Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Duel Sesama Tukang Ojek, Satu Tewas

penusukan
Korban penusukan Made Suka Mare (32) saat dilarikan ke rumah sakit.

BALI TRIBUNE - Duel maut dua tukang ojek ini membuat gempar warga Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, Selasa (26/6) lalu. Betapa tidak, hanya karena persoalan sepele keduanya baku hantam dan berakibat salah satu dari mereka nayawanya melayang. Peristiwa yang terjadi di Setra desa setempat, sekitar pukul 06.20 Wita itu menewaskan Made Suka Mare (32), warga Banjar Dinas Kaje Kauh. Sementara lawannya Made Rapet (56), warga Banjar Dinas Kaje Kangin Desa setempat mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya. Korban Suka tewas dengan usus terburai setelah mendapat tusukan pada bagian perut. Peristiwa naas itu bermula dari cekcok keduanya di pangkalan ojek depan Pura Melanting. Saat Mare menunggu penumpang di pangkalan tersebut, kemudian pelaku Rapet datang dengan melontarkan kata-kata yang membuat rekannya tersinggung.”Tukang ojek di sini semua omong-omong saja,” ujarnya. Kalimat Rapet itu rupanya menyulut emosi korban sehingga terjadi cekcok mulut. Bahkan sempat terjadi adu fisik namun segera dilerai rekan sesama tukang  ojek. Peristiwa itu terjadi hanya berjarak 100 meter dari setra tempat perkelahian yang menewaskan korban. ”Saat itu masih sepi dan tiba-tiba keduanya saling ejek dan terus mau berkelahi. Kami nasihati untuk tidak terus saling ejek tapi malah mereka duel. Kami sempat lerai,” ujar Gede Darmanta, salah seorang tukang ojek lainnya yang melihat kejadian tersebut. Hanya saja ketersinggungan keduanya tidak mereda dan keduanya kembali saling tantang. Ajakan berkelahi itupun diladeni korban Suka. Saat itu juga pelaku Rapet langsung menghidupkan motornya menuju arah utara dari pangkalan ojek disusul oleh korban Suka. Melihat hal itu, rekannya yang lain bergegas mengikuti keduanya. Sayang setelah di TKP, dilihat korban Suka sudah terkapar bersimbah darah. ”Kami temukan korban sempat mengatakan perutnya robek kena tusuk dan pelaku sudah menghilang. Lantas kami bawa korban ke rumah sakit dan langsung meninggal,” imbuh Darmanta. Melihat peristiwa itu,warga bersama tokoh masyarakat kemudian mencari pelaku ke rumahnya diminta untuk menyerahkan diri ke polisi. ”Kami  minta  menyerahkan diri ke Polsek Sawan. Memang Rapet mengalami lebam di wajah katanya akibat kena pukul Suka dengan balok kayu. Rapet mengakui menusuk korban dengan pisau,” ungkap  tokoh masyarakat Desa Sudaji, Gede Suharsana. Sementara informasi di RSUD Buleleng menyebutkan,korban meninggal akibat luka tusuk pada bagian perut dan sudah dalam keadaan meninggal setiba di IGD. ”Pasien tiba di IGD sudah dalam kondisi meninggal dunia, mengalami luka robek vertikal pada perut dengan panjang kurang lebih 14 centimeter,” terang Kasubbag Humas RSUD Buleleng, Ketut Budiantara. Kasubag Humas Polres Buleleng, AKP. Made Sri Utami Dewi dalam keterangannya mengatakan, peristiwa penganiayaan yang berujung kematian tersebut sudah dalam penanganan Polsek Sawan dengan melakukan sesuai langkah awal. ”Keterangan awal memang penyebabnya cekcok mulut akibat ketersinggungan dan itu sedang kami dalami,” ucapnya. Menurut dia, pelaku saat in sudah diamankan di Mapolsek Sawan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. ”Beberapa saksi sudah dimintai keterangan dan pelaku sudah kita amankan. Untuk info lebih lanjut tunggu proses penyelidikan,” tandasnya. Untuk mencegah insiden usai peristiwa itu, polisi masih melakukan penjagaan menyusul jenzah korban tiba di rumah duka untuk dilakukan upacara sebelum dimakamkan.

wartawan
Khairil Anwar
Category

Resahkan Pengguna Jalan, Polsek Dentim Amankan Konvoi Pelajar

balitribune.co.id | Denpasar - Polsek Denpasar Timur (Dentim) mengamankan sejumlah pelajar yang melaksanakan konvoi menggunakan sepeda motor tidak sesuai standar pabrik di Jalan WR. Supratman, Tohpati, Denpasar Timur, pada Sabtu (13/12/2025) malam. Aksi konvoi tersebut dinilai meresahkan pengguna jalan serta berpotensi membahayakan keselamatan berlalu lintas.

Baca Selengkapnya icon click

Gas Bocor, Api Melahap Hotel dan Spa Grand Sehati di Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Kepulan asap sempat meriuhkan aktivitas pariwisata di  jalan Monkey forest, Ubud, Minggu (14/12) Pukul 10.00 Wita. Sebuah hotel dan Spa mengalami kebakaran yang dipicu  kebocoran tabung gas. Seorang petugas dari distributor gas elpiji mengalami luka bakar saat mengganti tabung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penglipuran Menuju Desa Wisata Regeneratif Kelas Dunia di 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Desa Wisata (Dewi) Penglipuran selama ini identik dengan citra desa terbersih, rapi, dan paling fotogenik di Bali. Namun, di tengah tantangan pariwisata global yang kian kompleks, keindahan visual saja dinilai tak lagi cukup. Penglipuran pun memilih melangkah lebih jauh dengan menegaskan komitmennya menuju "pariwisata regenerative" melalui peluncuran agenda besar bertajuk “Regenerative Tourism 2026.”

Baca Selengkapnya icon click

Belasan Usaha Wisata Bahari dan Tirta di Bali Kantongi Sertifikat dari LSU

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya menyerahkan sertifikat usaha bidang pariwisata kepada pelaku usaha wisata tirta atau bahari yang tergabung di asosiasi Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta (Gahawisri) Bali yang berlangsung di Kantor Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali, Jumat (12/12).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Walikota Jaya Negara Tinjau Perumahan Buana Permai Pascabanjir, Uraikan Langkah Prioritas Tangani Kejadian

balitribune.co.id | Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, pada Minggu (14/12) siang turun langsung meninjau kondisi wilayah Perumahan Buana Permai, Kelurahan Padangsambian yang sempat terdampak banjir pada Minggu 14 Desember dini hari, setelah sebelumnya wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas lumayan tinggi.

Baca Selengkapnya icon click

Jasad WNA Tersangkut di Gorong-gorong Tibubeneng, Diduga Terseret Banjir

balitribune.co.id | Mangupura - Warga Jalan Krisnantara, Desa Tibubeneng, Badung, dihebohkan penemuan jenasah tersangkut di gorong-gorong, Minggu (14/12) pagi. Diduga korban yang merupakan seorang warga negara asing (WNA) ini terseret banjir dan nyangkut digorong-gorong yang sempit.

Warga yang melihat keberadaan jenazah dalam gorong-gorong langsung melaporkan kejadian ini ke Tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.