Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dipilih melalui Musyawarah Mufakat, Bendesa dan Prajuru Adat Diminta Jaga Kaharmonisan

Bali Tribune/APRESIASI - Wabup Kembang Hartawan mengapresiasi pemilihan bendesa adat secara musyawarah mufakat.
Balitribune.co.id | Negara - Setelah melalui pemilihan secara musyawarah mufakat, Bendesa Adat Pergung Terpilih I Nyoman Putra beserta Prajuru Desa Adat Pergung periode 2020–2025 dikukuhkan, Rabu (2/9). Pemilihan bendesa secara musyawarah mufakat ini mendapat apresiasi.
 
I Nyoman Putra yang telah terpilih secara musyawarah mufakat dalam paruman Desa Adat Pergung, Kecamatan Mendoyo, akhirnya dikukuhkan bersama prajuru adat setempat. Pengukuhan Bedesa dan Prajuru Desa Adat Pergung periode 2020–2025 dilaksanakan di Wantilan Pura Puseh, Desa Pergung dengan mengedepankan protokol kesehatan. Pengukuhan I Nyoman Putra untuk periode ketiga ini disaksikan Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan.
 
Hadir pula Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Jembrana Gede Sujana, Camat Mendoyo Putu Nova Noviana, Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Kabupaten Jembrana Nengah Subagia, Kepala Kementrian Agama Kantor Kabupaten Jembrana I Made Sudarmita serta Perbekel dan Perangkat desa setempat. Wabup Kembang mengapresiasi pemilihan Bendesa Adat Pergung yang dilakukan melalui musyawarah mufakat melibatkan pemucuk Desa Adat.
 
Sesuai dengan Perda Provinsi Bali No. 4 tahun 2019 tentang desa adat, pemilihan bendesa adat dilakukan secara musyawarah/mufakat. "Saya sangat mengapresiasi terhadap pemilihan Bendesa Adat Pergung yang melalui musyawarah mufakat. Dengan musyawarah/mufakat akan  menyatukan segala perbedaan pendapat, dibandingkan voting yang bisa memicu hal-hal yang tidak diinginkan. Musyawarah dilakukan sebagai wujud kedewasaan dalam kita dalam berdemokrasi. Saya berharap kedewasaan dalam berdemokrasi seperti ini bisa diikuti desa adat lainnya,” tambahnya. 
 
Kepada Bendesa terpilih, Wabup Kembang meminta agar bendesa maupun prajuru adat dapat menjaga keharmonisan antar masyarakat di desa dan selalu menjalin sinergitas dengan masyarakat maupun pemerintah ditengah peran desa adat yang makin kompleks. “Kepada bendesa terpilih dan prajuru, saya harapkan peran aktif dalam menyatukan umat agar selalu kompak,” tegasnya.
 
Dengan soliditas umat di desa tersebut diyakininya program - program yang direncanakan di desa bisa berjalan baik dan dapat dijalankan sesuai awig-awig maupun pararem yang berlaku di desa. Pihaknya juga mengajak agar bendesa dan prajuru bersama krama desa adat bahu membahu untuk memajukan desa adat yang memiliki peran stategis dalam kehidupan bermasyarakat. “Dan mari rangkul bersama- sama untuk menjaga dan memajukan desa adat," tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Gubernur: Hentikan Sementara Izin Toko Modern Berjejaring

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Wayan Koster menginstruksikan Walikota/Bupati se-Bali untuk menghentikan sementara (moratorium) pemberian izin berupa Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) maupun izin usaha Toko Modern Berjejaring di seluruh wilayah kota/kabupaten di Bali. Hal ini tertuang dalam Instruksi Gubernur Bali Nomor 6 Tahun 2025 tentang Penghentian Sementara Pemberian Izin Toko Modern Berjejaring yang ditetapkan pada 2 Desember 2025. 

Baca Selengkapnya icon click

Sindikat Pembobol Kartu Kredit Internasional Diringkus di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Setelah melalui proses yang marathon, Polres Gianyar akhirnya berhasil mengungkap sindikat pencurian kartu kredit jaringan internasional yang beraksi di kawasan wisata Ubud. Sasarannya turis mancanegara, sepuluh orang pelaku sudah diamankan.   Empat pelaku adalah warga negara Indonesia, dua warga negara China, dan empat warga negara Mongolia, dengan total kerugian korban mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Minta Pindahkan Tiang, PLN Kirim Rincian Biaya Jutaan Rupiah

balitribune.co.id | Singaraja - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) menuai somasi setelah diminta menggeser tiang listrik justru mendapat jawaban rincian biaya berjumlah jutaan rupiah. Warga mengaku terpaksa melayangkan somasi setelah pihak PLN tidak mengindahkan permintaannya agar menggeser tiang listrik yang menghalangi aktivitasnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.