Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Diserahkan, Lima Keris Komando Wilayah Pengawal Puri Agung Singaraja

ICKN
FOTO BERSAMA - Bertempat di Puri Agung Singaraja, Ketua ICKN Bali, Anak Agung Ugrasena, berfoto bersama perwakilan Dewan Pendiri dan rekanan dari luar negeri seusai penandantanganan MoU sejumlah program unggulan ICKN pada Minggu (26/6). (inzert: Pada kesempatan ini ICKN juga membagikan 10 ribu buku tulis sebagai bagian dari misi sosial pendidikan kepada sejumlah SD di Buleleng.)

Singaraja, Bali Tribune

Pasca dibentuk, Ikatan Cendekiawan Keraton Nusantara (ICKN) Provinsi Bali mulai menunjukkan eksistensinya. ICKN yang diketuai oleh pelingsir Puri Agung Singaraja, Anak Agung Ugrasena, mulai melakukan inovasi program kerja yang telah dicanangkan sebelumnya. Salah satunya mewujudkan Universitas Singaraja untuk mewujudkan Singaraja sebagai salah satu kota pendidikan.

Bertempat di Puri Agung Singaraja, pada Minggu (26/6), ICKN mendeklarasikan penandatanganan MoU dari sejumlah program unggulan yang akan digulirkan untuk memacu pertumbuhan Buleleng dan Bali pada umumnya. Deklarasi itu juga dihadiri beberapa perwakilan dari luar negeri, perwakilan Dewan Pendiri dan sejumlah perwakilan dari perusahaan rekanan. Mereka di antaranya, YM Dato Sri Dr Daniel Chan, DK, Dato Sri Ng Fong Yee, Dato Hiew Min Chun, Dato Dr Fong Kin Voon, Dato Dr Lim Lai Ch­oy @ Lim Aun Nee.

Ketua IKCN Bali, AA Ngurah Ugrasena, mengatakan, acara deklarasi sebenarnya untuk penguatan beberapa program kerja yang telah dicanangkan saat ICKN dibentuk. Di antaranya pendirian Universitas Singaraja, Pusat Kesehatan Singaraja dan pabrik pengolahan bambu di Singaraja. “Misi Puri Agung akan konsisten berperan aktif dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan pendayagunaan kekayaan alam,” ungkap Ugrasena, Senin (27/6).

Untuk memantapkan kiprahnya di sektor pendidikan dan sosial tersebut, Puri Agung membagi-bagikan sebanyak 10 ribu buah buku tulis untuk sepuluh sekolah dasar yang tersebar di Kabupaten Buleleng. “Penyerahan 10 ribu buku tersebut bagian dari misi sosial dan pendidikan kami. Acara seperti itu akan terus dilakukan setiap waktu,” ujarnya.

Selain itu, tambahnya, misi lain yang diemban Puri Agung yakni berperan aktif dalam melakukan penyiaran budaya. Hal ini, menurutnya, keluarga dan keturunan puri mempunyai kewajiban untuk menjaga warisan budaya adi luhung terutama yang telah menjadi tradisi dan adat istiadat. “Kita punya kewajiban ke dalam untuk mewujudkan dan melestarikan budaya, mengembangkan segenap karakter dan potensi puri dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Di penghujng acara deklarasi, diserahkan limakeris kepada lima komando di seluruh penjuru Buleleng yang berfungsi menjadi pengawal Puri Agung Singaraja. “Penyerahan lima keris kepada lima komando wilayah utuk menegaskan fungsi Puri Singaraja sebagai pengawal budaya dan adat istiadat Buleleng dan Bali pada umumnya,” tandas Ugrasena.

Sebelumnya, Minggu (29/5) lalu, Presidium Pusat IKCN melantik pelingsir Puri Agung Singaraja, Anak Agung Ugrasena, sebagai Ketua ICKN Provinsi Bali. Acara yang digelar di areal Puri Agung Singaraja dihadiri oleh Sultan Sepuh XIV Cirebon, Pra Arif Natadiningrat bersama Pangeran Nata Adiguna serta Mahfud Toyib Jayakarta Adiningrat selaku Sekjen ICKN Pusat. Salah satu tujuan dibentuknya ICKN yakni untuk melestarikan budaya serta tradisi agar tetap terjaga terutama budaya Bali sebagai salah satu etnis yang menguatkan identisas kebangsaaan dan ke­budayaan nusantara.”Ini juga bagian dari pemberdayaan nilai-nilai puri agar bisa berperan aktif dalam menjaga adat dan budaya Bali.Termasuk juga memiliki nilai guna dan usaha guna,” ucap Ugrasena.

wartawan
Khairil Anwar
Category

Bos Grand Bumi Mas Tersangka, Gelar Perkara di Bareskrim Menuai Kontroversi

balitribune.co.id | Denpasar - Kasus dugaan penyerobotan tanah oleh bos Grand Bumi Mas berinisial YC tiba-tiba ditangani Pengawas Penyidikan (Wassidik) Bareskrim Polri pascaditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Bali dan permohonan praperadilan ditolak Pengadilan Negeri (PN) Denpasar pada 22 Desember 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Buka Bimtek Ecoprint di Desa Abang, Ny. Mas Parwata Dorong IKM Tenun Cacag Karangasem "Naik Kelas"

balitribune.co.id | Amlapura - Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, terus bergerak cepat memacu kreativitas perajin di Bumi Lahar. Pada Senin (4/5/2026), Ny. Mas Parwata secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Eco Print bagi Sentra IKM Tenun Cacag Mekar Sari, yang bertempat di Aula Kantor Perbekel Desa Abang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terlibat Prostitusi Online di Bali, Tiga WNA Diciduk Imigrasi

balitribune.co.id I Denpasar - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar melalui Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Inteldakim) meringkus tiga warga negara asing (WNA) yang diduga terlibat praktik prostitusi online. Ketiganya diamankan dalam operasi pengawasan di dua lokasi berbeda, yakni wilayah Mengwi dan Renon, pada Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

TPA Mandung Hanya Terima Residu, Ruas Jalan Tabanan Dikepung Sampah

balitribune.co.id I Tabanan - Sejumlah ruas jalan protokol di Kota Tabanan dan Kecamatan Kediri dikepung tumpukan sampah, Senin (4/5/2026). Kondisi ini merupakan dampak dari kebijakan ketat TPA Mandung yang kini hanya menerima sampah residu serta kewajiban pemilahan sampah dari sumbernya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BTID Mangkir, RDP Mangrove dan Tukar Guling Lahan Tertunda

balitribune.co.id I Denpasar - Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, Senin (4/5/2026), terpaksa ditunda. 

Penyebabnya, pihak PT Bali Turtle Island Development (BTID) tidak memenuhi undangan rapat yang sedianya membahas polemik tukar guling lahan mangrove serta dugaan pembabatan mangrove di kawasan proyek mereka.

Baca Selengkapnya icon click

Kelas Ambruk, Siswa SDN 3 Sembung Gede Belajar Daring

balitribune.co.id I Tabanan - Sebagian murid SDN 3 Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan, terpaksa menjalani kegiatan belajar secara daring pasca-ambruknya bangunan kelas pada Kamis (30/4/2026). Keputusan ini diambil guna menjamin proses belajar tetap berjalan meskipun fasilitas sekolah mengalami kerusakan berat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.