Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diplomasi Budaya Puri Singaraja, Bangun Buleleng, Undang Kolega untuk Berinvestasi

Bali Tribune/ Keluarga Puri Agung Singaraja foto bersama dengan para tetamu yang merupakan kolega dari Malaysia, Singapura dan China di Sasana Budaya usai ‘Pagelaran Seni Budaya Bali Utara’.
balitribune.co.id | Singaraja - Puri Agung Singaraja sebagai bagian sejarah dan budaya,masih cukup memiliki magnet kuat bagi sebagian orang di luar. Terutama tetamu yang ingin mengatahui lebih banyak tentang keagungan sejarah Buleleng. Tak heran, jika kemudian keluarga Puri Agung Singaraja, banyak memiliki kolega dan kerabat yang sering menjalin komunikasi untuk membangun peradaban antarbangsa.
 
Seperti acara yang digelar baru-baru ini oleh keluarga Puri Buleleng di Sasana Budaya, Puri Agung Singaraja. Sejumlah tamu dari Malaysia, Singapura dan China hadir di Puri Agung Singaraja dalam rangka membangun persahabatan. Sebagai bentuk penghormatan kepada tamu yang datang menyambangi, keluarga Puri Buleleng menggelar acara bertajuk ‘Pagelaran Seni Budaya Bali Utara’.
 
Tamu kehormatan itu disuguhi tiga tarian khas yang ditampilkan secara apik oleh para penari yang berasal dari sanggar tari di Buleleng. Diawali Tari penyambutan Preduale Nilayam, lanjut Tari Truna Jaya, dan di pemungkas acara ditampilkan Tari Sapi Gerumbungan. Para tamu kehormatan yang hadir merupakan kolega keluarga Puri Agung Singaraja dari negeri jiran Kuala Lumpur,Malaysia.
 
Tepatnya yakni Koperasi Khazanah Suria KL berhad dan Westwood Group.Tak hanya itu, sebagai bentuk penghargaan dan etika adi luhung, dilakukan pemberian penghargaan sebagai simbol ikatan kekerabatan kepada tamu. Tamu kehormatan yang diberikan penghargaan oleh Puri Agung Singaraja adalah Dato Sri Tan Lay Hwa, Dato Chia Kok Ming dan Dato Gan Teck Seng.
 
Dari pihak tamu diwakili oleh Datuk Sri Tan Lay Hwa memberikan cinderamata berupa miniatur menara kembar Petronas kepada tuan rumah Puri Agung Singaraja. Usai acara, Dato Sri Tan Lay Hwa mengaku terkesan dan berniat terus menjalin hubungan kekerabatan dengan keluarga Puri Agung Singaraja. Salah satunya bersama kolega lain dari Malaysia akan segera berinvestasi di Buleleng.
 
Dia mengatakan, pihaknya berminat melakukan kerja sama dengan membangun investasi di Bali utara karena merasa cocok dengan alamnya selain warga Buleleng cukup hangat. “Sangat cocok, cuaca sesuai, tanah sangat bagus dan orang pun senang hati,” ucapnya dengan bahasa Melayu. Dia mengaku akan membawa teknologi pertanian dan perkebunan terbaru juga kilang.
 
Sejumlah investor akan diboyong ke Buleleng untuk turut serta membangun infrastruktur. “Banyak peluang yang bisa dikembangkan di Bali utara seperti rumah sakit bertaraf internasional, sekolah internasional dan kilang. Bahkan kami akan ikut serta mempromosikan dan membawa wisatawan manca luar negara agar datang ke daerah ini (Buleleng,red),” sambung dia.
 
Sementara, tuan rumah, Anak Agung Ngurah Ugrasena, mengatakan, pihaknya menggelar acara pagelaran seni budaya Bali utara untuk menyambut koleganya dari negeri jiran. Menurut Agung Ugrasena, para koleganya dari Singapura, Malaysia dan China itu datang untuk menjajaki kemungkinan berinvestasi di Bali utara karena dilihat cukup memiliki prospektif.
 
Mereka juga tengah menyerap informasi berkaitan dengan perkembangan Bali utara terutama soal rencana pembangunan bandara internasional. “Saya melakukan meeting dengan mereka bersama tokoh Buleleng lain untuk menjajaki kemungkinan berinvestasi. Dan mereka melihat kondisi politik sudah adem. Bagi mereka Bali utara sangat berprospektif,”tandasnya.(u)
wartawan
Khairil Anwar
Category

Tukar Guling Mangrove PT BTID "Abu-abu", DPRD Bali Temukan Kejanggalan

balitribune.co.id | Denpasar - Polemik tukar guling lahan mangrove di kawasan Tahura Ngurah Rai kembali mencuat. Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali mengaku menemukan kejanggalan serius terkait klaim ketersediaan lahan pengganti oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), pengelola kawasan Kura-Kura Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Inisiatif 'Jaga Cita' Telkomsel Gelar TDEC 2026 di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Telkomsel melalui program Telkomsel Digital Empowering for Community (TDEC) yang berada di bawah inisiatif Telkomsel Jaga Cita, resmi menggelar kegiatan bertema “Digital Leadership & Innovation for the Future” di Aula SMAN 1 Tabanan, Jumat (17/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Telkomsel dalam memberdayakan komunitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi digital untuk mendorong pemb

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Genjot "Length of Stay", Kawasan Wisata Poles Fasilitas Umum

balitribune.co.id | Mangupura - Konflik geopolitik global yang terjadi di Timur Tengah mendorong pengelola kawasan pariwisata di Indonesia untuk semakin meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan saat berwisata di Pulau Dewata khususnya di kawasan pariwisata internasional Nusa Dua di Kabupaten Badung dan kawasan pariwisata lainnya di Tanah Air.

Baca Selengkapnya icon click

Kartini Muda di Jalur Organik

balitribune.co.id | Tabanan - Ni Putu Meilanie Ary Sandi yang saat ini usia 22 tahun dan telah lulus perguruan tinggi (Sarjana) merupakan salah seorang petani muda di Kabupaten Tabanan. Kendati sempat merasa minder karena menjadi petani diantara teman-temannya yang sebagian besar memilih bekerja di sektor pariwisata, namun tidak pernah berkeinginan untuk berhenti bertani.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Hendak Kabur ke Jepang, Owner Arisan Twin TJ Dicegat Massa di Bandara Ngurah Rai

balitribune.co.id | Mangupura - Para penumpang pesawat di Terminal Keberangkatan Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai mendadak ramai. Seorang penumpang wanita bersama suaminya dicegat oleh sejumlah orang yang mengaku sebagai korban penipuan arisan. Sebab wanita yang dicegat itu disebut sebagai owner Arisan Twin TJ yang diduga kuat hendak kabur ke Jepang. 

Baca Selengkapnya icon click

Operasional IPLT TPA Mandung Tidak Optimal, Layanan untuk Swasta Disetop Sementara

balitribune.co.id I Tabanan - Operasional Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan, saat ini sedang berjalan tidak optimal. Kondisi ini terjadi akibat sebagian besar kolam tertimbun longsoran sampah dalam beberapa tahun terakhir. 

Kondisi fasilitas yang tidak lagi memadai ini memaksa pengelola menghentikan sementara layanan bagi pihak swasta sejak tiga bulan terakhir. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.