Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dipecat, Sugita Melawan

sugita
Made Sugita

Mangupura, Bali Tribune

Dipecat dari keanggotaan DPRD Badung, I Made Sugita diam-diam mengambil langkah hukum ke PTUN Denpasar.

Politisi asal Kelan, Kelurahan Tuban, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung itu menggugat SK Gubernur Bali No. 1276/04-A/HK/2016 tertanggal 11 Mei 2016 tentang pencopotan dirinya sebagai anggota dewan Badung, serta SK Gubernur Bali No. 1275/04-A/HK/2016 tertanggal yang sama tetang pelantikan Putu Yunita Oktarini sebagai PAW (pengganti antar waktu) dirinya.

Selain menguji kedua SK tersebut, Sugita juga melayangkan somasi ke sejumlah pihak. Salah satunya, Ketua DPRD Badung. Ia minta ketua dewan melakukan penundaan sidang paripurna istimewa PAW yang rencanakan akan dilaksanakan Jumat (10/6) hari ini. Sugita beralasan PAW dirinya masih ada gugatan.‬

Sugita yang dikonfirmasi, Kamis (9/8), membenarkan ia bersama tim penasehat hukumnya telah mengambil langkah-langkah hukum. Ia mengaku, mengambil langkah ini karena adanya desakan dari masyarakat. “Memang awalnya kami diam, tapi atas desakan masyarakat serta melihat adanya tindakan kesewenang-wenangan kepada diri saya, makanya saya putuskan melakukan langkah hukum,” tegas Sugita.

‪Melalui Kantor Hukum Lotus yang beralamat di Surabaya Jawa Timur (Jatim), Sugita melayangkan gugatan ke PTUN Denpasar tanggal 3 Juni 2016 dengan Register No. 10/G/2016/PTUN.DPS. Sedangkan Somasi No. 062/SK/Lotus/TUN/VI/2016 tertanggal 7 Juni 2016, diserahkan ke Sekretariat Dewan pada hari Rabu, 8 Juni 2016. “Gugatan dan somasi sudah kami layangkan ke pihak-pihak terkait,” katanya.

Selain minta PAW ditunda karena masih ada proses hukum di PTUN Denpasar, Sugita dalam somasinya juga membeberkan sejumlah kejanggalan dalam SK Gubernur. Diantaranya SK Gubernur tertanggal 11 Mei 2016, namun baru diterima tanggal 2 Juni 2016. Padahal sesuai ketentuann UU No. 30 Tahun 2014, SK tersebut harus diterima yang bersangkutan paling lama lima hari kerja sejak ditetapkan.

Masalah lainnya, Sugita tetap melaksanakan tugas-tugasnya sebagai anggota DPRD Badung termasuk hak-haknya, padahal dalam SK tersebut berlaku sejak ditetapkan. “Kedua SK itu juga aneh. Karena SK penggantian (No. 1275/04-A/HK/2016) justru nomornya diterbitkan terlebih dahulu, sebelum SK pemberhentian (No. 1276/04-A/HK/2016). Ini kan tidak sesuai dengan azas kepatutan dan norma-norma umum pemerintahan yang baik,” terang Sugita.

Disamping itu, pihaknya juga mempertanyakan anggaran untuk pelaksanaan PAW. Sebab, menurut dia anggaran PAW yang dihelat Jumat (10/6) ini belum masuk dalam pos APBD. “Kami juga mempertanyakan anggaran pelaksanaan PAW ini. Karena setahu saya tidak ada dalam APBD tahun 2016. Dan kami tidak mau kasus PAW wakil bupati Badung I Made Sudiana terulang di sini,” tegasnya, sembari menjelaskan bahwa sidang PAW Wabup Badung September 2014 sempat menjadi temuan dan diperiksa oleh pihak kepolisian, sehingga gaji dewan dipotong sebesar Rp700 ribu selama 10 bulan untuk pengembaliannya.

Secara terpisah, Sekwan Badung I Made Wira Darmajaya yang dikonfirmasi mengakui ada somasi dari Sugita. "Ya, dan kami sudah laporkan ke pimpinan. Pimpinan dewan sudah langsung menggelar rapat paripurna. Keputusan tetap PAW dilaksanakan pada tanggal 10 Juni besok (hari ini,-red),” terang Wira.

Mengenai sumber dana PAW, mantan Asisten III Setda Badung menyatakan anggaran pelantikan diambil dari pos kegiatan rapat paripurna dan paripurna istimewa. Dalam APBD induk 2016 dianggarkan Rp657,3 juta lebih. “Anggarannya kita ambil dari pos kegiatan rapat paripurna dan paripurna istimewa,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Badung, Nyoman Karyana. Menurut Karyana rapim tetap melanjutkan PAW karena DPRD Badung hanya sebagai pelaksana SK yang dikeluarkan oleh Gubernur. “Kami sangat menghormati adanya langkah hukum yang diambil dari kerabat kami pak Sugita. Akan tetapi Rapim telah memutuskan pelatikan akan tetap dilaksanakan sesuai jadwal,” tegas politisi Partai Golkar itu. 

wartawan
I Made Darna
Category

Hari Ketiga, Rekayasa Lalin Ubud Mulai Tunjukkan Hasil

balitribune.co.id I Gianyar - Uji coba rekayasa lalu lintas (lalin) di kawasan Ubud memasuki hari ketiga, Rabu (26/8/2026). Setelah sempat diwarnai kepadatan panjang pada hari pertama, arus kendaraan mulai menunjukkan perubahan dan terpantau lebih lancar. Apresiasi dan dukungan  masyarakat pun ditujukan kepada aparatur terkait dan diharapkan segera bersifat permanen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Pemuteran Desak Pemerintah dan DPR RI Segera Sahkan Undang-Undang Reforma Agraria

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah petani yang tergabung dalam Serikat Petani Suka Makmur (SPSM) Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, menggelar aksi bersama untuk menyuarakan kepentingan para petani,  pada Rabu (26/8/2026).  SPSM selama ini getol memperjuangkan hak atas tanah dan reforma agraria tanah pertanian di Desa Pemuteran.

Baca Selengkapnya icon click

Semester I 2026, Kunjungan Wisatawan di Kawasan Pariwisata Meningkat

balitribune.co.id I Badung - Pengelola kawasan pariwisata mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I 2026 dengan membukukan 2.497.458 kunjungan wisatawan di tiga kawasan yang dikelolanya, yaitu Nusa Dua (Bali), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), dan Golo Mori (Nusa Tenggara Timur). Jumlah ini meningkat 10,54% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 2.259.269 kunjungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kepatuhan Penataan Kabel di Sanur Masih Rendah, Baru Tiga Operator Provider Kantongi Izin

balitribune.co.id I Denpasar - Sejumlah penyedia layanan telekomunikasi atau provider kembali diminta mempercepat proses pemanfaatan Sarana Jaringan Utilitas Terpadu-Infrastruktur Pasif Telekomunikasi (SJUT-IPT) di kawasan Sanur, Denpasar Selatan oleh Pemerintah Kota Denpasar. 

Baca Selengkapnya icon click

Terkait Polemik Nunas Kajang dan Tirta Kawitan, Klian Pura Tangkas Koriagung Minta Semua Pihak Menahan Diri

balitribune.co.id I Semarapura - Klian Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung, I Putu Sudiarta meminta semua pihak menahan diri dan tidak memperkeruh polemik Kajang dan Tirta Kawitan yang melibatkan Pura Kawitan dengan Desa Adat Tangkas, Kecamatan Klungkung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.