Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dorong Peningkatan SDM Bidang Agrikultur Dikalangan Pelajar

agribisnis
SDM - Penandatanganan kerjasama untuk mendorong peningkatan SDM bidang agrikultur, agribisnis, dan agroteknologi

BALI TRIBUNE - Peningkatan sumber daya manusia (SDM) di bidang agrikultur ini sangat penting untuk tetap menjaga ketahanan pangan. Semakin bertambahnya populasi manusia, peningkatan ketersediaan bahan pangan ini mutlak adanya untuk keberlangsungan hidup.

Agrikultur adalah proses atau aktivitas untuk memanfaatkan sumber daya hayati menjadi bahan pangan, sumber energi, bahan baku industri dan pengelolaan lingkungan hidup. Aktivitas  agrikultur ini secara umum terdiri atas bercocok tanam, budidaya tanaman dan peternakan hewan.

Tidak hanya itu, sektor agrikultur mempunyai peranan penting dalam menambah pendapatan nasional dan mengurangi pengangguran. Hal ini sejalan dengan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan mengurangi kemiskinan. Sebagai bentuk komitmen terhadap peningkatan SDM di sektor pendidikan terutama dalam bidang agrikultur, agribisnis, dan agroteknologi, JAPFA Foundation melakukan penandatanganan MoU dengan SMKN 2 Negara, Jumat (27/4).

Head of JAPFA Foundation, Andi Prasetyo dalam siaran persnya mengatakan MoU ini sebagai perwujudan rencana kerjasama JAPFA Foundation dengan SMKN 2 Negara yakni menindaklanjuti dokumen Grand Design yang telah disusun.

Pihaknya berharap dengan menggunakan dokumen Grand Design Pendidikan Agrikultur, Agribisnis, dan Agroteknologi sebagai alat analisis serta pengembangan hingga penyusunan program dapat dilakukan secara sistematis dan berorientasi hasil yang berkelanjutan. "Sehingga semua kebutuhan sekolah untuk meningkatkan kualitas pendidikan dapat segera dilaksanakan," ujar Andi.

Selain itu, kerjasama tersebut untuk mengembangkan ilmu para siswa tentang dunia industri peternakan dan sekaligus mempersiapkan para pelajar ini memasuki dunia kerja.

Kepala SMKN 2 Negara, Adam Iskandar Bunga berharap pengembangan pendidikan agrikultur di sekolah setempat akan lebih baik dan berkelanjutan. Sehingga kedepannya setelah lulus sekolah, dapat menerapkan kemampuan tersebut di dunia kerja maupun berwirausaha di sektor pertanian dan peternakan.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.