanja di sebuah warung. Pelakunya diketahui INS (55) warga setempat yang diketahui penderita kelaianan kejiwaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dana Desa Dipangkas Besar-besaran, Hasil Musdes Bakal Macet

balitribune.co.id | Singaraja - Sejumlah kepala desa mengeluhkan pemangkasan Dana Desa (DD) secara besar-besaran oleh pemerintah pusat. Mereka khawatir kebijakan itu akan berdampak serius pada pembangunan di desa, terelebih yang sudah dirancang melalui forum Musyawarah Desa (Musdes). Beberapa usulan masyarakat melalui musdes dipastikan sulit bisa diwujudkan.

Baca Selengkapnya icon click

Dilantik di Kebun Kakao, Pejabat Diminta Pikirkan Isi Perut Rakyat

balitribune.co.id | Negara - Mengawali tahun 2026, sejumlah pejabat di Jembrana mengalami pergeseran. Puluhan pejabat telah dilantik dan diambil sumpahnya. Bahkan pelantikan pejabat di awal tahun ini dilakukan dengan cara yang tak biasa. Seluruh birokrat di Jembrana pun kini kembali diingatkan untuk memikirkan isi perut rakyat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.