Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

DNA PRO Ditutup, Ribuan Member di Bali Ketar-Ketir

Bali Tribune / Hans Andre Supit

balitribune.co.id | Denpasar - Selaku Leader Central Bali line yang mewakili semua anggota di bawah Central Bali Line, Hans Andre Supit, Kamis (17/3) saat dihubungi melalui selulernya, mengatakan ingin mendapatkan penjelasan terkait operasional PT Digital Net Aset (DNA PRO) yang berkedudukan di Jakarta.

Ia meminta manajemen DNA, perusahaan yang bergerak di bidang investasi ini membuat pernyataan resmi terkait keamanan dana para anggota, jika diperlukan dibuat tertulis dan bermaterai cukup, dengan tetap mengutamakan kaidah-kaidah bisnis yang benar yaitu transparan terbuka dan akuntable.

“Kami harapkan selalu berkomunikasi yang terbuka dan menyampaikan data dan fakta yang benar, seperti kendala Open Posisi (OP) yang tidak kunjung dimulai, Withdrawall (WD) yang tidak kunjung berjalan dengan baik, mohon keterbukaannya dan tidak ada yang ditutupi,” pintanya mewakili para anggota di Bali yang jumlahnya ribuan.

Tidak cukup sampai di situ iapun meminta manajemen memberikan akses informasi timeline dari semua proses yang sedang berlangsung. Tak lupa ia juga mengajak semua founder terlibat dalam semua proses baik itu regulasi ataupun proses yang sedang berlangsung, walaupun tidak  dapat memberi keputusan, sehingga informasi ke member dapat berjalan dengan baik.

“Dalam kesempatan ini, saya juga mengimbau para anggota untuk tidak panik, karena saya lagi memastikan ke perusahaan dana anggota aman,” sebut Andre yang saat ini tengah berada di Jakarta.

Seperti diketahui, persoalan mencuat ketika Robot trading DNA Pro adalah salah satu robot trading yang ditutup oleh pemerintah. Kementerian Perdagangan dan Badan Reserse Kriminal Polri bahkan menyegel kantor pusat DNA Pro di Jakarta (29/1).

Bahkan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kemendag telah menutup 336 robot trading karena diduga melanggar Undang-Undang Perdagangan Komoditi.

Tentu kondisi ini membuat ribuan member di Bali bahkan di Indonesia saat ini sedang harap-harap cemas menunggu pencairan withdrawal (WD) dana investasi mereka yang telah ditahan lama  ditambah isu petinggi DNA yang pergi ke luar negeri bertujuan untuk kabur dari tanggung jawab atas dana investasi yang belum dikembalikan.

wartawan
ARW
Category

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mulai Maret Jadwal Poli RSD Mangusada Berubah, DPRD Minta Warga Ikut Memantau

balitribune.co.id I Mangupura - Warga Kabupaten Badung perlu memperhatikan jadwal baru di RSD Mangusada. Pasalnya, terhitung mulai Maret hingga Agustus mendatang, layanan poliklinik akan diujicoba menjadi lima hari kerja.  Pihak RSD mengklaim perubahan jadwal layanan poli ini untuk meningkatkan efektivitas pelayanan bagi pasien.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.