Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diakui Dunia, Anjing Kintamani akan Digarap Serius

Bali Tribune / KONTES ANJING - Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat menyerahkan piala pemenang kontes Anjing Kintamani di Alun-alun Bangli, Minggu (8/5).

balitribune.co.id | BangliMelihat potensi yang menjanjikan, maka pelestarian Anjing Kintamani di Bangli akan digarap serius. Banyak anjing Kintamani di kirim ke luar negeri, namun justru dari penangkaran dari luar Bali. Hal tersebut disampaikan Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta saat membuka kontes Anjing Kintamani yang berlangsung di Alun-alun Bangli, Minggu (8/5).

Bupati Sedana Arta mengatakan, serangkaian HUT ke-818 Bangli diselenggarakan kontes anjing Kintamani. Lewat kegiatan ini pihaknya berharap dapat menggugah masyarakat khususnya para penggemar anjing Kintamani agar lebih menyayangi Anjing Kintamani. Seperti halnya menyayangi anjing ras lainnya.

"Anjing Kintamani jika dipelihara dengan perawatan yang baik akan mampu menunjukkan intelegensi dan penampilan yang tidak kalah dengan anjing ras lainnya," ujar bupati dari PDI-P ini.

Kata Sedana Arta, pemerintah kabupaten Bangli akan memberikan dukungan terkait dengan pengembangan dan pelestarian anjing kintamani ini. 

Mantan anggota DPRD Bali ini menjelaskan, Pemkab Bangli telah memiliki payung hukum dalam bentuk  Perda Nomor 04 tahun 2015 tentang perubahan atas perda nomor 02 tahun 2010 tentang kawasan pelestarian Anjing Kintamani Bali. Dimana perda nomor 04 tahun 2015 adanya pengakuan terhadap 3 jenis warna dan campurannya pada anjing kintamani yaitu warna putih, hitam dan anggrek serta pengembangan kawasan pelestarian menjadi Desa Sukawana, Siakin dan Pinggan. 

Kata Bupati Sedana Arta, sesuai informasi Perkin Bali, untuk masyarakat luar Bali bisa menjual anjing Kintamani ke luar negeri dengan harga puluhan juta rupiah. Sementara masyarakat Bangli saat ini baru bisa menjual  anjing KIantamani dengan harga Rp 2,5 juta higga Rp 5 juta.

"Anjing Kintamani diekspor ke Belanda, Belgia. Tapi justru dari penangkaran di luar Bangli dan Bali. Permintaan anjing Kintamani terbilang banyak tentu ini potensi yang besar," sebutnya. 

Melihat potensi besar tersebut, pihaknya terus akan mendorong masyarakat Kintamani khsusunya di tiga desa untuk membuat breeder-breeder baru. 

Kemudian upaya atau langkah yang akan dilakukan pemerintah daerah seperti memperbanyak pameran nasioanal dan internasional. Pihaknya akan berkoordinasi dengan Gubernur serta kementerian terkait upaya tersebut. "Pemerintah daerah mendukung infrastruktur untuk pengembangan anjing Kintamani," ujarnya. 

Berkaitan dengan lomba anjing Kintamani, jelasnya, kali ini paling besar. Dimana, puluhan anjing Kintamani ikut dalam lomba. "Melalui kontes anjing Kintamani Bali, akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bangli," ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan pangan dan Perikanan Kabupatemn Bangli I Made Alit Parwata menyebutkan keberadaan anjing Kintamani merupakan salah satu unsur Biodeversity yang menjadi salah satu pendukung dari Batur Unesco Global Geopark Network. Trah Anjing Kintamani juga telah mendapat pengakuan sebagai Anjing Ras Dunia dari Federation Cynecologue Internasional (FCI) yaitu organisasi anjing trah seluruh dunia yang bermaskas di Thuin Belgia, dengan demikian, maka anjing kintamani sudah bisa disejajarkan dengan trah anjing yang lain, seperti Buldog, Pitbull, Shithzui, Siberian Husky, Dalmention, Cihuahua dan lain-lain. 

"Kontes kali ini merupakan wujud nyata perhatian Pemerintah terhadap pelestarian anjing Kintamani," ungkapnya.

wartawan
SAM

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai Maret Jadwal Poli RSD Mangusada Berubah, DPRD Minta Warga Ikut Memantau

balitribune.co.id I Mangupura - Warga Kabupaten Badung perlu memperhatikan jadwal baru di RSD Mangusada. Pasalnya, terhitung mulai Maret hingga Agustus mendatang, layanan poliklinik akan diujicoba menjadi lima hari kerja.  Pihak RSD mengklaim perubahan jadwal layanan poli ini untuk meningkatkan efektivitas pelayanan bagi pasien.

Baca Selengkapnya icon click

Polres Klungkung Amankan Pelaku Penipuan dan Penggelapan

balitribune.co.id I Semarapura - Satuan Reserse Kriminal Polres Klungkung yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Reno Chandra Wibowo, S.Tr.K., S.I.K., melalui Kanit I Satreskrim IPDA I Putu Satria Mahotama Putrawan, S.Tr.K., berhasil mengamankan seorang pria berinisial WT (29), asal Sumbawa, terkait dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hendak Cek Sapi di Kandang, Warga Sanggalangit Justru Temukan Jasad di Saluran Irigasi

balitribune.co.id I Singaraja - Warga Banjar Dinas Kayu Putih, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng digegerkan dengan temuan jasad seorang pria di saluran irigasi, Minggu (22/2/2026) sekitar pukul 05.30 Wita. Tubuh korban pertama kali ditemukan warga yang sedang membersihkan saluran air yang meluap.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Buleleng Kucurkan Hibah Rp 13,8 Miliar untuk Desa Adat dan Subak

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian adat dan sistem pertanian tradisional. Hal itu ditandai dengan penyerahan bantuan hibah oleh Bupati I Nyoman Sutjidra kepada desa adat dan lembaga subak se-Buleleng dalam rapat koordinasi virtual dari Kantor Bupati, Senin (23/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.