Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Di ITB Berlin Pelaku Pariwisata Tegaskan Bali Berkomitmen Perangi Sampah Plastik

Bali Tribune/ MEMERANGI - Saat pelaku pariwisata Bali dihadapan tour operator di Eropa menegaskan komitmennya memerangi sampah plastik sekali pakai

Badung, Bali Tribune – Seni, budaya dan alam Bali dipamerkan diajang promosi pariwisata terbesar di dunia yaitu ITB Berlin pada beberapa waktu lalu. Kepala Dinas Pariwisata Daerah Bali, Anak Agung Yuniartha menegaskan bahwa ITB Berlin merupakan momentum yang baik selain untuk menggaet lebih banyak pasar Eropa yang berkualitas juga sebagai ajang menjelaskan kepada dunia internasional mengenai Bali telah konsen dan peduli terhadap bahaya sampah plastik. Bahkan berkomitmen untuk mengurangi sampah plastik sekali pakai yang telah diimplementasikan di Bali sejak awal tahun 2019.  "Kita berani menyuarakan dan mengklarifikasi pemberitaan negatif tentang Bali terutama masalah sampah plastik yang sempat diberitakan terlalu negatif dan juga dimanfaatkan oleh oknum kompetitor kita dalam melakukan black campaign untuk Bali. Ini juga menjadi misi kita bersama dalam sales mission di ITB Berlin," katanya dalam siaran persnya, Selasa (12/3). Dia menjelaskan bahwa Bali serius mengurangi sampah plastik melalui Pergub Nomor 97 Tahun 2018 sebagai bentuk komitmen bersama dalam memerangi sampah plastik sekali pakai. Promosi pariwisata Bali di ITB Berlin diyakini mampu mencuri perhatian mayoritas industri pariwisata dunia yang sedang berkumpul di ajang tersebut.  Di ITB Berlin terdapat pelaku industri pariwisata dari 180 negara di 5 benua dengan sebanyak 1000 pembeli yang berkualitas. Disamping itu terdapat 10.000 peserta pameran dan mencapai 165.000 pengunjung yang sedang berada di Kota Berlin.  Ketua Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Badung, IGN Rai Suryawijaya mengungkapkan saat promosi di ITB Berlin tidak sedikit media asing dan para blogger yang melontarkan pertanyaan terkait keamanan di Bali. "Dalam menyebarkan informasi positif tentang Bali saat ini sangat diperlukan mengingat ketatnya persaingan destinasi di Asean seperti Laos, Filipina, Myanmar dan Kamboja telah mengenjot pariwisatanya. Jangan sampai destinasi kita tertinggal," katanya. Rai menyampaikan, pada April 2019 mendatang bertepatan bulan Pilpres diperkirakan akan ada rasa ketakutan dari wisatawan karena situasi politik. Namun kondisi kunjungan akan membaik saat musim liburan mulai bulan Juni hingga beberapa bulan ke depan. Dengan demikian promosi masih harus tetap dilakukan. Mengingat destinasi lainnya di dunia juga melakukan hal yang sama. "Kita harus mengejar ketertinggalan kedatangan wisatawan asing ke Bali pada periode Januari-Maret," tegas Rai. Sebab pada periode ini kunjungan wisatawan asing ke Bali sebanyak 15 ribu orang rata-rata per hari. Sedangkan untuk mencapai target 8 juta yang ditetapkan untuk Bali oleh Kementerian Pariwisata pada tahun 2019 ini harus ada sebanyak 21.918 wisatawan asing per hari. "Ini yang harus kita kejar untuk mencapai target dari kementerian. Sedangkan Provinsi Bali sendiri menargetkan 7 juta kunjungan turis asing ke Bali tahun ini namun untuk Badung menargetkan 6,8 juta turis asing," bebernya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.