Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Dukung Peduli Sungai, Grup Astra Bali Serahkan 5 Kano dan 10 Jaket Pelampung

Bali Tribune/Penyerahan 5 kano dan 10 jaket pelampung senilai Rp 30 juta ini, diserahkan Koordinator Wilayah Grup Astra Bali, Haris Prasetya, yang diterima Komunitas Tukad Badung Taman Pancing.
balitribune.co.id | Denpasar – Grup Astra Bali kembali melakukan kegiatan social,  kali ini sesuai empat pilar Astra (Astra Sehat, Astra Cerdas, Astra Hijau dan Astra Kreatif), Grup Astra Bali sangat mendukung didalam upaya peduli lingkungan yang dilakukan Komunitas Peduli Sungai (KPS) Tukad Badung Taman Pancing, Desa Pemogan, Kecamatan Denpasar Selatan. Bertempat di Taman Pancing Tukad Badung, Sabtu (26/10) lalu, Grup Astra Bali melalui program bantuan periode 2019, menyerahkan 5 kano dan 10 jaket pelampung untuk KPS ini.
 
Penyerahan 5 kano dan 10 jaket pelampung senilai Rp 30 juta ini, diserahkan Koordinator Wilayah Grup Astra Bali, Haris Prasetya, yang diterima Komunitas Tukad Badung Taman Pancing, Ketut Suastika, yang disaksikan Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar, Cok Istri Mirahyani, didampingi Kasi Kerusakan Lingkungan Hidup, AA Istri Airawati, dan Kecamatan Denpasar Selatan.
Penyerahan kano dan jaket itu, sebagai tindaklanjut dari penyerahan secara simbolis yang dilakukan saat peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Taman Pancing Tukad Badung, 14 Juni tahun 2019.
 
Koordinator Wilayah Grup Astra Bali, Haris Prasetya, mengatakan penyerahan 5 kano dan 10 jaket pelampung ini untuk menindaklanjuti kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diadakan di Taman Pancing Tukad Badung yang diadakan DLHK Kota Denpasar, bersama KPS Tukad Badung Taman Pancing, serta Grup Astra Bali. Saat kegiatan itu, terdapat permintaan komunitas ingin mengembangkan ekonomi dari Taman Pancing, di mana salah satunya dengan penyerahan kano. "Kami dari Astra Grup menyambut baik, apalagi sejalan dan sesuai arahan Walikota Denpasar untuk pengembangan ekonomi masyarakat dan dan pengembangan peduli lingkungan," kata Haris Prasetya.
Ditambahkan Haris Prasetya, karena dua hal inilah maka Astra Grup berpartisipasi dengan menyerahkan 5 kano dan 10 jaket pelampung yang nantinya akan digunakan untuk kegiatan ekonomi dan juga pengawasan lingkungan, serta wisata sekaligus. Hal ini juga sangat tepat sesuai dengan empat pilar Astra, salah satunya peduli lingkungan hidup dan pengembangan UMKM yang nantinya bisa berkembang untuk taraf ekonomi.
 
"Dari segi lokasi Taman Pancing Tukad Badung ini sangat bisa dikembangkan dan diintegrasikan dengan jalur jalan pagi sesuai potensinya. Kami dari Grup Astra Bali, baik secara umum dan khusus dengan daerah di mana kami berada tapi harus sejalan dengan empat pilar Astra, yaitu pendidikan, kesehatan, lingkungan hiduo dan pengembangan usaha kecil dan menengah," ujarnya.
 
Sementara Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLHK Kota Denpasar, Cok Istri Mirahyani, didampingi Kasi Kerusakan Lingkungan Hidup, AA Istri Airawati, menyatakan Pemerintah Kota Denpasar melalui DLHK memberikan apresiasi dan berterimakasih atas bantuan yang diberikan Grup Astra Bali. "Kami harapkan kedepannya bagi Komunitas Peduli Sungai Tukad Badung Taman Pancing bisa terus menjaga kelestarian sumber daya air di Taman Pancing Tukad Badung. Selain itu, dengan adanya kano ini mampu meningkatkan kebersihan sungai dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat sebagai ruang publik yang dirarasakan masyarakat Denpasar menikmati kenyamanan Kota Denpasar dengan suasana bersih, aman, indah, lestari dan sehat," ucapnya.
 
Komunitas Tukad Badung Taman Pancing, Ketut Suastika, mengucapkan terimakasih kepada Grup Astra Bali yang telah memberikan bantuan 5 kano dan 10 jaket pelampung yang nantinya dipakai sebagai kelengkapan destinasi wisata sungai, serta mengubah pola pikir masyarakat sungai bukan sebagai tempat pembuangan sampah dan sungai dijadikan tempat rekreasi yang menarik. "Dengan adanya kano dan jaket pelampung ini sebagai pemberdayaan masyarakat dan bisa menghidupkan ekonomi bagi masyarakat sekitar, serta untuk menjaga kebersihan sungai di Taman Pancing Tukad Badung," tandasnya.
wartawan
Redaksi
Category

Senderan Proyek Vila Jebol Timpa Pura Manik Suci Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Peristiwa longsornya tembok senderan proyek vila di Banjar Mawang Kaja, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, menuai sorotan tajam. Pasalnya, lokasi proyek yang berada tepat di atas area Pura Manik Suci tersebut kini menyebabkan kerusakan pada bangunan suci akibat jebolnya tembok penyangga.

Baca Selengkapnya icon click

Dirut Perumda Sanjayaning Singasana Mundur Demi Posisi Baru di Perumda Pasar Badung

balitribune.co.id | Tabanan – Direktur Utama (Dirut) Perumda Sanjayaning Singasana, Kompyang Gede Pasek Wedha, secara mendadak mengundurkan diri. Pengunduran diri itu bukannya tanpa sebab. Kompyang belum lama ini terpilih sebagai Direktur Utama Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Pilkel 2027, Komisi I DPRD Tabanan Konsultasikan Kekosongan Aturan Teknis UU Desa ke Kemendagri

balitribune.co.id | Tabanan – Kekosongan aturan teknis dalam bentuk peraturan pemerintah atau PP terkait penjabaran Undang-Undang Desa yang baru membuat Komisi I DPRD Tabanan berinisiatif untuk menanyakan mekanisme pencalonan perbekel (kepala desa). Pasalnya, pada 2027 mendatang, ada 97 desa di Kabupaten Tabanan yang akan menggelar pemilihan perbekel.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sedana Arta: Rumah Jabatan Sikut Satak, Wujud Nyata Pelestarian Budaya Bangli

balitribune.co.id | Bangli - Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta merancang pembangunan Rumah Jabatan Bupati berupa balai pertemuan dan gedung kantor sikut satak. Pembangunan dengan mengusung konsep arsitektur tradisional Hindu Bali, sikut satak ini adalah sebagai bentuk pelestarian warisan budaya. 

Baca Selengkapnya icon click

Memahami Dilema Gubernur Bali Terkait TPA Suwung

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), telah merilis penutupan TPA Suwung bahwa TPA terbesar di Bali itu akan ditutup permananen pada tanggal 23 Desember 2025, tetapi penutupan tersebut kemudian ditunda hingga tanggal 28 Pebruari 2026 atas beberapa pertimbangan, diantaranya belum siapnya infrastruktur pengolahan akhir sampah khususnya di Badung dan Denpasar, perpanjangan masa penutupan TPA itu dimaksudkan agar dalam tentang waktu

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.