Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Duta Kesenian Gianyar untuk PKB Terus Digenjot

Bali Tribune/ DUTA - Tampilan Duta Pawai Budaya Gianyar untuk PKB saat di pawai HUT Kota Gianyar.
balitribune.co.id | Gianyar - Sebagai bumi seni, Kabupaten Gianyar harus menampilkan kesenian yang lebih pada Pesta Kesenian Bali(PKB). Karena, penampilan seniman dari Gianyar akan menjadi sorotan dan sekaligus akan menjadi tolok ukur kesenian di Bali. Terlebih pementasan kesenian pada ajang PKB, selain ditonton masyarakat Bali, juga ditonton masyarakat luar Bali, bahkan luar negeri. Karena itu, Pemkab Gianyar harus menyiapkan duta-duta terbaik yang akan dipentaskan pada PKB bulan Juni nanti.
 
Kabid Kesenian dan Tenaga Kebudayaan Gianyar I Nyoman Jagra, di ruang kerjanya, Selasa (14/5) mengatakan, persiapan duta yang akan mewakili Pemkab Gianyar sudah dipersiapkan sejak Nopember 2018. Pemkab Gianyar dan tim dan melibatkan Listibya untuk memberikan masukan dan pertimbangan telah mengodog calon duta yang akan mewakili Gianyar pada PKB. Dari pembahasan itu lahirlah keputusan PKB Gianyar diambil dari Desa-desa yang berpotensi di bidangnya. Di samping itu beberapa duta lomba kesenian, diwakili oleh sanggar hasil seleksi dari lomba yang dilaksanakan oleh Kabupaten Gianyar. Sesuai arahan Bapak Bupati, Gianyar harus menampilkan yang terbaik pada PKB. Kami dan tim  menindaklanjuti, katanya.
 
Diungkapkan, semua seka atau sanggar yang akan mewakili tersebut telah dilakukan pembinaan, baik oleh Tim Kesenian dari Pemkab Gianyar maupun dari Tim Dinas Kebudayaan Provinsi. Pembinaan dilakukan sudah beberapa kali dengan terjun langsung ke sanggar-sanggar atau sekaa, untuk memberikan pengarahan baik teknis maupun non teknis, berkaitan dengan kegiatan pementasan pada PKB. Semua duta sudah kamilakukan pembinaan bersama dengan Dinas Kebudayaan Perovinsi Bali. 
 
Dikatakan, pada PKB Juni 2019 nanti Gianyar mengirim beberapa duta kesenian. Yakni, Lomba Gong Kebyar Dewasa diwakili Sekaa Gong Panji Kumara Mas, Belega, Blahbatuh. Sedangkan Gong Kebyar Anak-anak diwakili Sanggar Werdhi Juwana, Banjar Lebah, Desa Bedulu, Blahbatuh. Gong Kebyar Wanita, diwakili Banjar Patus Menak, Desa Tolikup, Gianyar. 
 
Sekaa Gong Wanita Banjar Patus Menak ini cukup unik, karena seluruh anggotanya anak-anak, paling tinggi usianya masih duduk di bangku SMA. Jika sebelumnya, Lomba Gong Kebyar Wanita lebih sering diikuti ibu-ibu PKK. Sekarang kita bisa menampilkan sekaa gong wanita dari anak-anak usia remaja. Ini keunikan sekaa gong wanita Gianyar, sebutnya.
 
Lebih lanjut dijelaskan, Loma Baleganjur, yang menjadi duta Gianyar adalah Komunitas Bali Nawa Sanga, Desa Blahbatuh. Duta Balleganjur ini merupakan hasil seleksi Bupati Cup Baleganjut Hut Kota Gianyar 248, 2019 lalu. Sekaa ini keluar sebagai juara I.
 
Katanya, arahan bupati duta dipilih dari hasil lomba, sehingga Lomba Baleganjur Gianyar bisa menang dalam lomba tersebut. Selama ini, Gianyar belum pernah keluar sebagai juara I. Paling juara II dan III. Dengan komitmen bupati, yang akan menyelenggarakan lomba baleganjut setiap tahun, diharapkan kesenian baleganjur berkembang di Gianyar. Dan pada akhirnya Duta Baleganjur Gianyar nanti bisa menjadi juara pada PKB.
 
Lomba Gender wayang diwakili Sanggar Swara Muti, Banjar Babakan, Desa  Sukawati. Sedangkan Lomba Taman Penasar diwakili Sanggar Wang Ked, Banjar Ked, Desa Taro, Tegalalang. Lomba Wayang Kulit Parwa Anak-anak diwakili Sanggar Giri Parwa, Banjar Bakbakan, Sukawati. Dan, Lomba Bapang Barong, diwakili Komunitas Singa Barong, Singapadu, Sukawati. Sesuai potensi kesenian bapang barong tumbuh di Singapadu, karenanya duta bapang barong dipercayakan kepada Singapadu. Lomba Bapang Barong, sesungguhnya mengantikan Lomba Bondres Inovatif, yang dinilai kuang pas dengan pakem kesenian Bali.
 
Sementara Pawai Budaya diwakili Kecamatan Tampaksiring, yang akan melibatkan seniman tkurang lebih 800 orang. Terkait Pawai Budaya, tidak akan mengunakan properti mobil hias. Pawai dilaksanakan dengan disply berjalan. Tidak ada disply di depan panggung kehormatan. 
 
Sesuai tema PKB tahun ini Bayu Premana Pemprov. Bali menugaskan masing-masing kabupaten untuk kesenian kolosal, dengan garapan yang menacu pada tema Bayu Premana. Untuk Gianyar, dengan tema Dangsil akan digarap dengan mementaskan Kesenian Sanghyang Jarang dan Cak, yang dikolaborasi dengan tetabuhan baleganjur. Kesenian kolosal ini melibatkan lebih dari 100 orang penari. Tiap penari akan membawa jam angin yang digerakkan, sebagai simbul bayu. Dari angina (bayu) akan menimbulkan gerak dan suara. 
wartawan
Redaksi
Category

HUT Bangli ke-822: Pemkab dan FPRB Tanam 150 Pohon di Kawasan Rawan Bencana

balitribune.co.id | Bangli - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bangli ke-822, Pemerintah Kabupaten Bangli bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) menggelar aksi penanaman 150 pohon di kawasan Pura Dalem Buungan, Kecamatan Susut, Rabu (13/5/2026).

Aksi ini merupakan langkah preventif untuk memperkuat struktur tanah dan menjaga ekosistem di wilayah yang dikenal memiliki banyak aliran sungai serta titik rawan longsor.

Baca Selengkapnya icon click

Gandeng PKK Dauh Puri Kauh, Astra Motor Bali Ajak Ibu-Ibu Jadi Pelopor #Cari_Aman

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali mempertegas komitmennya dalam menciptakan budaya tertib lalu lintas di masyarakat. Kali ini, menyasar pilar utama keluarga, Astra Motor Bali menggelar edukasi keselamatan berkendara (safety riding) bagi ibu-ibu PKK Desa Dauh Puri Kauh. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Dauh Puri Kauh pada Senin (11/5/2026) dengan antusiasme tinggi dari 45 peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mitra10 Buka Cabang ke-58 di Bali, Usung Konsep One Stop Home Living

balitribune.co.id | Denpasar - Perkembangan sektor properti dan pariwisata di Bali mendorong kebutuhan akan bahan bangunan dan perlengkapan rumah yang semakin beragam. Melihat tren tersebut, Mitra10 kembali memperluas jaringan ritelnya dengan membuka cabang baru di kawasan Imam Bonjol, Denpasar, Rabu (13/6/2026)

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.