Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Desa Sumerta Kaja Gelar Lomba Ngelawar

ngelawar
JUARA - Seka teruna yang menjadi juara dalam lomba ngelawar yang digelar Desa Sumerta Kaja, di Pura Desa Sumerta, Minggu (20/8) sore lalu.

BALI TRIBUNE - Desa Sumerta Kaja, Kecamatan Denpasar Timur menggelar lomba Ngelawar dan Prani antar Sekaa Teruna se-Desa Sumerta Kaja, di Pura Desa Sumerta, Minggu (20/8) sore lalu. Lomba digelar untuk menjaga tradisi ngelawar agar tidak punah.

Perbekel Desa Sumerta Kaja, Wayan Purna, menyatakan lomba ngelawar antarseka teruna ini untuk melestarikan adat istiadat dan budaya berdasarkan agama Hindu. Dengan melibatkan seka teruna ini, diharapkan nantinya mereka bisa sebagai penerus dalam menjaga tradisi ngelawar ini.

‘’Untuk kegiatan lomba ngelawar ini melibatkan enam banjar yang ada di Desa Sumerta Kaja, yaitu Banjar Lebah, Banjar Pande, Banjar Peken, Banjar Kertabumi, Banjar Sima, dan Banjar Tegalkuwalon. Selain itu, lomba ngelawar ini juga berkaitan dengan menyambut HUT ke-72 RI dan mempererat hubungan antara banjar ini,’’ ujar Purna.

Dengan adanya lomba ngelawar ini, diharapkan nantinya para seka teruna ini bisa melajutkan tradisi ini untuk menggantikan orang tuanya di banjar, baik di dalam upacara keagamaan di pura, maupun upacara lainnya. Untuk bahan yang dipersiapkan dalam lomba ini, lanjut Purna, Desa Sumerta Kaja mempersiapkan dari dana APBDes Sumerta Kaja, dan seka teruna ini tinggal melaksanakan lomba. ‘’Dalam lomba ngelawar ini yang dinilai adalah cara penggarapan, adonan lawar, dan rasa lawar dengan melibatkan tim juri dari Dinas Kebudayaan Kota Denpasar,’’ ucapnya.

Tim Juri, I Gede Anom Ranuara, didampingi juri lainnya, Wayan Sumatra, dan Nyoman Buana Giri, mengungkapkan yang dinilai dalam lomba ngelawar ini yakni cita rasa, kerjasama, keterampilan dan higienitas atau kebersihannya. Meski lawar itu rasanya enak, namun jika penyajiannya atau prosesnya tidak bersih maka nilainya diturunkan.

‘’Lawar ini merupakan olahan mentah dan memposisikan bahan mentah ini dengan bumbu yang diporposikan untuk menangkal dan menanggulangi kemungkinan timbulnya bakteri-bakteri. Selain itu, lawar ini juga mencari rasa dalam istilah Bali menyatukan rasa antara komponen satu, dua dan tiga dengan kebersamaan yang merupakan simbolisasi sesuah bentuk keorganisasian yang terjalin, seperti halnya ada yang mengolah bumbunya dan lain-lainnya yang disatukan. Nah inilah sang aktor atau sang pemimpin yang menentukan kapasitas apa dominan dan kapasitas pelengkap yang membuat sajian itu menjadi enak,’’ jelasnya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Disnaker dan Imigrasi Perketat Pengawasan PMI Ilegal

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) bersama Kantor Imigrasi dan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) terus memperkuat pengawasan untuk mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan keberangkatan pekerja migran ilegal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Banjir Rob Terjang Pantai Mongalan Kusamba

balitribune.co.id I Semarapura - Air pasang kembali menerjang kawasan Pantai Mongalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Selasa (19/5/2026). Kondisi tersebut menyebabkan satu rumah warga yang sudah luluh lantak, kembali diterjang ombak ganas air laut akibat abrasi yang terus terjadi di pesisir pantai tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Semarak Hari Posyandu 2026, Bunda Rai Pantau Transformasi Posyandu 6 SPM di Desa Mambang, Selemadeg Timur

balitribune.co.id | Tabanan - Semarak Hari Posyandu Tahun 2026 di Kabupaten Tabanan berlangsung penuh antusias melalui pelaksanaan pelayanan Posyandu 6 SPM serentak yang digelar di tingkat desa/kelurahan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click

Sasar Tiga Desa Percontohan, Bangli Targetkan Digitalisasi Data Desa

balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah Kabupaten Bangli memperkuat fondasi pembangunan berbasis data dengan meluncurkan program Desa Cinta Statistik atau “Desa Cantik” 2026. Pencanangan dilakukan secara hybrid di Ruang Rapat Krisna Setda Bangli pada Selasa (19/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.