Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Di Gianyar Masih Banyak Rumah Tidak Layak Huni

Bali Tribune/ BEDAH RUMAH - Masih banyak rumah tidak layak huni, program bedah rumah berlanjut hingga 2021.
Balitribune.co.id | Gianyar - Rasionalisasi anggaran adalah solusi pemerintah daerah dalam menghadapi Pandemi Covid-19, bukan menjadi halangan bagi Pemkab Gianyar untuk mensukseskan program bedah rumah dan rehab rumah. Setelah sukses merampungkan targetnya di tahun 2020, program yang sangat dirasakan mayarakat ini dipastikan berlanjut untuk tahun 2021.  Terlebih masih ditemukan ratusan rumah tidak layak huni di daerah-daerah pelosok.
 
Kepala Dinas Permukiman, Penataan Rumah Kumuh dan Pertanahan, Gusti Ngurah Suastika, Rabu (4/11), mengungkapkan, di tahun 2021 mendatang Pemkab Gianyar bakal menggelontor bedah rumah sebanyak 144 unit, rehab rumah 126 dan 32 unit jamban atau MCK. Disamping itu, dari pusat juga ada bantuan DAK untuk perangsang pembangunan rumah layak sebanyak 152 unit. Satu unit dana perangsang pembangunan rumah dari pusat senilai Rp 17,5 juta. “Ini sebagai perangsang saja, selebihnya diusahakan penerima bantuan," ungkap Gusti Suastika.
 
Untuk bantuan perumahan di Tahun 2020 ini, pembangunannya sudah rampung dan serah terima. Jumlah bedah rumah yang telah digelontor sebanyak 144 unit, rehab rumah sebanyak 176 unit dan bantuan jamban keluarga sebanyaj 40 unit. "Bantuan di Tahun 2020 sudah serah terima. Semuanya sudah tuntas, sehingga awal Januari nanti sudah mulai bantuan tahun 2021," ungkapnya.
 
Menindaklanjuti itu, pihaknya berharap seluruh perbekel dan lurah bisa mengajukan proposal untuk bantuan.  Terlebih  di lapangan  sendiri terutama di Gianyar Utara masih banyak warga yang belum memiliki rumah layak huni. "Di pelosok-pelosok masih banyak yang tercecer," terangnya.
 
Disisi lain, sebutnya ada warga yang rumahnya tidak layak huni, namun memiliki kebun sampai 1 hektar. Walau demikin, tegasnya, warga ini tetap mendapat bantuan untuk mendapatkan rumah layak huni, sambari memberi pembinaan untuk merubah pola pikir  warga agar lebih giat mengelola lahannya. Sedangkan bantuan yang diberikan sama sekali tidak bisa berupa titipan dari siapapun, mengingat setelah pengajuan proposal dilakuka  verifikaai ke lapangan. "Yang kita bantu rumah tidak layak huni, sesuai kriteria. Kalau tidak sesuai, otomatis gugur," pungkasnya. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

Peringati Hari Kartini dengan "Sekar Badung" 2026 Dorong Perempuan Lebih Berdaya, Kreatif dan Mandiri

balitribune.co.id | Mangupura - Memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026, Pemerintah Kabupaten Badung bersama Tim Penggerak (TP) PKK Badung menggelar Perayaan Puncak "Semangat Kartini (Sekar) Badung" Tahun 2026 yang dipusatkan di Balai Budaya Giri Nata Mandala, Puspem Badung, Selasa (21/4/2026). Acara ini dihadiri Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD Badung Gusti Anom Gumanti, Ketua TP.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kisah Bayi Lutung Jawa, Hasil Beli yang Berakhir di Pusat Konservasi

balitribune,co.id | Denpasar - Upaya penyelamatan satwa liar kembali dilakukan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Bali melalui tim Wildlife Rescue Unit (WRU). Dalam operasi terbaru, dua satwa dilindungi berhasil diamankan dari lokasi berbeda, yakni seekor elang tikus dari Kabupaten Tabanan dan seekor bayi lutung jawa dari Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hambat Investasi, Aturan RDTR Singaraja Dicabut

balitribune.co.id | Singaraja - Tren investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan grafik peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan ini didominasi oleh masuknya Penanaman Modal Asing (PMA). Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Buleleng terus melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi agar iklim investasi berjalan semakin lancar.

Baca Selengkapnya icon click

Gumitir Bersemi, Petani Bali Semringah

balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah petani bunga gumitir di Petang Kabupaten Badung mengaku saat ini cuaca yang cenderung cerah sangat mendukung hasil panen bunga gumitir. Ditemui saat panen bunga gumitir di Petang, Selasa (21/4), Jero Pudak mengatakan, bersama tiga orang petani lainnya dalam sehari panen bunga gumitir sebanyak 3 pikul bunga yang kerap digunakan untuk ritual Hindu di Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.