Dispar Susun Indikator Verifikasi Objek Wisata New Normal | Bali Tribune
Bali Tribune, Rabu 28 Oktober 2020
Diposting : 26 June 2020 00:16
Nyoman Astana - Bali Tribune
Bali Tribune/ VERIFIKASI - Objek Wisata Pura Trta Empul, salah satu objek yang diharapkan lolos verifikasi di New Normal Pariwisata.
Balitribune.co.id | Gianyar - Menyongsong New Normal, sejumlah obek pariwisata di Gianyar sudah mempersiapkan fasilitas protokol kesehatan. Namun, untuk menghindari kesan tebang pilih, Pemkab Gianyar pun kini mulai  menggodok indikator yang akan dijadikan landasan dalam proses verifikasi tentang layak tidaknya sebuah objek wisata yang akan dibuka untuk aktivitas pariwisata. 
 
Hal itu diungkapkan oleh Kadispar Gianyar, AA Gede Putrawan, Kamis (25/6/2020) saat ditanya mengenai persiapan pembukaan sejumlah objek wisata di Gianyar.
 
Disebutkan, hingga saat ini pihaknya belum melakukan verifikasi objek mana yang akan dibuka untuk new normal pariwisata. Karena hingga kini pihaknya belum memiliki landasan untuk dijadikan indikator tentang layak tidaknya sebua objek wisata dibuka di era new normal ini.  Karena itu, menjelang new normal khususnya, Dinas Pariwisata Gianyar sampai saat ini sedang menyusun indikator sebagai persyaratan sebuah objek wisata bisa dibuka. 
 
“Saat ini kami masih menyusun indikator dan selanjutnya melakukan verifikasi ke objek wisata,” terangnya.
 
Ditegaskan lagi, hingga kini beluam ada proses verifikasi. Tentunya, pengelola objek wisata nantinya diharapkan mengikuti persyaratan yang disepakati, untuk mengindari adanya sudut pandang beragam.  
 
“Indikatornya, pasti akan kita sosialisasikan untuk dipersiapkan lanjut dilakukan verifikasi kepada objek wisata," tegasnya.
 
Indikator yang disusun  ini pun dipastikan linier dengan indikator yang dikeluarkan Pemprov Bali, sehingga ada keseragaman antara kabupaten/kota. Dikatakannya, sebelumnya pembukaan objek wisata akan dilakukan serentak di seluruh Bali. Namun,  masih menunggu kebijakan dari Pemprov Bali.  
 
Pada dasarnya, setiap objek wisata dan akomodasi wajib menjalankan protokol kesehatan, seperti penyediaan hand sanitizer, wastafel, penyemprotan desinfektan secara rutin dan penyediaan masker. 
 
"Protokol kesehatannya itu wajib, dan ada indikator lain, seperti kapasitas tidak melebihi 50% pengunjung pada situasi normal," bebernya.
 
Sementara pada pada pertemuan Dispar dengan Komisi II DPRD Gianyar sebelumnya, dua objek wisata yang akan dijadikan pilot projek new normal pariwiasta adalah Monkey Forest, Padang TegalTegal,  Ubud dan objek wisata Tirta Empul Tampaksiring.
 
Kedua objek ini dinyatakan paling siap untuk dibuka, karena luas kawasan sangat memungkinkan sosial distance dan memiliki tenaga pengawas yang memadai. Untuk pembukaan objek wisata secara serentak juga direncanakan pada pertengahan Juli 2020 mendatang.