Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dinas Kesehatan Karangasem Tetapkan Seluruh Desa Endemi DBD

Bali Tribune / FOGGING – Petugas Dinas Kesehatan Karangasem melakukan fogging di lokasi ditemukannya kasus DBD.

balitribune.co.id | AmlapuraJumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Karangasem terus mengalami peningkatan. Dari hasil Tressing kasus DBD serta pemantauan vektor nyamuk pembawa Virus  Dengue, Tim Surveylance Dinas Kesehatan Karangasem menemukan jika kasus demam berdarah terjadi secara merata di seluruh wilayah di Kabupaten Karangasem.

Jika bisanya nyamuk demam berdarah berkembang di dataran rendah, saat ini Tim Surveylance juga menemukan adanya perkembangan vektor nyamuk penyebar Virus Dengue di daerah dataran tinggi.

Melihat hal tersebut, Dinas Kesehatan Karangasem pun kemudian menetapkan seluruh desa dan kelurahan di Karangasem sebagai daerah endemi demam berdarah. Ini dilakukan untuk menentukan langkah cepat dan efektif dalam upaya mencegah berkembangnya kasus demam berdarah di daerah tersebut.

“Dengan perubahan iklim seperti sekarang ini dimana di daerah pegunungan juga kelembabannya cukup tinggi, kemudian panas, nah jentik nyamuk DBD ini sangat gampang berkembang biak,” jelas Kadis Kesehatan Karangasem dr I Gusti Bagus Putra Pertama kepada Bali Tribune, Selasa (4/6).

Selain itu terang Kadiskes Putra Pertama, mobilitas masyarakat yang tinggi juga memberi andil terhadap penyebaran demam berdarah. Dalam hal ini, warga yang bekerja di kota bisa saja tergigit nyamuk DBD dan saat pulang ke desa atau kampungnya virus DBD itu bisa menyebar melalui gigitan nyamuk.

“Sekarang ini epidemiologi DBD ini kacau kalau dilihat dari geografis,” sebutnya.

Sementara terkait Vaksin DBD yang mulai banyak diburu warga saat ini, menurutnya memang sudah ada. Hanya saja pihaknya masih menunggu instruksi atau arahan dari pusat, termasuk pasokan Vaksin DBD-nya juga.

“Ini (vaksin DBD, red) kan kewenangan pusat, jadi kalau sudah ada petunjuk teknisnya untuk melakukan vaksinasi DBD, tentu kita akan lakukan vaksinasi asalkan vaksinnya tersedia. Karena penyediaan vaksin DBD juga menjadi kewenangan daerah,” bebernya.

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Karangasem dari Bulan Januari hingga Mei 2024, jumlah kasus Demam Berdarah di Karangasem berjumlah 414 kasus, dimana kasus tertinggi terjadi di Kecamatan Karangasem dan Kecamatan Manggis.

wartawan
AGS
Category

Tebing di Pinggir Jembatan Peken Belayu - Kukuh Longsor Lagi

balitribune.co.id I Tabanan - Tebing di pinggir jembatan Peken Belayu-Kukuh di Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga, longsor lagi pada Rabu (22/4/2026) sore. Tak hanya itu, material tebing yang longsor itu membuat gelombang air pada aliran Sungai Yeh Ge menerjang areal wantilan pura yang ada di seberangnya.

Baca Selengkapnya icon click

Tim Gabungan Gelar Penertiban Identitas, Sasar 141 Duktang di Bajera

balitribune.co.id - Tabanan - Tim gabungan di Kecamatan Selemadeg melakukan penertiban identitas terhadap 141 penduduk pendatang (duktang) yang tinggal di lingkungan Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg. Penertiban yang berlangsung pada Senin (20/4/2026) malam itu menyasar belasan rumah kos, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran administrasi kependudukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Korsleting Listrik, Laundry Terbakar

balitribune.co.id I Bangli - Sebuah tempat usaha laundry yang berlokasi di Jalan Nusantara, Kelurahan Cempaga, Kecamatan/Kabupaten Bangli, dilalap si jago merah pada Selasa (22/4/2026) sekira pukul 08.30 Wita. Kuat dugaan kebakaran  dipicu oleh korsleting listrik pada instalasi kabel yang kemudian menyambar pakaian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Buleleng Tetapkan Perda Baru Pajak dan Retribusi

balitribune.co.id I Singaraja - DPRD Kabupaten Buleleng secara resmi mengesahkan Peraturan Daerah tentang Perubahan atas Perda Nomor 9 Tahun 2023 mengenai Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dalam rapat paripurna, Rabu (22/4/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya, serta dihadiri jajaran legislatif dan eksekutif, termasuk Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Sekda, serta pimpinan OPD.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Buleleng Desak Pencabutan UU Pemda 23 Tahun 2014

balitribune.co.id I Singaraja - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Buleleng Ketut Ngurah Arya mendesak adanya pencabutan atau revisi Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Langkah ini dinilai mendesak lantaran regulasi tersebut dianggap membatasi ruang gerak DPRD, khususnya dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap eksekutif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.