Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dinas Pertanian Uji Spesifik Lokasi Varietas Padi

Bali Tribune / UJI SPESIFIK - Uji Spesifik Lokasi, varietas unggul yang beredar di pasaran dipastikan cocok di suatu lokasi.
balitribune.co.id | Gianyar - Dalam rangka meningkatkan produksi padi, berbagai upaya dilakukan, agar ketersediaan bahan pangan khususnya beras tetap mencukupi. Namun untuk itu tentu tidak mudah, di tengah lahan pertanian di Kabupaten Gianyar yang terus menyempit oleh alih fungsi. Salah satu upaya yang masih jitu dilakukan adalah menanam padi jenis varietas unggul. Namun, karena banyak jenis varietas unggul yang beredar di pasaran, belum tentu cocok di suatu lokasi. Karenanya, perlu dilakukan uji spesifik lokasi.
 
Untuk tahun ini, Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar akan melaksanakan setidaknya tiga Demplot uji spesifik lokasi terhadap beberapa varietas. Salah satu dilaksanakan di Subak  Piakan, Desa Batubulan, Kecamatan Sukawati, Jumat (3/5). Penanaman Demplot dihadiri Kepala Dinas Pertanian I Made Raka, Bidang Tanaman Pangan, Distan Gianyar, BPP Sukawati dan anggota Subak Piak.
 
Kepala Dinas Pertanian I Made Raka, Minggu (5/5),  mengatakan, Demplot spesifik lokasi bertujuan untuk mengetahui apakan jenis varietas tertentu cocok ditanam di lokasi tertentu. Hasilnya Demplot terbaik, yakni produktifitas tertinggi itu akan direkomendasi di wilayah subak tersebut dan sekitarnya. Dengan rekomendasi berdasarkan hasil Demplot tersebut, diharapkan petani tidak menanam benih dari varietas yang sembarangan. Karena akan tidak efektif dan sia-sia. Karena secara umum, varietas tertentu membutuhkan lokasi tanam dengan kriteria lahan tertentu. 
 
Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Gianyar I Wayan Suarta mengatakan, Demplot di Subak Piak ini untuk menguji spesifik lokasi terhadap enam varietas. Yaitu tiga jenis bibit unggul hibrida dan tiga benih non hibrida. Luas Demplot 3 ha, masing-masing varietas 0,5 ha.  Dijelaskan, Demplot kajian uji varitas dan spesifik lokasi ini menguji varietas unggul hibrida, Hibrida impari 602, sembada  178 dan sembada 626. Sedangkan jenis varietas non hibrida adalah impari 36, 37 dan 43. Petani yang menjadi objek Demplot ini akan mendapat paket benih, obat dan pupuk, secara gratis. Tujuannya, untuk mengetahui keenam varitas tersebut terkait spesifik  lokasi dan varitas yang paling cocok di lokasi tersebut dan sekitarnya. 
 
Dikatakan, produkasi varietas hibrida bisa mencapai di atas 10 ton. Sedangkan varietas non hibrida bisa mencapai  8-9 ton. “Kami coba di lokasi ini, apakah bisa lebih dari itu. Dan varietas mana yang produktifitasnya tertinggi. Produktifitas yang tertinggi akan kami rekomendasikan di tanam di lokasi tersebut dan sekitarnya,” ungkapnya.
 
Menurut Suarta, upaya Distan Gianyar meningkatkan produksi sekarang ini mengalami tantangan. Lahan pertanian yang semakin sempit akibat alih fungsi. Salah satu upaya yang harus dilakukan adalah meningkatkan produktifitas, dengan menanam benih unggul di antaranya varietas hibrida dan non. Kelebihan dari varietas ini produksi bisa mencapai tahan terhadap penyakit busuk leher. Dan umur hanya  105-110 hari.
 
Diungkapkan, Kabupaten Gianyar 2018 surplus beras 53.293, 33 ton. Hal ini dicapai berkat terus melakukan peningkatan produktifitas dengan menanam benih unggul. Tahun 2018 produksi padi mencapai 183.677,19 ton Gabah Kering Giling. Yang jika dikonversi ke beras mencapai dengan perhitungan rendeman 63,20 persen.Produksi beras mencapai 107.240,61 ton. Luas tanam 28.539 ha, dan luas panen 28.132,9 ha.
 
Surplus sebesar 53.292,33 ton tersebut sudah memperhitungkan konsumsi penduduk Gianyar per kapita, sebesar 99,48 kg. Untuk industri pangan 0,06 persen, untuk pakan ternak 0,17 persen dan untuk rumah makan dan restoran 0,17 persen. uni
wartawan
Redaksi
Category

PT Pegadaian Dukung Mandalika Kartini Race 2026

balitribune.co.id | Lombok - Ajang balap khusus perempuan, Mandalika Kartini Race 2026 resmi digelar pada 1–3 Mei 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Kegiatan ini menjadi simbol kuat semangat emansipasi perempuan yang terinspirasi dari perjuangan Raden Ajeng Kartini, sekaligus menegaskan kiprah perempuan dalam dunia otomotif yang selama ini identik dengan dominasi laki-laki.

Baca Selengkapnya icon click

Bos Grand Bumi Mas Tersangka, Gelar Perkara di Bareskrim Menuai Kontroversi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan penyerobotan tanah oleh bos Grand Bumi Mas berinisial YC tiba-tiba ditangani Pengawas Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri pascaditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Bali dan permohonan praperadilan ditolak Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada 22 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buka Bimtek Ecoprint di Desa Abang, Ny. Mas Parwata Dorong IKM Tenun Cacag Karangasem "Naik Kelas"

balitribune.co.id | Amlapura - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, terus bergerak cepat memacu kreativitas perajin di Bumi Lahar. Pada Senin (4/5/2026), Ny. Mas Parwata secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Eco Print bagi Sentra IKM Tenun Cacag Mekar Sari, yang bertempat di Aula Kantor Perbekel Desa Abang.

Baca Selengkapnya icon click

Terlibat Prostitusi Online di Bali, Tiga WNA Diciduk Imigrasi

balitribune.co.id I Denpasar - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melalui Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) meringkus tiga warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat praktik prostitusi online. Ketiganya diamankan dalam operasi pengawasan di dua lokasi berbeda, yakni wilayah Mengwi dan Renon, pada Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Mandung Hanya Terima Residu, Ruas Jalan Tabanan Dikepung Sampah

balitribune.co.id I Tabanan - Sejumlah ruas jalan protokol di Kota Tabanan dan Kecamatan Kediri dikepung tumpukan sampah, Senin (4/5/2026). Kondisi ini merupakan dampak dari kebijakan ketat TPA Mandung yang kini hanya menerima sampah residu serta kewajiban pemilahan sampah dari sumbernya.

Baca Selengkapnya icon click

BTID Mangkir, RDP Mangrove dan Tukar Guling Lahan Tertunda

balitribune.co.id I Denpasar - Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, Senin (4/5/2026), terpaksa ditunda. 

Penyebabnya, pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID) tidak memenuhi undangan rapat yang sedianya membahas polemik tukar guling lahan mangrove serta dugaan pembabatan mangrove di kawasan proyek mereka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.