Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Eka Jaya-Ayu Saraswati Rilis “Astungkara Ada Jalan”

Bali Tribune/ Eka Jaya-Ayu Saraswati usai rilis “Astungkara Ada Jalan” di Happy Puppy Karaoke, Denpasar.
balitribune.co.id | Denpasar - Terinspirasi saat melihat semangat masyarakat yang terdampak erupsi Gunung Agung memancarkan sikap tegar menghadapi cobaan dan selalu menyukuri segala nikmat juga karunia Tuhan, seolah memantik energi positif dan ide kreatif untuk menciptakan lagu.  
 
Kala itu, secara tidak sengaja, pelantun lagu “Selem Selem Manis”, Eka Jaya bertemu dangan Ayu Saraswati, penyanyi wanita terbaik (versi Bali Music Award 2006), saat keduanya sama-sama mengisi acara sosial untuk menghibur para pengungsi yang terdampak erupsi Gunung Agung di Karangasem dan Klungkung, beberapa waktu lalu.
 
“Tiba-tiba terbesit ide untuk kembali tampil duet dengan Ayu Saraswati, sekaligus membuat lagu baru, yang setelah melalui beberapa kali proses panjang, akhirnya lagu tersebut saya beri judul “Astungkara Ada Jalan”. Lirik lagu ini sarat dengan upaya mensyukuri apapun yang kita rasakan saat ini, karena ternyata masih ada jalan untuk tetap semangat dan berkarya, seberapa besar datangnya cobaan,” kata Eka Jaya, saat presscon di Happy Puppy Karaoke, Jalan Gatot Subroto, Denpasar, Selasa (21/5) lalu.
 
Dalam acara yang dipandu Made Adnyana itu, juga menghadirkan artis penyanyi Bali Ayu Saraswati, Ketut Sila (Silahome Production), Andy Duarsa (videographer), dan D”go Vaspa, mewakili artis Bayu KW yang berhalangan hadir dalam acara tersebut, serta ‘tokoh” dalam video klip “Astungkara Ada Jalan” Agus Mertayasa.
 
Sejak absen belasan tahun dari panggung hiburan, pria asal Desa Aan, Kecamatan Banjarangkan, Klungkung, I Wayan Eka Yadnya (38), yang akrab disapa Eka Jaya, kembali semangat untuk tampil duet bersama Ayu Saraswati (40), yang pernah dinobatkan sebagai “Penyanyi Wanita Terpopuler” (versi Gita Denpost Award 2003). Sebelumnya, kedua penyanyi ini pernah duet saat melantunkan lagu “Metunangan”, “Mebunga-Bunga, dan “Ngancan Demen”.
 
Dalam video klip garapan vedographer Andy Duarsa dengan aransemen Ketut Sila, banyak menampilkan kelincahan dan keceriaan dua bocah difabel (Yoko dan Agus Mertayasa), yang selalu tegar dan tetap bersemangat mengisi aktivitas hariannya.
 
“Lagu “Astungkara Ada Jalan” ini mengisahkan tentang ungkapan rasa syukur kepada Tuhan dan menggambarkan ketegaran anak-anak difabel dalam menghadapi cobaan hidup. Meski berkebutuhan khusus, Yoko dan Agus Mertayasa masih mampu berkarya dan seolah tak pernah mengeluh.
 
Hal ini bisa menjadi inspirasi bagi setiap orang untuk tetap bersemangat dalam berkarya dan selalu bersyukur,” tutur Ayu Saraswati, sambil terisak tangis.
 
Bahkan, ketika klip video lagu tersebut ditayangkan, Eka Jaya dan Ayu Saraswati, juga sebagian besar awak media yang hadir, termasuk sang pemandu acara Made Adnyana, seolah tak mampu membendung bulir-bulir air mata haru dan bangga, sambil terisak. Selanjutnya, baik Eka Jaya dan Ayu Saraswati berharap melalui lagu baru tersebut dapat mengispirasi banyak orang dan bisa memberi warna tersendiri bagi perkembangan musik di Bali, khususnya lagu-lagu yang berbahasa Bali. uni
wartawan
Djoko Moeljono
Category

BPBD Karangasem Catat 29 Kejadian Bencana

balitribune.co.id I Amlapura - Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem, mengakibatkan terjadinya bencana banjir dan pohon tumbang di sejumlah titik. Di Desa Labasari, Kecamatan Abang, Karangasem, pohon berukuran besar tumbang dan menghantam bangunan serta mobil Pick Up milik salah satau warga setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Kontrak Kini 5 Tahun, Kebijakan Bupati Karangasem Ini Kabar Gembira Bagi PPPK Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menetapkan masa perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan dan Tenaga Guru selama lima tahun. Kebijakan yang diputuskan Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, ini menjadi kabar gembira bagi para PPPK yang sebelumnya hanya memperoleh perpanjangan kontrak satu tahun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Luruskan Dugaan Pelanggaran Lomba Ogoh-Ogoh Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung menegaskan bahwa tidak seluruh laporan dugaan pelanggaran yang masuk terbukti kebenarannya. Hal tersebut terungkap dalam sesi klarifikasi terhadap sekaa teruna/yowana terlapor yang dilaksanakan di Dinas Kebudayaan, Puspem Badung, Rabu (25/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.