Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Eks Pabrik Jahe Gajah Dijadikan Tempat Pengungsi - Bisa Tampung 1000 Orang dan 500 Ekor Sapi

pengungsi
ALTERNATIF - Kondisi eks Pabrik Jahe Mas Prima di Dusun Buwungan, Desa Tiga, Susut, Bangli, yang dijadikan tempat alternatif untuk pengungsi dari Karangasem.

BALI TRIBUNE - Pemerintah Kabupaten Bangli menyediakan lima titik tempat pengungsian, salah satunya adalah eks Pabrik Jahe Mas Prima di Dusun Buwungan, Desa Tiga, Susut, Bangli. Dengan luas lahan hampir 2,5 hektar mampu menampung 1000 orang pengungsi, dan bisa untuk menambatkan 500 ekor sapi. Walaupun demikian, yang menjadi persolan jika ingin memanfaatkan bangunan pabrik itu, yakni belum adanya pasokan listrik dan air.

Klian Dusun Buwungan I Nengah Sumena mengungkapkan, pihak krama sudah sempat melakukan paruman, jika seandainya di Dusun Buwungan kedatangan pengungsi asal Karangsem. Jika seandainya ada pengungsi yang datang, maka akan meminjam eks pabrik jahe untuk tempat menampung pengungsi. “Kita sudah sempat melakukan kordinasi dengan pemilik pabrik,” ujarnya diamini warga, Kadek Budiartawan.

Menurut Kadek Budiartawan, eks pabrik jahe gajah sangat representatif untuk dijadikan tempat penampungan pengungsi. Pasalnya, selain lokasinyamudah diakses, juga luas bangunan pabrik cukup mumpuni. “Dengan melihat luas banguan pabrik , mampu menampung 1000 orang pengungsi,” ujarnya. Selain itu  lahan kosong  yang masih tersisa yang luasnya hampir 1 hektar mampu menampung 500 ternak sapi. Bahkan dia mengaku  lokasi  pabrik sudah sempat disurvai oleh petugas dari kecamatan. “Petugas sudah sempat melakukan survai lokasi, kamimsifatnya hanya menunggu,” ujarnya.

Disinggung untuk ketersedian listrik dan air ? Kata pengusaha ternak ayam petelor ini, air memang tersedia dan jika dirasa air yang terpasang saat ini tidak mencukupi mengkaver kebutuhan pengungsi untuk sementra bisa memanfaatkan air milik perusaha air mineral yang ada disebelah selatan pabrik. “Kalau hanya digunakan dua sampai tiga bulan tidak menjadi persolan, namun jika digunakan hingga waktu yang lama tentu ini  yang menjadi persoalan ke depannya,” sebutnya.

Begitupula untuk listrik, memang pasokan listrik di pabrik sempat diputus oleh pihak PLN karena  terbentur tunggakan  pembayaran rekening. “Masalah listrik dan air bisa diatasi jika pemerintah serius  menggunakan tempat itu, untuk listrik bisa saja berkordinasi dengan pihak PLN, begitupula untuk air bisa saja menempatkan armada truck tanky dilokasi,”  sebutnya.

Sementara pemilik pabrik, Fandy mengaku wellcome kalau tempatnya digunakan untuk tempat pengungsian. Paparnya sebelumnya lokasi pabriknya sempat disewa oleh sebuah perusahan pupuk yang beralamat di Jakarta. “Kalau ingin menggunakan, silakan saja, tapi sebelum digunakan harus dibersihkan terlebih dahulu,” sebutnya.

Lanjut Fandy luas lahan pabrik sekitar 2,5 hektar, hampir 1,5 hektar digunakan untuk lokasi pabrik dan ruang perkantoran. “Sisanya 1 hektar masih lahan kosong, jika digunakan untuk tempat pengungsian, maka pengungsi yang memiliki sapi langsung bisa menambatkan sapinya,” jelas Fandy. Dia menambahkan, untuk pengungsi yang membawa mobil tidak susah-susah lagi untuk memarkir kendaraannya karena halama depan pabrik masih sangat luas dan mampu menampung 50 mobil.

Disinggung terkait ketersedian listrik? Kata Fabndy sejatinya sebelum disewa  telah terpasang  listrik , namun  karena terjadi tunggakan pembayaran oleh pihak penyewa akhirnya suplay listrik ke pabrik diputus oleh PLN. “Kita sudah beberpa kali menghubungi  pihak penyewa sebelumnya namun tidak ada jawaban yang jelas,” tegas Fandy. Jika ingin digunakan sejatinya masalah listrik maupun air  bisa diatasi dengan cara berkordinasi dengan pihak PLN. ”Ini sifatnya kan bencana, bisa saja PLN memasang jaringan baru,” sebutnya.

