Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Empat Tahun Kepemimpinan Koster - Cok Ace, Menguatkan Adat dan Menjaga Alam Bali

Bali Tribune/Gubernur Koster dan Wagub Cok Ace.
balitribune.co.id | DenpasarVisi Nangun Sat Kerthi Loka Bali, benar-benar telah diwujudkan dengan pencapaian pembangunan bidang adat yang semakin mantap dan kokoh, ditandai dengan komitmen nyata, yaitu penguatan kedudukan, fungsi, dan kewenangan desa adat, mengalokasikan anggaran untuk desa adat, membangun perekonomian desa adat dan membangun Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat). 
 
Hal ini menjadi pencapaian kepemimpinan Gubernur Bali, Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Prof Tjok Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace) di bidang adat yang terungkap saat acara Pidato Pencapaian Empat Tahun Kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Bali pada, Rabu (Buda Paing, Wayang), 28 September 2022 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Denpasar.
 
Adapun pencapaian bidang adat, antara lain mengalokasikan dana sebesar Rp 300 juta untuk masing-masing desa adat, total mencapai Rp 447,9 miliar bagi 1.493 desa adat sejak tahun 2020. Membangun tata kelola desa adat dengan aplikasi SIKUAT.
 
Mengembangkan perekonomian desa adat dengan Baga Utsaha Padruwen Desa Adat (BUPDA). Melaksanakan Sistem Pengamanan Lingkungan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat). Selain itu, telah tuntas dibangun Kantor Majelis Desa Adat Provinsi dan 9 Kantor Majelis Desa Adat Kota/Kabupaten se-Bali. Memfasilitasi tenaga administrasi, sarana prasarana, dan kendaraan operasional Kantor Majelis Desa Adat Provinsi/Kota/Kabupaten se-Bali.
 
Empat tahun kepemimpinan Gubernur Koster dan Wagub Cok Ace juga mencatatkan pencapaian bidang pariwisata. Pembangunan bidang pariwisata diselenggarakan dengan menetapkan haluan pariwisata Bali berbasis budaya, berkualitas, dan bermartabat, ditandai dengan pencapaian penataan secara fundamental dan komprehensif penyelenggaraan kepariwisataan Bali. Membangun platform kebijakan kepariwisataan Bali yang menjaga adat, tradisi, seni-budaya, dan kearifan lokal Bali. 
 
"Membangun daya tarik pariwisata baru berkelas dunia, membangun kepariwisataan yang berpihak pada sumber daya lokal Bali, mengangkat harkat dan martabat petani, nelayan, dan perajin lokal Bali serta membangun kepariwisataan yang berdampak langsung pada peningkatan perekonomian dan kesejahteraan Krama/warga Bali secara berkelanjutan," beber Gubernur Koster.
 
Lebih lanjut pihaknya memaparkan pencapaian lainnya adalah dalam menjaga alam Bali bersih pewujudan Bali era baru. Sehingga tercipta kehidupan masyarakat Bali yang sehat dan berkualitas dilaksanakan dengan kebijakan Bali mandiri energi dengan energi bersih. Memantapkan pelaksanaan program pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai, memantapkan pelaksanaan program pengelolan sampah berbasis sumber di desa/kelurahan dan desa adat. Membangun 102 Unit TPS-3R di Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan. Membangun 3 unit Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Denpasar.
 
"Inisiatif Titiang (Saya) melaksanakan program pengelolaan sampah berbasis sumber, mendapat respons positif, apresiasi, dan dukungan penuh dari Bapak Menko Kemaritiman dan Investasi, Menteri Bappenas dan Menteri PUPR, sehingga berhasil mendapat anggaran dari APBN. 
 
Pengoperasian tiga unit TPST di Denpasar yang mampu mengolah sampah lebih dari 1.000 ton per hari, maka TPA Sarbagita Suwung yang menjadi tempat penumpukan sampah sejak berpuluh-puluh tahun, akan ditutup pada akhir bulan Oktober 2022, sebelum pelaksanaan pertemuan Presidensi G20 bulan November 2022," paparnya.
 
Kata dia, Bali mandiri energi melalui energi bersih yakni mengganti pembangkit tenaga listrik berbasis bahan bakar batubara dan minyak (fosil) dengan bahan bakar ramah lingkungan berupa gas di Celukan Bawang, Pemaron, Gilimanuk, dan Pesanggaran dengan kapasitas total 595 MW, dan menjadikan pembangkit tenaga listrik dari Paiton, Jawa Timur kapasitas 340 MW sebagai cadangan (reserve sharing).
 
Memantapkan pelaksanaan program pembatasan timbulan sampah plastik sekali pakai, dengan slogan Desaku Lestari Tanpa Sampah Plastik.
 
Memantapkan pelaksanaan program pengelolan sampah berbasis sumber di desa/kelurahan dan desa adat, dengan slogan Desaku Bersih Tanpa Mengotori Desa Lain. Memfasilitasi Desa/Kelurahan dan Desa Adat se-Bali melaksanakan pengelolaan sampah berbasis sumber dengan membangun TPS-3R. Membangun 102 unit TPS-3R di Denpasar, Badung, Gianyar, dan Tabanan dengan pagu anggaran Rp 100 miliar mulai tahun 2021 selesai tahun ini. Memfasilitasi Kota/Kabupaten se-Bali membangun TPST, ditargetkan tuntas tahun 2023. 
 
Selanjutnya membangun 3 unit TPST di Denpasar dengan pagu anggaran Rp 110 miliar mulai dibangun dan selesai tahun 2022 ini. 
 
Penguatan pembangunan bidang lingkungan hidup juga ditopang program pelindungan danau, mata air, sungai, dan laut, dengan slogan "Airku Bersih Hidupku Sehat". Percepatan pelaksanaan program pertanian organik, dengan slogan "Panganku Organik Hidupku Sehat dan Berkualitas". Pemantapan pelaksanaan program pelindungan tanaman lokal Bali. 
wartawan
YUE
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.