Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Di Eks Galian C Klungkung Ditengarai Ada Empat Lokalisasi Esek-esek

lokalisasi
DISIDAK - Eks galian C menjadi tempat mangkal para duktang yang sempat disidak aparat sebelumnya.

BALI TRIBUNE - Keberadaan ODHA di wilayah Kabupaten Klungkung belakangan ini bagaikan api dalam sekam. Fakta di lapangan ditemukan adanya orang dengan terinveksi viris HIV/AIDS atau ODHA sekitar 38 orang sesuai dengan data resmi. Kemungkinan lain masih tersembunyi orang dengan penderita penyakit tersebut di masyarakat karena tidak terdeteksi oleh petugas kesehatan Klungkung.

Kepastian adanya orang yang mengalami ODHA sekitar 38 orang di Kabupaten Klungkung ini dikatakan oleh Ketua KPPA Klungkung Wayan Sumanaya. Menurutnya, kemungkinan masih ada yang tidak terdata dengan masih ditemukannya banyak gubuk gubuk liar prostistusi uatamanya di lokasi eks Galian C Gunaksa maupun Tangkas. ”Yang jelas penderita ODHA di kabupaten Klungkung sampai saat ini terdata sekitar 38 orang,” sebutnya.

Sementara itu dengan adanya sinyalemen temuan sekitar 4 gubug tempat prostitusi liar di wilayah eks Galin C Gunaksa maupun Tangkas mengundang keprihatinan semua pihak  karena jika itu dibiarkan bakal meledaknya penyebaran penyakit ODHA di masyarakat. Ketika hal itu dikonfirmasi kepada Kepala Satpol PP/Damkar KLungkung Putu Suarta menyatakan pihaknya sudah berupaya melakukan penertiban terhadap gubuk gubuk liar yang ada diarea eks Galian C Gunaksa maupun Tangkas ini dengan melakukan sidak duktang dan sejenisnya. “Tetapi untuk menuju lokasi di eks Galian C Gunaksa maupun Tangkas agak kesulitan hal itu karena terkendala akses jalan untuk sampai ke selatan  dilokasi gubuk gubuk tersebut tidak bisa .Rencananya akan dijadwalkan ulang untuk mengecek keberadaan lokalisasi tersebut secara pasti sambil kita mencari jalan lewat mana kita bisa masuk untuk mengecek lokalisasi tersebut nanti,” ujar  Putu Suarta.

Dirinya juga menjadwalkan untuk melakukan koordinasi dengan KPA (Komisi Penanggulangan Aids ). Menurutnya dari penelusuran anak buahnya beberapa bulan belakangan ini  diketshui ada sekitar 4 Gubuk gubuk  lokalisasi liar di eks galian C Gunaksa maupun Tangkas. Menurut KPAA Klungkung kawasan gubuk gubuk inilah yang rentan dari penyebaran Penyakit HIV/AIDS yang masif.

Tim Yustisi Pemerintah Kabupaten Klungkung, Selasa(10/4), sempat  melakukan sidak administrasi kependudukan kepada para penduduk pendatang (Duktang). Sidak yang dipimpin Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kab. Klungkung I Putu Suarta menyasar permukiman wilayah eks galian C Desa Gunaksa dan Desa Tangkas. Putu Suarta mengatakan langkah ini dilakukan berdasarkan laporan masyarakat setempat yang melihat maraknya berdatangan penambang pasir liar yang berasal dari luar Kabupaten Klungkung dan bahkan dari luar Bali.

Dalam Sidak yang dilakukan di dua lokasi berbeda tersebut terjaring 52 Duktang yang belum melaporkan diri ke aparat desa setempat. 32 duktang berada diwilayah Eks Galian C desa Tangkas dan 20 Duktang di Eks Galian C Desa Gunaksa. Rupanya sidak yang digelar saat itu rupanya kelupaan menyasar gubuk gubuk tempat esek esek liar yang keberadaannya bertebaran  ada sekitar 4 gubuk liar.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Kawanan Tokek Besarang di AC, Petugas Damkar Ambil Peran

balitribune.co.id | Gianyar - Tidak hanya dalam kondisi kedaruratan, urusan tangkap tokek pun, warga mengandalkan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gianyar. Syukurnya, petugas gerak cepat ini tak pilih-pilih pelayanan, bersarang di dalam AC, selusin tokek pun berhasil dievakuasi di rumah warga Banjar Bungsu, Desa Singapadu, Sukawati.

Baca Selengkapnya icon click

Dukung Ekonomi Kerakyatan, Belasan Pedagang Kecil Diberikan Booth Kontainer

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah Kabupaten Jembrana terus memperkuat pemberdayaan usaha mikro dan warung kecil. Salah satu upaya yang dilakukan dengan menyalurkan bantuan booth kontainer kepada para pedagang. Langkah ini sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan ekonomi kerakyatan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Pastikan Pembangunan 4 Akses Jalan Baru Sudah Berproses, Target Rampung Akhir 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Rencana Pemkab Badung dalam membuka 4 akses jalan baru untuk mengatasi kemacetan di wilayah Kabupaten Badung sudah berproses untuk pembebasan lahan. Hal tersebut disampaikan Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa yang ditemui di Kantor Bupati, Puspem Badung, Kamis (7/1).

Baca Selengkapnya icon click

Dunia Seni Bali Berduka, Sang Maestro Patih Agung Tutup Usia

balitribune.co.id | Gianyar - Tahun 2025, munculnya banyak pemeran Patih Agung muda dalam pagelaran Drama Gong, sosok Prof. Dr. Drs. I Wayan Sugita, M.Si seakan jadi tongkatan. Jejak digitalnya pun terus muncul sebagai pembanding. Namun sayang, sang maestro yang juga Guru Besar Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) keburu berpulang. Kabar ini pun langsung  mengejutkan semua kalangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pimpin Sertijab Kapolsek, Kapolres Gianyar Tekankan Profesionalisme

balitribune.co.id | Gianyar - Polres Gianyar melaksanakan upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kabag SDM, Kasat Polairud, Kapolsek Payangan, serta Pelantikan Jabatan Kapolsek Blahbatuh yang berlangsung di Aula Rupatama Catur Prasetya Polres Gianyar, Kamis (8/1/2025), dipimpin oleh Kapolres Gianyar AKBP Chandra C.

Baca Selengkapnya icon click

Beraksi di Sejumlah Tempat, Penipu Asal Badung Dibekuk di Gilimanuk

balitribune.co.id | Negara - kuat menjadi pelaku penipuan lintas wilayah di Kabupaten Jembrana akhirnya terhenti di ujung barat Pulau Bali. Terduga pelaku berinisial IGDA (19), asal Jimbaran, Kabupaten Badung, dibekuk aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Kawasan Pelabuhan Gilimanuk saat hendak menyeberang ke Pulau Jawa, Selasa (6/1/2026) malam.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.