Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Drainase Jebol Kerap Picu Banjir, Warga Bongkar Jalan Kabupaten

Bali Tribune/BONGKAR - Warga yang gerah terhadap saluran drainase yang jebol dan memicu banjir membongkar jalan kabupaten di Kelurahan Lelateng.
balitribune.co.id | Negara - Merasa gerah dengan kondisi gorong-gorong jalan yang jebol, puluhan warga akhirnya membongkar saluran drainase di Jalan Danau Beratan, Kelurahan Lelateng, Kecamatan Negara,  Jumat (27/3). Jebolnya jalan kabupaten ini selain kerap kali memicu banjir, juga berdampak pada suplay air ke puluhan hektar sawah di kawasan persubakan setempat.
 
Sejak setahun terkahir, kawasan permukiman warga di Lingkungan Ketapang, Kelurahan Lelateng selalu tergenang banjir. Penyebabnya adalah tidak mengalirnya air di saluran drainase yang melalui permukiman warga. Seperti yang terjadi saat hujan deras yang terjadi sejak Selasa (14/3) lalu, air yang tersumbat menggenangi permukiman warga di Tempak IV, Banjar Adat Peken tersebut. Bahkan hingga Jumay (27/3) pagi air masih menggenang di perkarangan rumah warga. Setiap kali terjadi luapan air, warga setempat juga merasakan dampak.
 
Salah seorang warga, nenek Ni Wayan Rame mengaku setiap air meluap, keluarganya dan tetangga sekitarnya kesulitan air bersih lantara sumur terbuka di permukiman warga tercemar luapan air got serta warga kerap mengeluh gatal-gatal. Sampah yang terbawa air juga memenuhi pekarangan rumah. “Setiap musim hujan memang selalu seperti ini. Memang jadi langganan banjir. Kami hanya menghadalkan sumur, terpaksa minta air bersih ke tetangga yang pakai PAM. Belum lagi sampahnya dan airnya juga gatal-gatal” ujarnya.
 
Penyebab wilayah ini menjadi langganan banjir adalah jebolnya gorong-gorong di ruas jalan utama di wilayah tersebut. Jebolnya saluran drainase yang melintang di bawah badan jalan ini menyebabkan tersumbatnya aliran air menuju wilayah persubakan setempat. Kandati suplai air melimpah, namun petani di kawasan persawahan di Lingkungan Terusan kerap kesulitan air lantaran air tidak mengalir ke selatan. Sejumlah krama subak mengeluh dengan jebolnya gorong-gorong jalan yang belum mendapat penanganan tersebut.
 
Warga yang merasa resah dengan dampak rusaknya akses jalan tersebut, akhirnya Jumat kemarin turun untuk membongkar jalan yang jebol tersebut. Puluhan warga di dua lingkungan ini gotong royong secara swadya mengguanakan alat seadanya untuk menggali jalan. Bahkan sejak pagi, jelur lalu lintas pada ruas jalan yang menjadi akses penghubung antar desa ini sempat dialihkan ke jalan perkampungan disekitarnya.  Setelah di bongkar dan material diangkat, air yang mengganangi permukiman warga perlahan mengalir.
 
Ketua LPM Kelurahan Lelateng I Made Puriantara mengatakan untuk mengatasi banjir dan subak yang kesulitan air memang harus memperbaiki saluran drainase yang jebol tersebut. “Warga kami gotong royong untuk membongkar agar airnya bisa mengalir,” ujarnya. Sementara Lurah Lelateng, I Made Santa Purwa dikonfirmasi Kamis kemarin mengatakan untuk perbaikannya menjadi kewenangan Dinas PUPRPKP Kabupaten Jembrana, “Kami sudah laporkan kerusakannya untuk bisa segera diperbaiki” tandasnya.
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Lomba Gong Kebyar Anak-Anak, Seniman Cilik Jembrana Adu Kreativitas

balitribune.co.id I Negara - Denting gamelan berpadu dengan gerak tari memenuhi panggung Arda Candra Pura Jagatnatha, Negara, sepanjang 16–19 Agustus 2026. 

Para seniman cilik dari lima kecamatan di Kabupaten Jembrana bergantian menunjukkan kemampuan dalam Lomba Gong Kebyar Anak-Anak yang digelar untuk memeriahkan HUT ke-131 Kota Negara  sekaligus HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Kreasi Pangan Lokal Buleleng Jadi Ajang Inovasi dan Penguatan Ekonomi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Kreasi Pangan Lokal 2026 yang digelar di lapangan parkir timur Kantor Bupati Buleleng, Kamis (20/8/2026). Kegiatan dalam rangkaian Buleleng Festival (Bulfest) ini diikuti 18 peserta dari pelaku usaha kuliner serta pelajar SMA/SMK jurusan tata boga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mesin Pirolisis Molor Beroperasi karena Teknisi Asing Belum Datang

balitribune.co.id I Semarapura  - Mesin olah sampah berteknologi pirolisis di TOSS (Tempat Olah Sampah Setempat) Centre di Dusun Karangdadi, Desa Kusamba tidak kunjung beroperasi. 

Hal ini lantaran harus menunggu teknisi ahli dari luar negeri, sebelum nantinya mesin tersebut diuji coba dan dioperasikan. Sementara sampah residu yang tidak bisa diolah, saat ini kian menumpuk di TOSS Centre.

Baca Selengkapnya icon click

Anggaran Daerah Cekak, Pemkab Bangli Tunggu Regulasi Pusat Pengangkatan PPPK Jadi PNS

balitribune.co.id I Bangli - Wacana pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta peralihan PPPK paruh waktu menjadi Penuh Waktu membuat sumringah  para tenaga pendidik di Kabupaten Bangli.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.