Komandan Pos Komando Penanganan Bencana Gunung Agung Bangli Letkol Inf Susanto Lastua Manurung mengungkapkan, eks pabrik jahe itu adalah salah satu tempat aleternatif untuk menampung pengungsi. “Petugas sudah melakukan survai dan pendataan, jika nantinya mendesak dan sifatnya darurat, akan kita pinjam untuk tempat menampung pengungsi,” jelasnya.

Sedangkan untuk listrik yang belum ada dan masalah air bisa kita kordinasikan nantinya dengan instansi terkait. “Memang lokasinya cukup luas dan sekaligus pengungsi bisa memelihara sapinya,” jelas Lastua Manurung.

wartawan
Agung Samudra
Category

Honda Care Hadiahkan Layanan Service Kunjung di Hari Lebaran

balitribune.co.id | Negara – Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Honda melalui layanan Honda Care memberikan kejutan spesial kepada konsumen loyal dengan menghadirkan layanan service kunjung langsung ke rumah, Selasa (25/3). Kali ini, melalui jaringan resmi Astra Motor Negara, perwakilan manajemen Astra turut serta dalam program ini dengan mengunjungi rumah konsumen untuk memberikan layanan servis gratis bagi sepeda motor mereka.

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Gelapkan Uang Ratusan Juta, Pengusaha Bambu Dipolisikan

balitribune.co.id | Denpasar - Seorang pengusaha bambu berinisial AAR dilaporkan ke Polda Bali pada Rabu (19/3/2025) dengan tuduhan penipuan dan penggelapan senilai Rp649.674.429. Ia dilaporkan oleh seorang Warga Negara Asing (WNA) dengan bukti Laporan Polisi Nomor: LP/B/193/III/2025/SPKT/Polda Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DLHK Denpasar Kerahkan 1.200 Petugas Bersihkan Sampah Usai Pengarakan Ogoh-ogoh

balitribune.co.id | Denpasar - Tim DLHK Kota Denpasar langsung sigap melaksanakan pembersihan sampah pasca pelaksanaan Pawai/Pengarakan Ogoh-Ogoh serangkaian Malam Pangerupukan Nyepi Caka 1947 di seluruh wilayah Kota Denpasar, Jumat (27/3) dini hari.  Hal ini dilaksanakan guna memastikan seluruh wilayah Kota Denpasar bersih dari sampah pada saat pelaksanaan Catur Bratha Penyepian. 

Baca Selengkapnya icon click

Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2025, Perkokoh Tradisi Leluhur

balitribune.co.id | Denpasar – Tradisi tahunan Omed-Omedan yang dikenal sebagai bagian dari warisan budaya Bali kembali digelar dengan meriah di Banjar Kaja, Sesetan, Denpasar Selatan, pada Minggu (30/3) pagi.

Kegiatan Omed-Omedan merupakan tradisi turun-temurun yang diwariskan oleh masyarakat Banjar Kaja Sesetan. Tradisi ini bertujuan memperkuat rasa asah, asih, dan asuh antar warga, khususnya generasi muda.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Federasi Serikat Pekerja Bali Berhasil Perjuangkan Hak Pensiun Eks Pekerja Hotel Wina Holiday

balitribune.co.id | Denpasar - Perjuangan panjang Federasi Serikat Pekerja Bali (F - Serikat Pekerja Bali) dalam memperjuangkan hak eks pekerja Hotel Wina Holiday Kuta akhirnya membuahkan hasil. Ini seiring dibacakannya berita acara pemenuhan putusan kasasi Nomor: 324.k/Pdt. sus/PHI/2024 oleh Ketua Panitera Pengadilan Negeri (PN) Denpasar, Rotua Roosa Mathilda Tampubolon, SH, MH di ruang Panitera PN Denpasar, Rabu (26/3).

Baca Selengkapnya icon click

HUT Kota Singaraja ke-421, Warga Nikmati Layanan Ambulance Jenazah Gratis

balitribune.co.id | Singaraja - Peringatan HUT ke-421 Kota Singaraja menjadi momentum bagi Bupati I Nyoman Sutjidra dan Wakil Bupati Gede Supriatna untuk meluncurkan program prioritas sesuai dengan visi misinya. Salah satu yang diluncurkan adalah layanan mobil ambulance dan pemulasaraan jenazah gratis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.