Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dianggap Mahal, Retribusi Sampah Tuai Keluhan

Motor cikar (moci) untuk mengangkut sampah yang dibagikan kepada masing-masing banjar di Kota Denpasar. (nanda)

Denpasar, Bali Tribune

Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar mulai memberlakukan Perwali Nomor 11 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Sampah. Pascaberlakunya Perwali ini, sebanyak 40 motor cikar (moci) roda tiga telah dibagikan pada kelurahan se-Denpasar untuk menerapkan sistem swakelola sampah di tingkat banjar.

Namun, sistem swakelola ini mulai menuai keluhan dari masyarakat. Terutama karena retribusi yang dianggap terlalu mahal. Pasalnya, setiap bulan warga harus membayar hingga Rp50 ribu untuk kategori rumah tangga. Bahkan tarifnya bisa jauh lebih tinggi tergantung volume sampah yang dihasilkan.

“Tiap bulan saya dikenakan tarif Rp50 ribu. Tetangga-tetangga juga mengeluhkan yang sama. Padahal ada yang pakai gerobak hanya bayar Rp15 ribu. Ini kok jadi mahal sekali,” ungkap salah seorang warga bernama Wayan tinggal di wilayah Desa Sumerta Kaja.

Terkait keluhan warga ini, Kepala Bidang Kebersihan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Denpasar, Ketut Adi Wiguna, menjelaskan, tarif angkut sampah per bulan ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah atau paruman banjar masing-masing.

 “Standar tarifnya Rp30 ribu per bulan. Tarif ini untuk kategori sampah rumah tangga. Besaran tarif itu, selalu berdasarkan kesepakatan banjar,” jelasnya, Rabu (07/12/2016). Karena itu, tarifnya pun berbeda-beda setiap banjar. Semakin banyak volume sampahnya, tentu tarifnya menyesuaikan.

Penyesuaian tarif juga berlaku untuk rumah tangga yang memiliki warung atau toko. Sebab, secara otomatis volume sampahnya semakin besar. “Beda lagi ketika volume sampahnya cukup tinggi, semisal pemilik toko atau warung bisa dikenakan antara Rp50 ribu sampai Rp75 ribu,” jelasnya.

Untuk tidak menimbulkan polemik, pihaknya meminta kepada warga untuk bertanya langsung kepada kelihan banjar atau lurah setempat terkait tarif. Seperti diketahui, Pemkot Denpasar melalui DKP telah menelorkan sebuah perwali baru tentang pengelolaan sampah, yakni Perwali nomor 11 Tahun 2016.

Perwali ini mempertegas tugas pokok dan fungsi DKP, lurah, kepala desa, kepala dusun, hingga kepala lingkungan terkait pengelolaan sampah. Sejak diberlakukan perwali ini, warga Kota Denpasar dilarang menaruh sampah di depan rumah, telajakan, pinggir jalan dan di atas trotoar.

Warga diwajibkan membuang sampah secara mandiri ke tempat pembuangan sampah sementara atau ikut program swakelola sampah di banjar, desa atau kelurahan terdekat. Yang melanggar, akan kena sanksi sesuai Perda 3 Tahun 2015 yakni denda maksimal Rp50 juta atau kurungan penjara 3 bulan.

Dengan Perwali ini, kaling, kadus maupun lurah mempunyai tugas tambahan membentuk kelompok swakelola sampah yang tugasnya mengangkut sampah dari sumber sampah ke TPSS (tempat pembuangan sampah sementara, red) dengan kendaraan roda tiga atau gerobak.*

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Banjir Rob Terjang Pantai Mongalan Kusamba

balitribune.co.id I Semarapura - Air pasang kembali menerjang kawasan Pantai Mongalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, Selasa (19/5/2026). Kondisi tersebut menyebabkan satu rumah warga yang sudah luluh lantak, kembali diterjang ombak ganas air laut akibat abrasi yang terus terjadi di pesisir pantai tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Semarak Hari Posyandu 2026, Bunda Rai Pantau Transformasi Posyandu 6 SPM di Desa Mambang, Selemadeg Timur

balitribune.co.id | Tabanan - Semarak Hari Posyandu Tahun 2026 di Kabupaten Tabanan berlangsung penuh antusias melalui pelaksanaan pelayanan Posyandu 6 SPM serentak yang digelar di tingkat desa/kelurahan. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tabanan, Ny.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sasar Tiga Desa Percontohan, Bangli Targetkan Digitalisasi Data Desa

balitribune.co.id | Bangli - Pemerintah Kabupaten Bangli memperkuat fondasi pembangunan berbasis data dengan meluncurkan program Desa Cinta Statistik atau “Desa Cantik” 2026. Pencanangan dilakukan secara hybrid di Ruang Rapat Krisna Setda Bangli pada Selasa (19/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sidak KEK Kura Kura Bali, Pimpinan Dewan Ingatkan Pansus TRAP Soal Ranah Kewenangan Pusat

balitribune.co.id | Denpasar - Pimpinan DPRD Provinsi Bali menyoroti pola kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) dalam menjalankan fungsi pengawasan, khususnya terkait dugaan pelanggaran di kawasan strategis seperti Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali di Serangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Promo KPR Prima, Bank Lestari Bali Bidik Pemilik Rumah Baru di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Bank Lestari Bali (BPR) menghadirkan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bertajuk "KPR Prima" dengan penawaran bunga spesial mulai 6,75 persen per tahun. Promo ini berlaku terbatas, mulai 11 Mei hingga 31 Mei 2026, dan ditujukan untuk mendorong akses pembiayaan hunian yang lebih kompetitif bagi masyarakat Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Rai Wirata Hadiri Penutupan Badung Paskibraka Competition 2026

balitribune.co.id | Mangupura – Anggota DPRD Kabupaten Badung, Made Rai Wirata mewakili Ketua DPRD Badung menghadiri penutupan Lomba Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB) Badung Paskibraka Competition (BPC) 2026 di GOR Dati II Mengwi, Minggu (17/5/2026). Kegiatan yang berlangsung meriah dan penuh semangat tersebut merupakan bagian dari Sub Kegiatan Pembinaan terhadap Aktivitas Kepaskibrakaan dan Purnapaskibraka di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.