Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dikunjungi Petinggi Provinsi Hainan, Wagub Cok Ace Kenalkan Tradisi dan Kebudayaan Bali di Ubud

Bali Tribune / MENYAMBUT - Wagub Cok Ace menyambut Delegasi Provinsi Hainan, Tiongkok yang diketuai Sekretaris Komite Provinsi Hainan, Shen Xiaoming bertempat di Puri Agung Ubud, Gianyar, Minggu (19/2).

balitribune.co.id | Gianyar - Wakil Gubernur Bali, Prof. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) menyambut Delegasi Provinsi Hainan, Tiongkok yang diketuai Sekretaris Komite Provinsi Hainan, Shen Xiaoming bertempat di Puri Agung Ubud, Gianyar, Minggu (19/2). Dalam kesempatan tersebut, Wagub Cok Ace memperkenalkan kesenian dan kebudayaan Bali yang masih kental dilakukan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. 

Ia mengungkapkan, Ubud merupakan sebuah desa yang menjadi salah satu destinasi paling diminati di Bali. Bahkan Ubud pernah menjadi salah satu dari lima besar Desa Terbaik versi majalah Travel and Leisure New York pada tahun 2021. “Untuk itu kami ingin memperkenalkan desa kami pada Yang Mulia sekaligus sambil menikmati kebudayaan kami yang masih dilakukan sehari-hari oleh masyarakatnya,” tuturnya Wagub Cok Ace.

Guru Besar ISI ini juga menjelaskan tentang Puri Ubud, tempat para Raja Ubud terdahulu serta keturunan raja tinggal. Ia menjelaskan, meskipun gelar raja sudah tidak lagi disematkan pascaIndonesia merdeka, namun jalinan hubungan dengan masyarakat masih sangat erat. “Sehingga Puri Ubud juga bisa dikatakan menjadi salah satu sentral kebudayaan di Ubud. Bahkan beberapa Presiden Indonesia sudah berkunjung ke Puri Ubud seperti Presiden I bapak Soekarno, Presiden IV bapak Abdurrahman Wahid, Presiden V ibu Megawati Soekarno Putri, Presiden VI Susilo Bambang Yudhoyono serta Presiden RI saat ini Joko Widodo,” imbuhnya.

Cok Ace berharap, melalui kunjungan singkat ini ke Ubud bisa mempererat kerja sama yang baik antara Bali dan Hainan. “Kami harap kunjungan Yang Mulia ke Ubud bisa sekaligus mempromosikan Bali," ujarnya.

Hal senada juga dikatakan Penglingsir Puri Ubud sekaligus kakak Wagub Cok Ace, Tjokorda Putra Sukawati. Menurutnya hubungan persaudaraan antara Bali dan Tiongkok sudah terjalin sangat lama. Contoh kecilnya bisa dilihat dari bangunan di Puri Ubud, karena banyak motif ukiran yang dipengaruhi Tiongkok. 

“Kita menyebutnya dengan nama Patra Cina. Bahkan warna emas dan merah di ukiran tersebut dipengaruhi oleh kebudayaan Tiongkok,” jelasnya seraya mengatakan masih banyak kebudayaan Bali yag dipengaruhi kebudayaan Tiongkok.

Sejak dibukanya Ubud untuk dikunjungi turis asing, menurutnya Ubud sudah menjadi pusat seni dan budaya di Bali. Diharapkan, delegasi bisa mempromosikan seni dan budaya Bali di Hainan. “Saya berharap kedepan kita juga bisa berkolaborasi membuat event/kegiatan budaya di masing-masing negara, sehingga kami akan dengan senang hati menjadi host,” ujarnya.

Kekaguman akan kesenian dan kebudayaan Bali tak henti-hentinya dilontarkan Shen Xiaoming. Ia mengungkapkan, kunjungannya ke Ubud adalah berkat saran dari Duta Besar China untuk Indonesia Lu Kang. “Dalam kunjungan saya ke Jakarta beberapa hari yang lalu, beliau mengatakan pada saya jika ingin melihat kesenian dan kebudayaan yang kental di Bali harus mengunjungi Ubud, dan sekarang hal tersebut menjadi keputusan terbaik saya,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan saking tertariknya terhadap Ubud, ia memperpanjang waktu kunjungannya. “Setelah melihat berbagai atraksi kesenian dan kebudayaan tadi, saya sampai tidak ingin pulang dan ingin berlama-lama di sini,” imbuhnya.

Shen Xiaoming juga berharap kunjungan delegasi yang dipimpinnya kali ini ke Ubud bisa mempromosikan pariwisata Bali pada umumnya dan Ubud pada khususnya. “Kami tentu saja dengan senang hati akan memberitakan kunjungan kami kali ini kepada masyarakat Hainan dan mengajak mereka untuk mengunjungi Bali khususnya Ubud,” tutupnya.

Sebelum mengunjungi Puri Ubud, rombongan delegasi berkesempatan mengunjungi Museum Puri Lukisan Ubud sembari melihat koleksi museum serta membuat guratan aksara lontar lalu dilanjutkan dengan berjalan kaki ke Puri Ubud. Hadir juga dalam kesempatan tersebut Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok untuk Bali, Zhu Xinglong serta Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Tjok Bagus Pemayun.

wartawan
YUE

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.